"Sebenarnya bukan mereka protes, dan mereka tahu, dan mereka butuh jalan itu, wajar saja. Tapi karena itu mereka datang ke Pak Presiden, mereka ingin ke Pak Presiden, tapi waktu mereka ke sana mungkin ada tujuan di hati mereka itu. Dengan dia tidak mengungkapkan isi hatinya pun, masyarakat lain berpikir mungkin karena itu," ujarnya.
Cory menjelaskan, jalan rusak di Liang Melas Datas itu terus diperbaiki dengan anggaran Pemkab Karo setiap tahun. Dia kemudian menilai salah satu penyebab jalan rusak di Liang Melas Datas itu karena kesalahan masyarakat.
Baca Juga:
Bupati Tapteng Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Jembatan Bailey Sungai Garoga
"Masyarakat ini kan kadang-kadang kan ya punya hati macam-macam lah ya. Pembuangan air yang tergenang itu mereka enggak mau arahkan ke ladangnya. Karena memang di sana belum ada drainase. Itu salah satunya (membuat jalan rusak)," jelasnya.
Beberapa hari setelah kiriman jeruk itu, jalan rusak di Liang Melas Datas (LMD), Karo, Sumatera Utara (Sumut), mulai diperbaiki.
"Sudah, tapi masih tahap awal. Pengerasan," kata seorang warga LMD, Ina Perangin-angin, saat dihubungi.
Baca Juga:
Bobby Nasution Bantah Tuduhan Pemangkasan Anggaran Bencana Sumut Tahun 2025 yang Beredar
Ina menyebut jalan yang mulai diperbaiki ini sebelumnya dalam kondisi rusak parah. Dia bersyukur jalan ini sekarang mulai diperbaiki.
"Syukur alhamdulillah. Biasanya jalan itu rusak banget, sekarang sudah lancar," tuturnya.[zbr]