<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">
	
	<channel>
        
        <atom:link href="https://berampu.wahananews.co/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title>Berampu News - Inspirasi Konsumen Berampu</title>
        <link>https://berampu.wahananews.co/</link>
        <description>Portal Berita Berampu dari WahanaNews.co dengan tagline Inspirasi Konsumen Berampu</description>
        <lastBuildDate>Mon, 20 Jan 2025 13:39:53 +0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

        
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
        <dc:rights>Copyrights 2026 by berampu.wahananews.co</dc:rights>

        <image>
            <url>https://wahananews.co/assets/icon/apple-icon-144x144.png</url>
            <title>Berampu News - Inspirasi Konsumen Berampu</title>
            <link>https://berampu.wahananews.co/</link>
            <width>144</width>
            <height>144</height>
        </image>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga Minta PLN Perbaiki Jaringan Listrik di Panji Dabutar Dairi</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/warga&#45;minta&#45;pln&#45;perbaiki&#45;jaringan&#45;listrik&#45;di&#45;panji&#45;dabutar&#45;dairi&#45;cx5fyQxit8/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/warga&#45;minta&#45;pln&#45;perbaiki&#45;jaringan&#45;listrik&#45;di&#45;panji&#45;dabutar&#45;dairi&#45;cx5fyQxit8/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 24 Dec 2025 15:26:10 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Sekitar 35 Kepala Keluarga (KK) di Lingkungan IV Lae Gerat Kelurahan Panji Dabutar, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, memohon perhatian PT (Persero) Perusahaan Listrik Negara (PLN).&amp;nbsp;Pasalnya, telah berlangsung sekitar 2 tahun, tiang listrik di lokasi mereka masih menggunakan bambu, rawan mengancam keselamatan warga.&amp;nbsp;&quot;Saat ini warga selalu patungan dan bergotong royong membeli tiang listrik dari besi dan bambu demi listrik tetap mengalir ke rumah&#45;rumah warga. Kami mohon lah perhatian PLN,&quot; kata salah seorang warga marga Sidabutar, kepada WahanaNews.co, Senin (22/12/2025).&amp;nbsp;Ditambahkan, masyarakat juga telah beberapa kali melaporkan kondisi itu kepada Lurah Panji Dabutar, Haposan Bancin.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Sekitar 35 Kepala Keluarga (KK) di Lingkungan IV Lae Gerat Kelurahan Panji Dabutar, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, memohon perhatian PT (Persero) Perusahaan Listrik Negara (PLN).&nbsp;<br><br>Pasalnya, telah berlangsung sekitar 2 tahun, tiang listrik di lokasi mereka masih menggunakan bambu, rawan mengancam keselamatan warga.&nbsp;<br><br>"Saat ini warga selalu patungan dan bergotong royong membeli tiang listrik dari besi dan bambu demi listrik tetap mengalir ke rumah-rumah warga. Kami mohon lah perhatian PLN," kata salah seorang warga marga Sidabutar, kepada WahanaNews.co, Senin (22/12/2025).&nbsp;<br><br>Ditambahkan, masyarakat juga telah beberapa kali melaporkan kondisi itu kepada Lurah Panji Dabutar, Haposan Bancin.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1766564986_4408a8f56530bb3eab3d.jpg"></figure><p>Kondisi tiang listrik di Lingkungan IV Lae Gerat Kelurahan Panji Dabutar, Kecamatan Sitinjo, Dairi, Senin (22/12/2025) [Berampu.WAHANANEWS.CO / Henry Nadeak]</p><p>Terpisah, Lurah Panji Dabutar Haposan Bancin dikonfirmasi membenarkan laporan warga dimaksud.&nbsp;<br><br>Disebut, ia juga telah beberapa kali mengusulkan ke PT PLN untum melakukan perbaikan, namun hingga saat ini belum terealisasi.&nbsp;<br><br>"Memang sudah sekitar 2 tahun begitu. Kita juga khawatir atas keselamatan warga. Karena kalau tiang penyangga bambu lama kelamaan akan lapuk, sehingga dipastikan tidak akan kuat menahan terjangan hujan dan angin, tentunya akan memutus aliran listrik bahkan bisa membahayakan masyarakat," katanya.&nbsp;<br><br>Sementara Kepala Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PT PLN Sidikalang, Marudut Sinaga dikonfirmasi lewat WhatsApp, belum memberi tanggapan.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir122025/warga-minta-pln-perbaiki-jaringan-listrik-di-panji-dabutar-dairi_Lr0wo59f6u.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tiang Listrik dari Bambu, Warga Sitinjo II Dairi Mohon Perhatian PLN</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/tiang&#45;listrik&#45;dari&#45;bambu&#45;warga&#45;sitinjo&#45;ii&#45;dairi&#45;mohon&#45;perhatian&#45;pln&#45;1Ged2gnxUG/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/tiang&#45;listrik&#45;dari&#45;bambu&#45;warga&#45;sitinjo&#45;ii&#45;dairi&#45;mohon&#45;perhatian&#45;pln&#45;1Ged2gnxUG/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 22 Dec 2025 13:59:14 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Sejumlah warga di Dusun I Desa Sitinjo II, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, memohon perhatian PLN terkait tiang listrik di lokasi mereka.&amp;nbsp;Pasalnya, tiang listrik di lokasi itu masih menggunakan bambu. Kabel listrik melintang cukup rendah, di pemukiman warga.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan salah seorang warga bermarga Sinaga kepada WahanaNews.co, Senin (22/12/2025).&amp;nbsp;&quot;Kondisi ini sudah cukup lama. Sekitar lima tahun. Kalau bambunya sudah mulai busuk, kami masyarakat disini mengganti, mencegah hal&#45;hal yang tidak diinginkan,&quot; katanya.&amp;nbsp;Sinaga pun berharap agar PLN memberi perhatian atas hal itu, untuk menggantinya dengan tiang yang seharusnya.&amp;nbsp;Ditambahkan, terdapat sekitar 20 Kepala Keluarga (KK) di sekitaran lokasi itu. Kabel listrik ke rumah mereka, disambung dari kabel utama yang tergantung di bambu.&amp;nbsp;&quot;Kabel listrik itu bertegangan tinggi. Kami khawatir, bambu rentan roboh. Apalagi, saat ini musim hujan yang sering disertai hembusan angin kencang,&quot; katanya.&amp;nbsp;Terpisah, Hendri Simarmata perangkat Desa Sitinjo II dikonfirmasi WahanaNews.co lewat selular menyebut, hal dimaksud telah pernah disampaikan warga, untuk ditampung di APBDes. Namun belum terealisasi, karena keterbatasan anggaran.&amp;nbsp;Sementara Kepala Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PT PLN Sidikalang, Marudut Sinaga dikonfirmasi lewat WhatsApp menyebut, akan menindaklanjuti.&amp;nbsp;&quot;Nanti saya koordinasi sama pak Wira (mantan Manager ULP PT PLN Sidikalang&#45;red) apakah sudah diusulkan perbaikan. Jika belum, akan kita usulkan perbaikannya,&quot; sebut Marudut.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Sejumlah warga di Dusun I Desa Sitinjo II, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, memohon perhatian PLN terkait tiang listrik di lokasi mereka.&nbsp;<br><br>Pasalnya, tiang listrik di lokasi itu masih menggunakan bambu. Kabel listrik melintang cukup rendah, di pemukiman warga.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan salah seorang warga bermarga Sinaga kepada WahanaNews.co, Senin (22/12/2025).&nbsp;<br><br>"Kondisi ini sudah cukup lama. Sekitar lima tahun. Kalau bambunya sudah mulai busuk, kami masyarakat disini mengganti, mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.&nbsp;<br><br>Sinaga pun berharap agar PLN memberi perhatian atas hal itu, untuk menggantinya dengan tiang yang seharusnya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, terdapat sekitar 20 Kepala Keluarga (KK) di sekitaran lokasi itu. Kabel listrik ke rumah mereka, disambung dari kabel utama yang tergantung di bambu.&nbsp;<br><br>"Kabel listrik itu bertegangan tinggi. Kami khawatir, bambu rentan roboh. Apalagi, saat ini musim hujan yang sering disertai hembusan angin kencang," katanya.&nbsp;<br><br>Terpisah, Hendri Simarmata perangkat Desa Sitinjo II dikonfirmasi WahanaNews.co lewat selular menyebut, hal dimaksud telah pernah disampaikan warga, untuk ditampung di APBDes. Namun belum terealisasi, karena keterbatasan anggaran.&nbsp;<br><br>Sementara Kepala Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PT PLN Sidikalang, Marudut Sinaga dikonfirmasi lewat WhatsApp menyebut, akan menindaklanjuti.&nbsp;<br><br>"Nanti saya koordinasi sama pak Wira (mantan Manager ULP PT PLN Sidikalang-red) apakah sudah diusulkan perbaikan. Jika belum, akan kita usulkan perbaikannya," sebut Marudut.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir122025/tiang-listrik-dari-bambu-warga-sitinjo-ii-dairi-mohon-perhatian-pln_8WuDyQ0KAg.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Dairi Serahkan 346 SK PPPK Tahap II Formasi 2024</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;serahkan&#45;346&#45;sk&#45;pppk&#45;tahap&#45;ii&#45;formasi&#45;2024&#45;SaI8UVU9Fb/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;serahkan&#45;346&#45;sk&#45;pppk&#45;tahap&#45;ii&#45;formasi&#45;2024&#45;SaI8UVU9Fb/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 15 Oct 2025 11:55:40 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga menyerahkan 346 SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II formasi tahun 2024, di lapangan kantor Camat Sumbul, Selasa (14/10/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, penyerahan SK itu turut disaksikan Ketua Tim Penggerak PKK Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga dan Sekretaris Daerah (Sekda) Surung Charles Bantjin.&amp;nbsp;Dalam arahannya, Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan bahwa SK yang sudah diterima adalah sangat berharga, yang merupakan amanah dari negeri ini.&amp;nbsp;Karenanya, ia mengajak seluruh PPPK yang telah menerima SK untuk selalu bersyukur kepada Tuhan karena telah&amp;nbsp; melalui berbagai tahapan hingga sampai di tahap ini.&amp;nbsp;Ditambahkan, saat ini, para kepala daerah tengah berupaya untuk berjuang mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat dalam menjalankan program pembangunan untuk masing&#45;masing daerah.&amp;nbsp;&quot;Salah satunya yang kami perjuangkan adalah terkait dengan gaji yang menjadi hak anda sebagai PPPK jangan sampai terhambat,&quot; ujar Vickner.&amp;nbsp;Ia menyebut, sebagai PPPK yang tentunya sudah bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN), berbagai tantangan akan banyak dihadapi terlebih dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, salah satunya dalam penyampaian informasi.&amp;nbsp;&quot;Terlebih amanah yang sudah anda terima harus dipertanggungjawabkan. Yang anda hadapi di lapangan akan memiliki banyak dinamika. Mari kita bekerjasama, yang dibutuhkan rakyat adalah layani mereka dengan sungguh&#45;sungguh, dengan hati,&quot; katanya.&amp;nbsp;&quot;Yang dibutuhkan adalah yang nyata, senyumlah menghadapi mereka dan anda akan dikenang sebagai ASN Dairi yang sudah berbeda dengan sebelum&#45;sebelumnya. Jadi mari terima dan jalankan amanah ini denga baik,&quot; imbuh Vickner.&amp;nbsp;Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Dairi Junihardi Siregar dalam laporannya mengatakan, 346 PPPK tahap II Formasi 2024 menerima SK dengan masa kerja terhitung mulai tanggal (TMT) terhitung mulai 1 September 2025 hingga Agustus 2030.&amp;nbsp;Adapun rincian penerima SK tersebut, guru sebanyak 42 orang, tenaga kesehatan sebanyak 102 orang dan tenaga teknis sebanyak 202 orang.&amp;nbsp;&quot;Keseluruhan penerima SK adalah yang masuk database dan yang telah memenuhi syarat. Sebagai informasi juga Pemkab Dairi telah mengusulkan sebanyak 417 orang untuk PPPK paruh waktu,&quot; kata Junihardi.&amp;nbsp;Dalam acara tersebut, BKPSDM selaku penyelenggara juga melakukan kegiatan orientasi kepada para PPPK tahap II formasi 2024.&amp;nbsp;Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sumbul Jaspin Sihombing, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Kapolsek Sumbul.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga menyerahkan 346 SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II formasi tahun 2024, di lapangan kantor Camat Sumbul, Selasa (14/10/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, penyerahan SK itu turut disaksikan Ketua Tim Penggerak PKK Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga dan Sekretaris Daerah (Sekda) Surung Charles Bantjin.&nbsp;<br><br>Dalam arahannya, Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan bahwa SK yang sudah diterima adalah sangat berharga, yang merupakan amanah dari negeri ini.&nbsp;<br><br>Karenanya, ia mengajak seluruh PPPK yang telah menerima SK untuk selalu bersyukur kepada Tuhan karena telah&nbsp; melalui berbagai tahapan hingga sampai di tahap ini.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, saat ini, para kepala daerah tengah berupaya untuk berjuang mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat dalam menjalankan program pembangunan untuk masing-masing daerah.&nbsp;<br><br>"Salah satunya yang kami perjuangkan adalah terkait dengan gaji yang menjadi hak anda sebagai PPPK jangan sampai terhambat," ujar Vickner.&nbsp;<br><br>Ia menyebut, sebagai PPPK yang tentunya sudah bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN), berbagai tantangan akan banyak dihadapi terlebih dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, salah satunya dalam penyampaian informasi.&nbsp;<br><br>"Terlebih amanah yang sudah anda terima harus dipertanggungjawabkan. Yang anda hadapi di lapangan akan memiliki banyak dinamika. Mari kita bekerjasama, yang dibutuhkan rakyat adalah layani mereka dengan sungguh-sungguh, dengan hati," katanya.&nbsp;<br><br>"Yang dibutuhkan adalah yang nyata, senyumlah menghadapi mereka dan anda akan dikenang sebagai ASN Dairi yang sudah berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Jadi mari terima dan jalankan amanah ini denga baik," imbuh Vickner.&nbsp;<br><br>Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Dairi Junihardi Siregar dalam laporannya mengatakan, 346 PPPK tahap II Formasi 2024 menerima SK dengan masa kerja terhitung mulai tanggal (TMT) terhitung mulai 1 September 2025 hingga Agustus 2030.&nbsp;<br><br>Adapun rincian penerima SK tersebut, guru sebanyak 42 orang, tenaga kesehatan sebanyak 102 orang dan tenaga teknis sebanyak 202 orang.&nbsp;<br><br>"Keseluruhan penerima SK adalah yang masuk database dan yang telah memenuhi syarat. Sebagai informasi juga Pemkab Dairi telah mengusulkan sebanyak 417 orang untuk PPPK paruh waktu," kata Junihardi.&nbsp;<br><br>Dalam acara tersebut, BKPSDM selaku penyelenggara juga melakukan kegiatan orientasi kepada para PPPK tahap II formasi 2024.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sumbul Jaspin Sihombing, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Kapolsek Sumbul.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir102025/bupati-dairi-serahkan-346-sk-pppk-tahap-ii-formasi-2024_LMPdphk8z9.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bagikan 210 Sertifikat Tanah Kepada Masyarakat Buluduri, Ini Kata Bupati Dairi</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/bagikan&#45;210&#45;sertifikat&#45;tanah&#45;kepada&#45;masyarakat&#45;buluduri&#45;ini&#45;kata&#45;bupati&#45;dairi&#45;gPkOrtxJPy/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/bagikan&#45;210&#45;sertifikat&#45;tanah&#45;kepada&#45;masyarakat&#45;buluduri&#45;ini&#45;kata&#45;bupati&#45;dairi&#45;gPkOrtxJPy/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 10 Sep 2025 19:50:56 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemkab Dairi, Sumatera Utara, menyerahkan 210 sertifikat tanah kepada masyarakat Desa Buluduri, Kecamatan Lae Parira, Rabu (10/9/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, sertifikat tanah tersebut diserahkan Bupati Dairi Vickner Sinaga di kantor Kepala Desa Buluduri, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Simon Tonny Malau serta Kepala Kantor Pertanahan Dairi Daud Wijaya Sitorus.&amp;nbsp;Bupati Dairi mengatakan, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua objek pendaftaran tanah yang belum di daftarkan di suatu wilayah desa atau kelurahan.&amp;nbsp;Ia berharap program PTSL menjadi percepatan pemberian kepastian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah masyarakat secara pasti, sederhana, cepat dan lancar.&amp;nbsp;&quot;Selain itu juga untuk meningkatkan kesejahteraan, kemakmuran masyarakat dan ekonomi negara serta mengurangi dan mencegah sengketa konflik pertanahan. Dengan penyerahan sertifikat ini, pemerintah siap mendukung untuk kesejahteraan rakyat. Terimakasih atas kerjasama dan peran aktif seluruh pihak. Saya telah perintahkan jajaran untuk memastikan penyerahan seluruh sertifikat berjalan dengan baik,&quot; kata Vickner.&amp;nbsp;Sementara Kepala Kantor Pertanahan mengatakan, komunikasi, koordinasi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah desa dan kecamatan terlaksana dengan baik sehingga sertifikat tanah dapat diterbitkan.&amp;nbsp;Daud Wijaya menyebut akan ada penambahan 500 bidang lagi untuk Dairi. Karena itu ia berharap agar penambahan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik&#45;baiknya.&amp;nbsp;&quot;Jika ada sertifikat tanah yang nantinya belum diserahkan, silahkan sampaikan kepada kami. Kami akan tindaklanjuti kepada pihak pemerintah desa karena sertifikat sudah kami serahkan kepada mereka,&quot; kata Daud Wijaya Sitorus.&amp;nbsp;Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga, Camat Lae Parira Rinto Hutauruk, Kepala Desa Buluduri Tumpak Lumbantobing serta Unsur Forkopimca Kecamatan Lae Parira.&amp;nbsp;Usai penyerahan sertifikat tanah, Bupati Dairi Vickner Sinaga berkesempatan melakukan kunjungan ke Bumdes Marsiurupan Desa Buluduri.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemkab Dairi, Sumatera Utara, menyerahkan 210 sertifikat tanah kepada masyarakat Desa Buluduri, Kecamatan Lae Parira, Rabu (10/9/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, sertifikat tanah tersebut diserahkan Bupati Dairi Vickner Sinaga di kantor Kepala Desa Buluduri, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Simon Tonny Malau serta Kepala Kantor Pertanahan Dairi Daud Wijaya Sitorus.&nbsp;<br><br>Bupati Dairi mengatakan, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua objek pendaftaran tanah yang belum di daftarkan di suatu wilayah desa atau kelurahan.&nbsp;<br><br>Ia berharap program PTSL menjadi percepatan pemberian kepastian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah masyarakat secara pasti, sederhana, cepat dan lancar.&nbsp;<br><br>"Selain itu juga untuk meningkatkan kesejahteraan, kemakmuran masyarakat dan ekonomi negara serta mengurangi dan mencegah sengketa konflik pertanahan. Dengan penyerahan sertifikat ini, pemerintah siap mendukung untuk kesejahteraan rakyat. Terimakasih atas kerjasama dan peran aktif seluruh pihak. Saya telah perintahkan jajaran untuk memastikan penyerahan seluruh sertifikat berjalan dengan baik," kata Vickner.&nbsp;<br><br>Sementara Kepala Kantor Pertanahan mengatakan, komunikasi, koordinasi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah desa dan kecamatan terlaksana dengan baik sehingga sertifikat tanah dapat diterbitkan.&nbsp;<br><br>Daud Wijaya menyebut akan ada penambahan 500 bidang lagi untuk Dairi. Karena itu ia berharap agar penambahan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.&nbsp;<br><br>"Jika ada sertifikat tanah yang nantinya belum diserahkan, silahkan sampaikan kepada kami. Kami akan tindaklanjuti kepada pihak pemerintah desa karena sertifikat sudah kami serahkan kepada mereka," kata Daud Wijaya Sitorus.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga, Camat Lae Parira Rinto Hutauruk, Kepala Desa Buluduri Tumpak Lumbantobing serta Unsur Forkopimca Kecamatan Lae Parira.&nbsp;<br><br>Usai penyerahan sertifikat tanah, Bupati Dairi Vickner Sinaga berkesempatan melakukan kunjungan ke Bumdes Marsiurupan Desa Buluduri.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/bagikan-210-sertifikat-tanah-kepada-masyarakat-buluduri-ini-kata-bupati-dairi_7s84dfI9Fc.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Mobil Pick Up Bermuatan Kelontong Masuk Jurang di Sumbul Dairi</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/mobil&#45;pick&#45;up&#45;bermuatan&#45;kelontong&#45;masuk&#45;jurang&#45;di&#45;sumbul&#45;dairi&#45;4LF67Wk44l/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/mobil&#45;pick&#45;up&#45;bermuatan&#45;kelontong&#45;masuk&#45;jurang&#45;di&#45;sumbul&#45;dairi&#45;4LF67Wk44l/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 09 Sep 2025 10:24:20 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Satu unit mobil pick up masuk jurang di dekat Jembatan Lae Renun, Kelurahan Pegagan Julu 1, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Selasa (9/9/2025) pagi.&amp;nbsp;Hal itu disampaikan Staf Dinas Perhubungan Kabupaten Dairi, Elisa Gajah kepada wartawan lewat selular.&amp;nbsp;&quot;Mobil pick up jenis L&#45;300 masuk jurang, kandas ke sungai. Lokasi kejadian, sekitar 15 meter sebelum jembatan,&quot; kata Gajah.&amp;nbsp;Dijelaskan, armada tersebut dikemudikan marga Pasaribu. Didalam mobil, sopir bersama kernet marga Sitanggang.&amp;nbsp;&quot;Sopir dan kernet berhasil selamat. Mereka mengalami luka. Sudah dievakuasi,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;Ditambahkan, kendaraan tersebut bermuatan beras dan barang kelontong. Bergerak dari Medan tujuan Samosir.&amp;nbsp;&quot;Kalau dari permukaan jalan, mobil itu hampir tak terlihat. Jauh, sudah kecil tertengok,&quot; kata Gajah.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Satu unit mobil pick up masuk jurang di dekat Jembatan Lae Renun, Kelurahan Pegagan Julu 1, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Selasa (9/9/2025) pagi.&nbsp;<br><br>Hal itu disampaikan Staf Dinas Perhubungan Kabupaten Dairi, Elisa Gajah kepada wartawan lewat selular.&nbsp;<br><br>"Mobil pick up jenis L-300 masuk jurang, kandas ke sungai. Lokasi kejadian, sekitar 15 meter sebelum jembatan," kata Gajah.&nbsp;<br><br>Dijelaskan, armada tersebut dikemudikan marga Pasaribu. Didalam mobil, sopir bersama kernet marga Sitanggang.&nbsp;<br><br>"Sopir dan kernet berhasil selamat. Mereka mengalami luka. Sudah dievakuasi," ujarnya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, kendaraan tersebut bermuatan beras dan barang kelontong. Bergerak dari Medan tujuan Samosir.&nbsp;<br><br>"Kalau dari permukaan jalan, mobil itu hampir tak terlihat. Jauh, sudah kecil tertengok," kata Gajah.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/mobil-pick-up-bermuatan-kelontong-masuk-jurang-di-sumbul-dairi_eX4FABfKPH.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jaga Ketersediaan Pasokan dan Harga, Pemkab Dairi Gelar Gerakan Pangan Murah</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/jaga&#45;ketersediaan&#45;pasokan&#45;dan&#45;harga&#45;pemkab&#45;dairi&#45;gelar&#45;gerakan&#45;pangan&#45;murah&#45;357vzZbeJb/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/jaga&#45;ketersediaan&#45;pasokan&#45;dan&#45;harga&#45;pemkab&#45;dairi&#45;gelar&#45;gerakan&#45;pangan&#45;murah&#45;357vzZbeJb/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 28 Aug 2025 17:36:50 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga komoditi pangan, Pemkab Dairi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di 10 lokasi pasar kecamatan yang dimulai dari tanggal 8 hingga 27 Agustus 2025.&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, GPM dilaksanakan bekerjasama dengan Bulog KCP Kabanjahe, Polres Dairi serta di dukung oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Utara.&amp;nbsp;Bupati Dairi Vickner Sinaga melalui Kepala Bagian Perekonomian yang juga sebagai Sekretaris TPID Lipinus Sembiring mengatakan, komoditas pangan yang disalurkan adalah beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) kemasan 5 kg sebanyak 7.000 sak, mimyak kita kemasan 2 liter sebanyak 500 pcs, minyak kita kemasan 1 liter sebanyak 4.900 pcs.&amp;nbsp;Pengendalian inflasi daerah khusus komoditi pangan ia katakan menjadi salah satu instrumen untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;“Beras merupakan kebutuhan pokok kita, semoga dengan gerakan pangan murah ini masyarakat terbantu dan dapat meringankan beban perekonomian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya,” kata Lipinus.&amp;nbsp;Lebih lanjut Lipinus mengatakan manfaat ekonomi yang diterima oleh masyarakat adalah harga beras terjangkau dimana harga jual beras SPHP yang diberikan dalam GPM yakni Rp 58 ribu. Sedangkan minyak kita yang dijual dalam GPM disampaikan Lipinus Sembiring yakni Rp15 ribu.&amp;nbsp;“Total komoditi pangan yang telah disalurkan di 10 lokasi yakni 6.400 paket ditambah 600 sak beras SPHP,” ujarnya.&amp;nbsp;Adapun 10 lokasi pasar pelaksanaan GPM diantaranya yakni Pasar Sitinjo, Pasar Sumbul, Pasar Sidikalang, Pasar Tigalingga, Pasar Parbuluan, Pasar Sumbul, Pasar Parongil, Pasar Silalahi, Pasar Tigabaru, Pasar Pardamean.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga komoditi pangan, Pemkab Dairi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di 10 lokasi pasar kecamatan yang dimulai dari tanggal 8 hingga 27 Agustus 2025.&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, GPM dilaksanakan bekerjasama dengan Bulog KCP Kabanjahe, Polres Dairi serta di dukung oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Bupati Dairi Vickner Sinaga melalui Kepala Bagian Perekonomian yang juga sebagai Sekretaris TPID Lipinus Sembiring mengatakan, komoditas pangan yang disalurkan adalah beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) kemasan 5 kg sebanyak 7.000 sak, mimyak kita kemasan 2 liter sebanyak 500 pcs, minyak kita kemasan 1 liter sebanyak 4.900 pcs.&nbsp;<br><br>Pengendalian inflasi daerah khusus komoditi pangan ia katakan menjadi salah satu instrumen untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>“Beras merupakan kebutuhan pokok kita, semoga dengan gerakan pangan murah ini masyarakat terbantu dan dapat meringankan beban perekonomian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya,” kata Lipinus.&nbsp;<br><br>Lebih lanjut Lipinus mengatakan manfaat ekonomi yang diterima oleh masyarakat adalah harga beras terjangkau dimana harga jual beras SPHP yang diberikan dalam GPM yakni Rp 58 ribu. Sedangkan minyak kita yang dijual dalam GPM disampaikan Lipinus Sembiring yakni Rp15 ribu.&nbsp;<br><br>“Total komoditi pangan yang telah disalurkan di 10 lokasi yakni 6.400 paket ditambah 600 sak beras SPHP,” ujarnya.&nbsp;<br><br>Adapun 10 lokasi pasar pelaksanaan GPM diantaranya yakni Pasar Sitinjo, Pasar Sumbul, Pasar Sidikalang, Pasar Tigalingga, Pasar Parbuluan, Pasar Sumbul, Pasar Parongil, Pasar Silalahi, Pasar Tigabaru, Pasar Pardamean.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/jaga-ketersediaan-pasokan-dan-harga-pemkab-dairi-gelar-gerakan-pangan-murah_lQByzmb4qz.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemkab Dairi Dukung Percepatan Target dan Strategi Nasional Eliminasi TBC Tahun 2030</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/pemkab&#45;dairi&#45;dukung&#45;percepatan&#45;target&#45;dan&#45;strategi&#45;nasional&#45;eliminasi&#45;tbc&#45;tahun&#45;2030&#45;HtfteQyeii/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/pemkab&#45;dairi&#45;dukung&#45;percepatan&#45;target&#45;dan&#45;strategi&#45;nasional&#45;eliminasi&#45;tbc&#45;tahun&#45;2030&#45;HtfteQyeii/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 27 Aug 2025 11:03:53 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi Vickner Sinaga diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Surung Charles L. Bantjin menghadiri Rapat Forum 8 Gubernur Percepatan Eliminasi TBC secara daring dari Gedung Sasana Bhati Praja Kementerian Dalam Negeri, diikuti dari ruang rapat Bupati Dairi, Selasa (26/8/2025).&amp;nbsp;Keterangan Disskominfo, sesuai dengan Global Tuberculosis Report (GTR) Tahun 2024, menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara ke 2 kasus Tuberculosis (TBC) terbanyak di dunia dengan 1.090.000 kasus dan 125.000 kematian per tahun.&amp;nbsp;Untuk itu Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri bersama lintas kementerian/lembaga dan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/kota melakukan sinergi dan koordinasi dalam upaya percepatan&amp;nbsp; target dan strategi nasional eliminasi TBC Tahun 2030.&amp;nbsp;Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menghimbau semua kepala daerah bahwa perlu adanya penguatan tim percepatan penanggulangan TBC yang disahkan oleh kepala daerah dan sosialiasi dari tugas dan fungsi setiap sektor.&amp;nbsp;&quot;Dengan Percepatan Penanggulangan Tuberculosis (TBC) yang melibatkan multi sektoral, maka kasus TBC dapat di tangani sesuai standar pengobatan serta dapat memutuskan rantai penularan sehingga eliminasi 2030 Indonesia bebas TBC dapat diwujudkan,&quot; katanya.&amp;nbsp;Kolaborasi dengan kementerian/lembaga, komunitas, media, serta dukungan antar lini sektor menjadi bagian penting dalam upaya ini serta mempercepat eliminasi TBC dengan menerapkan enam strategi utama, termasuk penguatan promosi dan pencegahan, pemanfaatan teknologi, serta integrasi data dengan rumah sakit dan Puskesmas.&amp;nbsp;Dalam kesempatan itu hadir Kepala Dinas Kesehatan dr. Henry Manik, Inspektur Edy Banurea dan para Kepala Puskesmas se&#45;Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi Vickner Sinaga diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Surung Charles L. Bantjin menghadiri Rapat Forum 8 Gubernur Percepatan Eliminasi TBC secara daring dari Gedung Sasana Bhati Praja Kementerian Dalam Negeri, diikuti dari ruang rapat Bupati Dairi, Selasa (26/8/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Disskominfo, sesuai dengan Global Tuberculosis Report (GTR) Tahun 2024, menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara ke 2 kasus Tuberculosis (TBC) terbanyak di dunia dengan 1.090.000 kasus dan 125.000 kematian per tahun.&nbsp;<br><br>Untuk itu Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri bersama lintas kementerian/lembaga dan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/kota melakukan sinergi dan koordinasi dalam upaya percepatan&nbsp; target dan strategi nasional eliminasi TBC Tahun 2030.&nbsp;<br><br>Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menghimbau semua kepala daerah bahwa perlu adanya penguatan tim percepatan penanggulangan TBC yang disahkan oleh kepala daerah dan sosialiasi dari tugas dan fungsi setiap sektor.&nbsp;<br><br>"Dengan Percepatan Penanggulangan Tuberculosis (TBC) yang melibatkan multi sektoral, maka kasus TBC dapat di tangani sesuai standar pengobatan serta dapat memutuskan rantai penularan sehingga eliminasi 2030 Indonesia bebas TBC dapat diwujudkan," katanya.&nbsp;<br><br>Kolaborasi dengan kementerian/lembaga, komunitas, media, serta dukungan antar lini sektor menjadi bagian penting dalam upaya ini serta mempercepat eliminasi TBC dengan menerapkan enam strategi utama, termasuk penguatan promosi dan pencegahan, pemanfaatan teknologi, serta integrasi data dengan rumah sakit dan Puskesmas.&nbsp;<br><br>Dalam kesempatan itu hadir Kepala Dinas Kesehatan dr. Henry Manik, Inspektur Edy Banurea dan para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/pemkab-dairi-dukung-percepatan-target-dan-strategi-nasional-eliminasi-tbc-tahun-2030_9IVWeISlkI.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Polres Dairi Gelar Razia Tempat Hiburan Malam, Amankan Puluhan Botol Miras</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/polres&#45;dairi&#45;gelar&#45;razia&#45;tempat&#45;hiburan&#45;malam&#45;amankan&#45;puluhan&#45;botol&#45;miras&#45;29adGg0sXc/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/polres&#45;dairi&#45;gelar&#45;razia&#45;tempat&#45;hiburan&#45;malam&#45;amankan&#45;puluhan&#45;botol&#45;miras&#45;29adGg0sXc/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 25 Aug 2025 15:33:57 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Polres Dairi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa razia di sejumlah tempat hiburan malam, pub, dan kafe yang beroperasi di wilayah Kabupaten Dairi, Senin (25/8/2025) dini hari.&amp;nbsp;Keterangan Humas Polres Dairi, razia ini dilaksanakan dengan titik kumpul di halaman apel Mako Polres Dairi, Jalan SM. Raja, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Kegiatan dipimpin Kabag Ops Polres Dairi AKP Luhut Bapit Sihombing, bersama sejumlah perwira dan personel gabungan dari berbagai fungsi, termasuk Subdenpom Dairi.&amp;nbsp;Petugas menyasar beberapa lokasi hiburan malam di wilayah Kecamatan Sumbul dan Silahisabungan.&amp;nbsp;Di antaranya, Kafe Mita (Jl. Sidikalang – Medan, Lae Pondom, Kec. Sumbul), dilakukan tes urine terhadap 3 orang pengunjung dengan hasil negatif.&amp;nbsp;Kafe Br. Manurung (Jl. Sidikalang – Medan, Lae Pondom, Kec. Sumbul), 1 orang pengunjung diperiksa urine dengan hasil negatif.&amp;nbsp;Kafe Gukguk (Jl. Sidikalang – Medan, Lae Pondom, Kec. Sumbul), 1 orang pengunjung diperiksa urine dengan hasil negatif.&amp;nbsp;Dari total 5 orang pengunjung yang menjalani pemeriksaan tes urine, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.&amp;nbsp;Barang bukti dalam razia tersebut, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah minuman keras tanpa izin, yakni: 28 botol minuman merk Anggur Merah dan 7 botol minuman merk Api serta 4 botol minuman merk Kawa&#45;kawa.&amp;nbsp;Kabag Ops Polres Dairi AKP Luhut Bapit Sihombing menyampaikan bahwa razia ini merupakan upaya pencegahan gangguan kamtibmas, khususnya di lokasi rawan terjadinya tindak kriminalitas.&amp;nbsp;“Kegiatan ini kita lakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat berlangsung aman, tertib, dan bebas dari tindak pidana. Kami juga mengimbau pemilik usaha hiburan malam agar mematuhi aturan yang berlaku serta tidak melakukan kegiatan yang mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.&amp;nbsp;Petugas juga memberikan sosialisasi dan imbauan langsung kepada pemilik usaha serta pengunjung kafe agar selalu menjaga keamanan lingkungan.&amp;nbsp;Dengan adanya razia KRYD ini, Polres Dairi menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran miras ilegal dan penyalahgunaan narkoba, serta memastikan Kabupaten Dairi tetap dalam kondisi yang aman dan kondusif.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Polres Dairi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa razia di sejumlah tempat hiburan malam, pub, dan kafe yang beroperasi di wilayah Kabupaten Dairi, Senin (25/8/2025) dini hari.&nbsp;<br><br>Keterangan Humas Polres Dairi, razia ini dilaksanakan dengan titik kumpul di halaman apel Mako Polres Dairi, Jalan SM. Raja, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Kegiatan dipimpin Kabag Ops Polres Dairi AKP Luhut Bapit Sihombing, bersama sejumlah perwira dan personel gabungan dari berbagai fungsi, termasuk Subdenpom Dairi.&nbsp;<br><br>Petugas menyasar beberapa lokasi hiburan malam di wilayah Kecamatan Sumbul dan Silahisabungan.&nbsp;<br><br>Di antaranya, Kafe Mita (Jl. Sidikalang – Medan, Lae Pondom, Kec. Sumbul), dilakukan tes urine terhadap 3 orang pengunjung dengan hasil negatif.&nbsp;<br><br>Kafe Br. Manurung (Jl. Sidikalang – Medan, Lae Pondom, Kec. Sumbul), 1 orang pengunjung diperiksa urine dengan hasil negatif.&nbsp;<br><br>Kafe Gukguk (Jl. Sidikalang – Medan, Lae Pondom, Kec. Sumbul), 1 orang pengunjung diperiksa urine dengan hasil negatif.&nbsp;<br><br>Dari total 5 orang pengunjung yang menjalani pemeriksaan tes urine, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.&nbsp;<br><br>Barang bukti dalam razia tersebut, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah minuman keras tanpa izin, yakni: 28 botol minuman merk Anggur Merah dan 7 botol minuman merk Api serta 4 botol minuman merk Kawa-kawa.&nbsp;<br><br>Kabag Ops Polres Dairi AKP Luhut Bapit Sihombing menyampaikan bahwa razia ini merupakan upaya pencegahan gangguan kamtibmas, khususnya di lokasi rawan terjadinya tindak kriminalitas.&nbsp;<br><br>“Kegiatan ini kita lakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat berlangsung aman, tertib, dan bebas dari tindak pidana. Kami juga mengimbau pemilik usaha hiburan malam agar mematuhi aturan yang berlaku serta tidak melakukan kegiatan yang mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.&nbsp;<br><br>Petugas juga memberikan sosialisasi dan imbauan langsung kepada pemilik usaha serta pengunjung kafe agar selalu menjaga keamanan lingkungan.&nbsp;<br><br>Dengan adanya razia KRYD ini, Polres Dairi menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran miras ilegal dan penyalahgunaan narkoba, serta memastikan Kabupaten Dairi tetap dalam kondisi yang aman dan kondusif.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/polres-dairi-gelar-razia-tempat-hiburan-malam-amankan-puluhan-botol-miras_226sRK4Rkh.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kapolres Dairi Santuni Disabilitas dan Tinjau Lahan Produktif di Bunturaja</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/kapolres&#45;dairi&#45;santuni&#45;disabilitas&#45;dan&#45;tinjau&#45;lahan&#45;produktif&#45;di&#45;bunturaja&#45;wb08lMUf5K/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/kapolres&#45;dairi&#45;santuni&#45;disabilitas&#45;dan&#45;tinjau&#45;lahan&#45;produktif&#45;di&#45;bunturaja&#45;wb08lMUf5K/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 23 Aug 2025 13:20:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan bersama Waka Polres Kompol Diarma Munthe, melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Polsek Bunturaja, Kamis (21/8/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, dalam arahannya, Kapolres menegaskan atensi dan skala prioritas Polri, khususnya dalam pemberantasan narkoba serta perlindungan perempuan dan anak. Pesan ini tidak hanya ditujukan kepada personel, tetapi juga kepada masyarakat yang hadir.&amp;nbsp;“Kami dari Kepolisian berharap dukungan penuh dari masyarakat. Polisi tidak bisa berhasil tanpa ada bantuan masyarakat. Informasi dari masyarakat sangat kami butuhkan,” katanya.&amp;nbsp;Ia juga menyampaikan rasa bangga atas sambutan hangat masyarakat Bunturaja. Ia berpesan agar personel Polsek terus menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, sehingga tercipta situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.&amp;nbsp;“Mari bersama&#45;sama menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Polres Dairi. Rekan&#45;rekan di Polsek harus selalu siap siaga, memberikan pelayanan maksimal dengan humanis kepada masyarakat,” ujarnya.&amp;nbsp;Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Kapolres Dairi turut memberikan bantuan sosial berupa paket bahan makanan kepada warga disabilitas, sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan.&amp;nbsp;Selain itu, Kapolres juga meninjau lahan produktif binaan Polsek Bunturaja seluas 3 hektare yang saat ini memasuki masa perawatan. Program ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap ketahanan pangan masyarakat.&amp;nbsp;Acara kunker berlangsung dengan baik dan penuh keakraban. Warga serta tokoh masyarakat yang hadir menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaan dapat bertatap muka langsung dengan Kapolres Dairi.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan bersama Waka Polres Kompol Diarma Munthe, melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Polsek Bunturaja, Kamis (21/8/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, dalam arahannya, Kapolres menegaskan atensi dan skala prioritas Polri, khususnya dalam pemberantasan narkoba serta perlindungan perempuan dan anak. Pesan ini tidak hanya ditujukan kepada personel, tetapi juga kepada masyarakat yang hadir.&nbsp;<br><br>“Kami dari Kepolisian berharap dukungan penuh dari masyarakat. Polisi tidak bisa berhasil tanpa ada bantuan masyarakat. Informasi dari masyarakat sangat kami butuhkan,” katanya.&nbsp;<br><br>Ia juga menyampaikan rasa bangga atas sambutan hangat masyarakat Bunturaja. Ia berpesan agar personel Polsek terus menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, sehingga tercipta situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.&nbsp;<br><br>“Mari bersama-sama menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Polres Dairi. Rekan-rekan di Polsek harus selalu siap siaga, memberikan pelayanan maksimal dengan humanis kepada masyarakat,” ujarnya.&nbsp;<br><br>Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Kapolres Dairi turut memberikan bantuan sosial berupa paket bahan makanan kepada warga disabilitas, sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan.&nbsp;<br><br>Selain itu, Kapolres juga meninjau lahan produktif binaan Polsek Bunturaja seluas 3 hektare yang saat ini memasuki masa perawatan. Program ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap ketahanan pangan masyarakat.&nbsp;<br><br>Acara kunker berlangsung dengan baik dan penuh keakraban. Warga serta tokoh masyarakat yang hadir menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaan dapat bertatap muka langsung dengan Kapolres Dairi.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/kapolres-dairi-santuni-disabilitas-dan-tinjau-lahan-produktif-di-bunturaja_iT3G73O5m4.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kemendukbangga/BKKBN Provsu Gelar Bimtek Peta Jalan Kependudukan di Dairi</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/kemendukbanggabkkbn&#45;provsu&#45;gelar&#45;bimtek&#45;peta&#45;jalan&#45;kependudukan&#45;di&#45;dairi&#45;cilAtmTHOT/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/kemendukbanggabkkbn&#45;provsu&#45;gelar&#45;bimtek&#45;peta&#45;jalan&#45;kependudukan&#45;di&#45;dairi&#45;cilAtmTHOT/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 21 Aug 2025 15:54:46 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Sumatera Utara (Provsu) mengadakan Bimtek Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Tahun 2025&#45;2029 dan Rencana Aksi dalam Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah.&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, bimtek itu dibuka Kepala Bappeda Dairi Romedi Bangun didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Ruspal Simarmata.&amp;nbsp;Romedi dalam pertemuan tersebut mengatakan, dalam rangka menyongsong bonus demografi, menghadapi aging population dan menyelesaikan isu&#45;isu kependudukan lainnya serta dalam upaya mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, diperlukan kebijakan kependudukan yang komprehensif.&amp;nbsp;Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) disusun sebagai landasan penanganan persoalan kependudukan yang terencana, sistemastis dan berkesinambungan.&amp;nbsp;&quot;GDPK merupakan sebuah dokumen rancang induk sehingga masih diperlukan instrumen untuk penjabaran lebih rinci. Oleh karena itu, disusunlah Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2025 – 2029 untuk membantu mengimplementasikan GDPK ke dalam perencanaan pembangunan di daerah,&quot; kata Romedi.&amp;nbsp;Sementara Ketua Tim Kerja Pemaduan Kebijakan Kependudukan Kemendukbangga/BKKBN Provsu Heri Pranata Satria menyampaikan, peta jalan kependudukan ini harus masuk ke dalam perencanaan karena kependudukan sebagai modal dasar pembangunan sumber daya.&amp;nbsp;Program pembangunan Kependudukan berdasarkan siklus hidup dilakukan sebagai upaya strategi memaksimalkan bonus demografi untuk mencapai Indonesia Emas 2045.&amp;nbsp;Pemerintah Daerah harus mempunyai program strategis untuk mengurangi angka pengangguran.&amp;nbsp;&quot;Isu strategis dan fokus penanganan kependudukan dan pembangunan keluarga diantaranya adalah pengendalian pertumbuhan penduduk, terjadinya kepadatan penduduk, persebaran penduduk tidak merata serta tantangan dan peluang bonus demografi 2025&#45;2045. Sementara dalam pembangunan keluarga yakni pernikahan dini, kesehatan ibu dan anak, peran ayah, stunting, peningkatan kualitas lansia dan data keluarga yang akurat,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;Turut hadir dalam pertemuan tersebut yaitu Pimpinan OPD dan perwakilan dari setiap OPD.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Sumatera Utara (Provsu) mengadakan Bimtek Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Tahun 2025-2029 dan Rencana Aksi dalam Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah.&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, bimtek itu dibuka Kepala Bappeda Dairi Romedi Bangun didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Ruspal Simarmata.&nbsp;<br><br>Romedi dalam pertemuan tersebut mengatakan, dalam rangka menyongsong bonus demografi, menghadapi aging population dan menyelesaikan isu-isu kependudukan lainnya serta dalam upaya mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, diperlukan kebijakan kependudukan yang komprehensif.&nbsp;<br><br>Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) disusun sebagai landasan penanganan persoalan kependudukan yang terencana, sistemastis dan berkesinambungan.&nbsp;<br><br>"GDPK merupakan sebuah dokumen rancang induk sehingga masih diperlukan instrumen untuk penjabaran lebih rinci. Oleh karena itu, disusunlah Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2025 – 2029 untuk membantu mengimplementasikan GDPK ke dalam perencanaan pembangunan di daerah," kata Romedi.&nbsp;<br><br>Sementara Ketua Tim Kerja Pemaduan Kebijakan Kependudukan Kemendukbangga/BKKBN Provsu Heri Pranata Satria menyampaikan, peta jalan kependudukan ini harus masuk ke dalam perencanaan karena kependudukan sebagai modal dasar pembangunan sumber daya.&nbsp;<br><br>Program pembangunan Kependudukan berdasarkan siklus hidup dilakukan sebagai upaya strategi memaksimalkan bonus demografi untuk mencapai Indonesia Emas 2045.&nbsp;<br><br>Pemerintah Daerah harus mempunyai program strategis untuk mengurangi angka pengangguran.&nbsp;<br><br>"Isu strategis dan fokus penanganan kependudukan dan pembangunan keluarga diantaranya adalah pengendalian pertumbuhan penduduk, terjadinya kepadatan penduduk, persebaran penduduk tidak merata serta tantangan dan peluang bonus demografi 2025-2045. Sementara dalam pembangunan keluarga yakni pernikahan dini, kesehatan ibu dan anak, peran ayah, stunting, peningkatan kualitas lansia dan data keluarga yang akurat," ujarnya.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam pertemuan tersebut yaitu Pimpinan OPD dan perwakilan dari setiap OPD.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/kemendukbanggabkkbn-provsu-gelar-bimtek-peta-jalan-kependudukan-di-dairi_8VKrheeFkH.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemkab Dairi Gelar Upacara Malam Renungan Suci</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/pemkab&#45;dairi&#45;gelar&#45;upacara&#45;malam&#45;renungan&#45;suci&#45;EBSfIA0dxF/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/pemkab&#45;dairi&#45;gelar&#45;upacara&#45;malam&#45;renungan&#45;suci&#45;EBSfIA0dxF/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 17 Aug 2025 09:54:44 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi menyelenggarakan upacara malam renungan suci dalam rangka memperingati HUT RI ke&#45;80 di Taman Makan Pahlawan (TMP), Sidikalang, Minggu (17/8/2025) Pukul 00.00.Wib.&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, bertindak sebagai inspektur upacara, Dandim 0206 Dairi Letkol CZi Nanang Sujarwanto, dengan Komandan Upacara April Beni Pasaribu.&amp;nbsp;Upacara dihadiri Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala bersama unsur Forkopimda, Ketua DPRD Sabam Sibarani, Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan, Kajari Dairi Cahyadi Sabri, mewakili Ketua Pengadilan, Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin serta Pimpinan OPD.&amp;nbsp;Apel kehormatan dan renungan suci ini, merupakan agenda rutin setiap tahunnya dalam rangka memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus, sebagai penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan Negara Republik Indonesia.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi menyelenggarakan upacara malam renungan suci dalam rangka memperingati HUT RI ke-80 di Taman Makan Pahlawan (TMP), Sidikalang, Minggu (17/8/2025) Pukul 00.00.Wib.&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, bertindak sebagai inspektur upacara, Dandim 0206 Dairi Letkol CZi Nanang Sujarwanto, dengan Komandan Upacara April Beni Pasaribu.&nbsp;<br><br>Upacara dihadiri Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala bersama unsur Forkopimda, Ketua DPRD Sabam Sibarani, Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan, Kajari Dairi Cahyadi Sabri, mewakili Ketua Pengadilan, Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin serta Pimpinan OPD.&nbsp;<br><br>Apel kehormatan dan renungan suci ini, merupakan agenda rutin setiap tahunnya dalam rangka memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus, sebagai penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan Negara Republik Indonesia.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/pemkab-dairi-gelar-upacara-malam-renungan-suci_3YQt8cHJfo.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wabup Dairi Panen Raya Padi Bersama Poktan di Buluduri</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/wabup&#45;dairi&#45;panen&#45;raya&#45;padi&#45;bersama&#45;poktan&#45;di&#45;buluduri&#45;ixnkl7coX4/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/wabup&#45;dairi&#45;panen&#45;raya&#45;padi&#45;bersama&#45;poktan&#45;di&#45;buluduri&#45;ixnkl7coX4/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 15 Aug 2025 10:47:14 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala didampingi Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Robot Simanullang, melakukan panen raya padi bersama Kelompok Tani (Poktan) Sukamaju, Daerah Irigasi (DI) Buluduri, Kecamatan Lae Parira, Kamis (14/8/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, usai panen, Wahyu Sagala bersama kelompok tani mengadakan ramah tamah, berdiskusi, bertukar pikiran dan menerima berbagai masukan dari warga dalam mendukung upaya peningkatan swasembada beras dan memperkuat ketahanan pangan nasional.&amp;nbsp;Salah satu masukan yang diterima oleh Wakil Bupati adalah rencana pembangunan jembatan dari Lumban Silintong menuju lokasi panen dirangkai dengan pembangunan Jalan Usaha Tani menuju lokasi.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala didampingi Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Robot Simanullang, melakukan panen raya padi bersama Kelompok Tani (Poktan) Sukamaju, Daerah Irigasi (DI) Buluduri, Kecamatan Lae Parira, Kamis (14/8/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, usai panen, Wahyu Sagala bersama kelompok tani mengadakan ramah tamah, berdiskusi, bertukar pikiran dan menerima berbagai masukan dari warga dalam mendukung upaya peningkatan swasembada beras dan memperkuat ketahanan pangan nasional.&nbsp;<br><br>Salah satu masukan yang diterima oleh Wakil Bupati adalah rencana pembangunan jembatan dari Lumban Silintong menuju lokasi panen dirangkai dengan pembangunan Jalan Usaha Tani menuju lokasi.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/wabup-dairi-panen-raya-padi-bersama-poktan-di-buluduri_mvWIiMFx8q.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pengukuhan Bunda PAUD, Bunda Literasi dan Ketua Dekranasda Dairi</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/pengukuhan&#45;bunda&#45;paud&#45;bunda&#45;literasi&#45;dan&#45;ketua&#45;dekranasda&#45;dairi&#45;gilpvHykn4/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/pengukuhan&#45;bunda&#45;paud&#45;bunda&#45;literasi&#45;dan&#45;ketua&#45;dekranasda&#45;dairi&#45;gilpvHykn4/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 13 Aug 2025 15:57:25 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi Vickner Sinaga menghadiri pengukuhan Ny. Rita Puspita Vickner Sinaga sebagai Bunda Literasi, Bunda PAUD, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Dairi masa bakti 2025&#45;2030, di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Rabu (13/8/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, kegiatan itu bersama 33 Kabupaten/Kota se&#45;Provinsi Sumatera Utara. Pengukuhan dilakukan Bunda Literasi, Bunda PAUD sekaligus Ketua Dekranasda Provsu, Ny. Kahiyang Ayu Dewi Bobby Nasution.&amp;nbsp;Sebelumnya, Kahiyang Ayu dikukuhkan sebagai Bunda Literasi, Bunda PAUD dan Ketua Dekranasda Provsu oleh Gubsu, Bobby Nasution&amp;nbsp;Bunda PAUD dan Bunda Literasi Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution&amp;nbsp; menyampaikan ucapan selamat kepada semua yang baru dikukuhkan dan dilantik, baik itu Ketua Dekranasda, Bunda PAUD, dan Bunda Literasi di tingkat kabupaten/kota, maupun kepada pengurus Dekranasda Provsu yang masa baktinya dimulai pada 2025&#45;2030.&amp;nbsp;“Selamat kepada ibu Ketua Dekranasda, Bunda PAUD, dan Bunda Literasi Kabupaten/Kota yang baru saja dilantik. Saya juga mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran pengurus Dekranasda Provinsi Sumatera Utara untuk masa bakti yang baru. Marilah kita bersama&#45;sama menjalankan amanah ini dengan sebaik&#45;baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab, dan dengan penuh rasa bangga,” ujar Kahiyang.&amp;nbsp;Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara berbagai pihak terutama pemerintah daerah dalam mengoptimalkan peran Dekranasda, Bunda PAUD, dan Literasi di Sumatera Utara yang semuanya itu diawali dari daerah kabupaten dan kota.&amp;nbsp;“Saya berharap kita semua bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan semua pihak sehingga program kerja yang diusung dapat berjalan optimal, maksimal, dan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat,” tambahnya.&amp;nbsp;Senada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dalam sambutannya juga&amp;nbsp; mengucapkan selamat dan sukses kepada ibu&#45;ibu yang baru saja dikukuhkan, semoga selama 5 tahun kedepan ibu&#45;ibu dapat menjalankan tugas sebagai Ketua Dekranasda, Bunda PAUD dan Bunda Literasi dengan penuh identifikasi.&amp;nbsp;&quot;Sejauh ini sudah ada 5 jabatan yang dimiliki oleh ibu&#45;ibu mulai dari Ketua PKK, Pembina Posyandu, Bunda PAUD, Bunda Literasi hingga Ketua Dekranasda. Ini membuktikan tanggung jawab seorang perempuan sangatlah luas bila dibanding dengan kaum laki&#45;laki. Untuk itu mari menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab,&quot; kata Bobby.&amp;nbsp;Ia juga menyampaikan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran yang sangat penting sebagai pondasi awal dalam membentuk karakter kecerdasan terhadap sosial anak&#45;anak dan kita tingkatkan lagi kegiatan membaca melalui perpustakaan, pojok baca dan menghadirkan konten&#45;konten bacaan yang menarik dan mendidik.&amp;nbsp;&quot;Tantangan Bunda Literasi pun semakin besar ditengah tantangan teknologi.&amp;nbsp; Supaya angka literasi di Provsu dapat meningkat, mari ambil peran dan tanggung jawab ini dengan penuh semangat,&quot;&amp;nbsp; katanya menambahkan.&amp;nbsp;Terkait Dekranasda, ia menyampaikan bahwa Dekranasda selama ini memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.&amp;nbsp;Tidak hanya mendorong usaha kecil, tetapi juga menjadi wadah kreatifitas dan inovasi yang mencerminkan kemajuan peradaban dan berbasis kearifan lokal.&amp;nbsp;Kegiatan ini dihadiri juga oleh Wagub Provsu, H.Surya, Sekda Provsu Togap Simangunsong, para Bupati/walikota se Sumut, Kadis Perindagkop Iwan Taruna Berutu, Plt.Kadis Pendidikan, Maryadi Simanjorang, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, Marisi Sianturi dan tamu undangan lainnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi Vickner Sinaga menghadiri pengukuhan Ny. Rita Puspita Vickner Sinaga sebagai Bunda Literasi, Bunda PAUD, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Dairi masa bakti 2025-2030, di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Rabu (13/8/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, kegiatan itu bersama 33 Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara. Pengukuhan dilakukan Bunda Literasi, Bunda PAUD sekaligus Ketua Dekranasda Provsu, Ny. Kahiyang Ayu Dewi Bobby Nasution.&nbsp;<br><br>Sebelumnya, Kahiyang Ayu dikukuhkan sebagai Bunda Literasi, Bunda PAUD dan Ketua Dekranasda Provsu oleh Gubsu, Bobby Nasution&nbsp;<br><br>Bunda PAUD dan Bunda Literasi Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution&nbsp; menyampaikan ucapan selamat kepada semua yang baru dikukuhkan dan dilantik, baik itu Ketua Dekranasda, Bunda PAUD, dan Bunda Literasi di tingkat kabupaten/kota, maupun kepada pengurus Dekranasda Provsu yang masa baktinya dimulai pada 2025-2030.&nbsp;<br><br>“Selamat kepada ibu Ketua Dekranasda, Bunda PAUD, dan Bunda Literasi Kabupaten/Kota yang baru saja dilantik. Saya juga mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran pengurus Dekranasda Provinsi Sumatera Utara untuk masa bakti yang baru. Marilah kita bersama-sama menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab, dan dengan penuh rasa bangga,” ujar Kahiyang.&nbsp;<br><br>Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara berbagai pihak terutama pemerintah daerah dalam mengoptimalkan peran Dekranasda, Bunda PAUD, dan Literasi di Sumatera Utara yang semuanya itu diawali dari daerah kabupaten dan kota.&nbsp;<br><br>“Saya berharap kita semua bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan semua pihak sehingga program kerja yang diusung dapat berjalan optimal, maksimal, dan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat,” tambahnya.&nbsp;<br><br>Senada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dalam sambutannya juga&nbsp; mengucapkan selamat dan sukses kepada ibu-ibu yang baru saja dikukuhkan, semoga selama 5 tahun kedepan ibu-ibu dapat menjalankan tugas sebagai Ketua Dekranasda, Bunda PAUD dan Bunda Literasi dengan penuh identifikasi.&nbsp;<br><br>"Sejauh ini sudah ada 5 jabatan yang dimiliki oleh ibu-ibu mulai dari Ketua PKK, Pembina Posyandu, Bunda PAUD, Bunda Literasi hingga Ketua Dekranasda. Ini membuktikan tanggung jawab seorang perempuan sangatlah luas bila dibanding dengan kaum laki-laki. Untuk itu mari menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab," kata Bobby.&nbsp;<br><br>Ia juga menyampaikan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran yang sangat penting sebagai pondasi awal dalam membentuk karakter kecerdasan terhadap sosial anak-anak dan kita tingkatkan lagi kegiatan membaca melalui perpustakaan, pojok baca dan menghadirkan konten-konten bacaan yang menarik dan mendidik.&nbsp;<br><br>"Tantangan Bunda Literasi pun semakin besar ditengah tantangan teknologi.&nbsp; Supaya angka literasi di Provsu dapat meningkat, mari ambil peran dan tanggung jawab ini dengan penuh semangat,"&nbsp; katanya menambahkan.&nbsp;<br><br>Terkait Dekranasda, ia menyampaikan bahwa Dekranasda selama ini memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.&nbsp;<br><br>Tidak hanya mendorong usaha kecil, tetapi juga menjadi wadah kreatifitas dan inovasi yang mencerminkan kemajuan peradaban dan berbasis kearifan lokal.&nbsp;<br><br>Kegiatan ini dihadiri juga oleh Wagub Provsu, H.Surya, Sekda Provsu Togap Simangunsong, para Bupati/walikota se Sumut, Kadis Perindagkop Iwan Taruna Berutu, Plt.Kadis Pendidikan, Maryadi Simanjorang, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, Marisi Sianturi dan tamu undangan lainnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/pengukuhan-bunda-paud-bunda-literasi-dan-ketua-dekranasda-dairi_3MesigIx5h.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Resahkan Warga, Wanita ODGJ Dievakuasi Satpol PP Dairi</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/resahkan&#45;warga&#45;wanita&#45;odgj&#45;dievakuasi&#45;satpol&#45;pp&#45;dairi&#45;ffyjd5ORmy/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/resahkan&#45;warga&#45;wanita&#45;odgj&#45;dievakuasi&#45;satpol&#45;pp&#45;dairi&#45;ffyjd5ORmy/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 13 Aug 2025 14:17:54 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Seorang wanita diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berkeliaran telanjang bulat, meresahkan warga Kota Sidikalang, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Rabu (13/8/2025).&amp;nbsp;Diperoleh informasi, ODGJ itu berkeliaran di seputaran SMPN 1 Sidikalang dan SMPN 2 Sidikalang dan di lingkungan perkantoran Pemkab Dairi.&amp;nbsp;Kasat Pol PP Dairi Horas Pardede dikonfirmasi wartawan menyebut, memperoleh informasi itu, telah memerintahkan anggotanya untuk mengamankannya.&amp;nbsp;&quot;Sudah kami tangani, dan diantar ke Puskesmas terdekat untuk cek kesehatannya. Selanjutnya akan identifikasi status kependudukannya dan sebisanya menghubungi keluarga yang bersangkutan,&quot; kata Horas.&amp;nbsp;Informasi dari warga, wanita ODGJ tersebut sudah lama berkeliaran di seputaran Taman Rekreasi (Tamrek) Sidikalang.&amp;nbsp;Disebut, tampak juga ODGJ lain yang masih bebas berkeliaran di seputaran kota Sidikalang. Pihak terkait diharap untuk bertindak.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Seorang wanita diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berkeliaran telanjang bulat, meresahkan warga Kota Sidikalang, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Rabu (13/8/2025).&nbsp;<br><br>Diperoleh informasi, ODGJ itu berkeliaran di seputaran SMPN 1 Sidikalang dan SMPN 2 Sidikalang dan di lingkungan perkantoran Pemkab Dairi.&nbsp;<br><br>Kasat Pol PP Dairi Horas Pardede dikonfirmasi wartawan menyebut, memperoleh informasi itu, telah memerintahkan anggotanya untuk mengamankannya.&nbsp;<br><br>"Sudah kami tangani, dan diantar ke Puskesmas terdekat untuk cek kesehatannya. Selanjutnya akan identifikasi status kependudukannya dan sebisanya menghubungi keluarga yang bersangkutan," kata Horas.&nbsp;<br><br>Informasi dari warga, wanita ODGJ tersebut sudah lama berkeliaran di seputaran Taman Rekreasi (Tamrek) Sidikalang.&nbsp;<br><br>Disebut, tampak juga ODGJ lain yang masih bebas berkeliaran di seputaran kota Sidikalang. Pihak terkait diharap untuk bertindak.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/resahkan-warga-wanita-odgj-dievakuasi-satpol-pp-dairi_srlhzI4DCL.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pelantikan Persis, Ini Kata Wabup Dairi</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/pelantikan&#45;persis&#45;ini&#45;kata&#45;wabup&#45;dairi&#45;x9Zyl1B366/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/pelantikan&#45;persis&#45;ini&#45;kata&#45;wabup&#45;dairi&#45;x9Zyl1B366/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 02 Aug 2025 16:09:34 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala menghadiri pembukaan gebyar Muharram 1447 H dan pelantikan Pengurus Persatuan Islam (Persis) Kabupaten Dairi, di gedung Balai Budaya Kecamatan Sidikalang, Jumat (1/8/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah dan sekaligus menjadi momentum penting bagi Persis Dairi dalam memperkuat konsolidasi organisasi melalui pelantikan kepengurusan baru masa khidmat tahun 2025.&amp;nbsp;Dalam sambutannya, Wahyu menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Persis yang turut berperan aktif dalam pembangunan karakter umat serta mendukung upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi dalam membangun masyarakat yang religius, toleran dan berdaya saing.&amp;nbsp;“Tahun baru Islam ini adalah saat yang tepat untuk merefleksikan kembali nilai&#45;nilai hijrah dalam kehidupan. Saya mengajak kita semua untuk menjadikan momen ini sebagai semangat perubahan menuju masyarakat Dairi yang lebih maju dan bermartabat,” ujar Wahyu.&amp;nbsp;Pelantikan pengurus Persis Kabupaten Dairi dilakukan oleh perwakilan Pimpinan Wilayah Persis Sumatera Utara.&amp;nbsp;Dalam kesempatan tersebut, Ketua terpilih, Shamsul B Nainggolan menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Persis sebagai mitra strategis pemerintah dalam membina umat dan generasi muda Islam.&amp;nbsp;Turut Hadir Anggota DPD RI Muhammad Nuh, Kajari Dairi Cahyadi Sabri, Kakankemenag Dairi H. Riswan Gaja, unsur Forkopimda dan undangan lainnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala menghadiri pembukaan gebyar Muharram 1447 H dan pelantikan Pengurus Persatuan Islam (Persis) Kabupaten Dairi, di gedung Balai Budaya Kecamatan Sidikalang, Jumat (1/8/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah dan sekaligus menjadi momentum penting bagi Persis Dairi dalam memperkuat konsolidasi organisasi melalui pelantikan kepengurusan baru masa khidmat tahun 2025.&nbsp;<br><br>Dalam sambutannya, Wahyu menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Persis yang turut berperan aktif dalam pembangunan karakter umat serta mendukung upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi dalam membangun masyarakat yang religius, toleran dan berdaya saing.&nbsp;<br><br>“Tahun baru Islam ini adalah saat yang tepat untuk merefleksikan kembali nilai-nilai hijrah dalam kehidupan. Saya mengajak kita semua untuk menjadikan momen ini sebagai semangat perubahan menuju masyarakat Dairi yang lebih maju dan bermartabat,” ujar Wahyu.&nbsp;<br><br>Pelantikan pengurus Persis Kabupaten Dairi dilakukan oleh perwakilan Pimpinan Wilayah Persis Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Ketua terpilih, Shamsul B Nainggolan menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Persis sebagai mitra strategis pemerintah dalam membina umat dan generasi muda Islam.&nbsp;<br><br>Turut Hadir Anggota DPD RI Muhammad Nuh, Kajari Dairi Cahyadi Sabri, Kakankemenag Dairi H. Riswan Gaja, unsur Forkopimda dan undangan lainnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/pelantikan-persis-ini-kata-wabup-dairi_R803abd1Ts.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wabup Dairi Serahkan SK 646 PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap I</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/wabup&#45;dairi&#45;serahkan&#45;sk&#45;646&#45;pppk&#45;formasi&#45;tahun&#45;2024&#45;tahap&#45;i&#45;ThD07e6w78/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/wabup&#45;dairi&#45;serahkan&#45;sk&#45;646&#45;pppk&#45;formasi&#45;tahun&#45;2024&#45;tahap&#45;i&#45;ThD07e6w78/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 31 Jul 2025 16:41:49 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi Vickner Sinaga melalui Wakil Bupati (Wabup) Wahyu Daniel Sagala, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2024 Tahap I di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, di Gedung Olah Raga (GOR), Jalan RSU Sidikalang, Dairi, Kamis (31/7/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, dari laporan yang disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Dairi Junihardi Siregar, disebutkan bahwa pengangkatan PPPK ini adalah sesuai dengan amanat Undang&#45;undang dan Peraturan Pemerintah&amp;nbsp; (PP) Nomor 49 tahun 2018 tentang Manajemen PPPK.&amp;nbsp;Adapun&amp;nbsp; penyerahan SK diberikan kepada PPPK Formasi Tahun 2024 untuk Tahap I, yang berjumlah 644 orang&amp;nbsp; yang terdiri dari 21 Jabatan Fungsional Tenaga Guru, 35 Tenaga Kesehatan dan 588 Tenaga Teknis.&amp;nbsp;Secara simbolik Wabup Dairi Wahyu Daniel Sagala menyerahkan SK Pengangkatan kepada PPPK Perwakilan Tenaga Kesehatan, Guru dan yang mewakili Tenaga Teknis di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan.&amp;nbsp;Dalam sambutannya, Wahyu menyampaikan selamat kepada penerima SK Pengangkatan PPPK Tahap I Tahun 2024. Ia berharap kesempatan ini dapat dijadikan sebagai momen syukur untuk terus memperkuat komitmen dalam memberikan dedikasi terbaik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;&quot;Jadikan momen ini untuk mengubah mindset dan sebagai motivasi saudara&#45;saudara untuk bekerja dengan lebih maksimal untuk Dairi unggul dan terbaik dengan&amp;nbsp; mewujudkan masyarakat yang sejahtera, berdaya saing, dan pemerataan pembangunan yang berkeadilan,&quot; katanya.&amp;nbsp;Wahyu menambahkan kepada PPPK agar meninggalkan kebiasaan&#45;kebiasaan yang kurang bagus dalam bekerja sebelumnya&amp;nbsp; dan menjunjung tinggi nilai disiplin dan peraturan yang ada, sehingga bisa bekerja sama dengan semangat baru.&amp;nbsp;“Tingkatkan disipilin dan kinerja serta ilmu pengetahuan dan wawasan dan fokus dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat Kabupaten Dairi,” katanya.&amp;nbsp;Turut hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Surung Charles L. Bantjin, Tenaga Ahli TP. PKK Kabupaten Dairi Ny. Sri Dewi Wahyu Sagala, Kepala OPD, para Camat dan Pimpinan Instansi Vertikal.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi Vickner Sinaga melalui Wakil Bupati (Wabup) Wahyu Daniel Sagala, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2024 Tahap I di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, di Gedung Olah Raga (GOR), Jalan RSU Sidikalang, Dairi, Kamis (31/7/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, dari laporan yang disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Dairi Junihardi Siregar, disebutkan bahwa pengangkatan PPPK ini adalah sesuai dengan amanat Undang-undang dan Peraturan Pemerintah&nbsp; (PP) Nomor 49 tahun 2018 tentang Manajemen PPPK.&nbsp;<br><br>Adapun&nbsp; penyerahan SK diberikan kepada PPPK Formasi Tahun 2024 untuk Tahap I, yang berjumlah 644 orang&nbsp; yang terdiri dari 21 Jabatan Fungsional Tenaga Guru, 35 Tenaga Kesehatan dan 588 Tenaga Teknis.&nbsp;<br><br>Secara simbolik Wabup Dairi Wahyu Daniel Sagala menyerahkan SK Pengangkatan kepada PPPK Perwakilan Tenaga Kesehatan, Guru dan yang mewakili Tenaga Teknis di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan.&nbsp;<br><br>Dalam sambutannya, Wahyu menyampaikan selamat kepada penerima SK Pengangkatan PPPK Tahap I Tahun 2024. Ia berharap kesempatan ini dapat dijadikan sebagai momen syukur untuk terus memperkuat komitmen dalam memberikan dedikasi terbaik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>"Jadikan momen ini untuk mengubah mindset dan sebagai motivasi saudara-saudara untuk bekerja dengan lebih maksimal untuk Dairi unggul dan terbaik dengan&nbsp; mewujudkan masyarakat yang sejahtera, berdaya saing, dan pemerataan pembangunan yang berkeadilan," katanya.&nbsp;<br><br>Wahyu menambahkan kepada PPPK agar meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang kurang bagus dalam bekerja sebelumnya&nbsp; dan menjunjung tinggi nilai disiplin dan peraturan yang ada, sehingga bisa bekerja sama dengan semangat baru.&nbsp;<br><br>“Tingkatkan disipilin dan kinerja serta ilmu pengetahuan dan wawasan dan fokus dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat Kabupaten Dairi,” katanya.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Surung Charles L. Bantjin, Tenaga Ahli TP. PKK Kabupaten Dairi Ny. Sri Dewi Wahyu Sagala, Kepala OPD, para Camat dan Pimpinan Instansi Vertikal.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072025/wabup-dairi-serahkan-sk-646-pppk-formasi-tahun-2024-tahap-i_F8w9pZ301r.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sosialisasi Inventarisasi dan Verifikasi PPTPKH, Ini Kata Sekda Dairi</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/sosialisasi&#45;inventarisasi&#45;dan&#45;verifikasi&#45;pptpkh&#45;ini&#45;kata&#45;sekda&#45;dairi&#45;26rpmsHsql/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/sosialisasi&#45;inventarisasi&#45;dan&#45;verifikasi&#45;pptpkh&#45;ini&#45;kata&#45;sekda&#45;dairi&#45;26rpmsHsql/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 24 Jul 2025 17:45:52 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Surung Charles Bantjin, menghadiri dan membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Inventarisasi dan Verifikasi Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH), di gedung balai budaya, Sidikalang, Rabu (23/7/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2017 tentang Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan.&amp;nbsp;Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat serta pemangku kepentingan tentang proses inventarisasi dan verifikasi penguasaan tanah yang berada di dalam kawasan hutan.&amp;nbsp;Dalam sambutannya, Sekda Dairi menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki peran strategis dalam menyelaraskan kepentingan masyarakat dengan kebijakan pemerintah mengenai penataan kawasan hutan.&amp;nbsp;“Kita ingin memastikan bahwa penyelesaian penguasaan tanah di kawasan hutan berjalan secara adil, transparan, dan partisipatif. Kegiatan ini menjadi awal penting untuk mendata secara objektif penguasaan tanah oleh masyarakat, dan menjadi dasar pengambilan kebijakan yang berpihak pada rakyat serta tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Charles.&amp;nbsp;Charles juga mengajak seluruh pihak, khususnya pemerintah desa dan masyarakat, untuk aktif berpartisipasi dalam proses inventarisasi dan verifikasi agar data yang diperoleh akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.&amp;nbsp;Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Dairi dalam mendukung penyelesaian konflik tenurial serta memberikan kepastian hukum atas tanah yang telah dikuasai dan dimanfaatkan oleh masyarakat secara turun&#45;temurun, sekaligus mendukung penataan ruang dan perlindungan kawasan hutan yang berkelanjutan.&amp;nbsp;Sosialisasi ini dihadiri oleh Tim Terpadu dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, Forkopimda, Camat, Kepala Desa, tokoh masyarakat, serta warga yang selama ini mengelola atau memanfaatkan lahan di dalam kawasan hutan.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Surung Charles Bantjin, menghadiri dan membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Inventarisasi dan Verifikasi Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH), di gedung balai budaya, Sidikalang, Rabu (23/7/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2017 tentang Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan.&nbsp;<br><br>Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat serta pemangku kepentingan tentang proses inventarisasi dan verifikasi penguasaan tanah yang berada di dalam kawasan hutan.&nbsp;<br><br>Dalam sambutannya, Sekda Dairi menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki peran strategis dalam menyelaraskan kepentingan masyarakat dengan kebijakan pemerintah mengenai penataan kawasan hutan.&nbsp;<br><br>“Kita ingin memastikan bahwa penyelesaian penguasaan tanah di kawasan hutan berjalan secara adil, transparan, dan partisipatif. Kegiatan ini menjadi awal penting untuk mendata secara objektif penguasaan tanah oleh masyarakat, dan menjadi dasar pengambilan kebijakan yang berpihak pada rakyat serta tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Charles.&nbsp;<br><br>Charles juga mengajak seluruh pihak, khususnya pemerintah desa dan masyarakat, untuk aktif berpartisipasi dalam proses inventarisasi dan verifikasi agar data yang diperoleh akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.&nbsp;<br><br>Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Dairi dalam mendukung penyelesaian konflik tenurial serta memberikan kepastian hukum atas tanah yang telah dikuasai dan dimanfaatkan oleh masyarakat secara turun-temurun, sekaligus mendukung penataan ruang dan perlindungan kawasan hutan yang berkelanjutan.&nbsp;<br><br>Sosialisasi ini dihadiri oleh Tim Terpadu dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, Forkopimda, Camat, Kepala Desa, tokoh masyarakat, serta warga yang selama ini mengelola atau memanfaatkan lahan di dalam kawasan hutan.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072025/sosialisasi-inventarisasi-dan-verifikasi-pptpkh-ini-kata-sekda-dairi_ms08Fg2U85.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>TNI Serahkan Satu Ton Beras ke Dapur BGN di Sidikalang</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/tni&#45;serahkan&#45;satu&#45;ton&#45;beras&#45;ke&#45;dapur&#45;bgn&#45;di&#45;sidikalang&#45;mMQ3v3Gi2x/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/tni&#45;serahkan&#45;satu&#45;ton&#45;beras&#45;ke&#45;dapur&#45;bgn&#45;di&#45;sidikalang&#45;mMQ3v3Gi2x/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 21 Jul 2025 14:23:23 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Tentara Nasional Indonesia (TNI), menyerahkan bantuan satu ton beras ke dapur Badan Gizi Nasional (BGN), Yayasan Aur Dairi Menenggoi di, Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Kamis (17/7/2025).&amp;nbsp;Keterangan pers diterima WahanaNews.co, Senin (21/7/2025), penyerahan bantuan dilakukan Pasiter Kodim 0206/Dairi, Lettu Inf J Maibang, dan diterima pengurus Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Aur Dairi Menenggoi.&amp;nbsp;Pendiri Yayasan Aur Dairi Menenggoi sekaligus mantan Bupati Dairi, Eddy Kelleng Berutu, apresiasi dan sampaikan&amp;nbsp; rasa terima kasih yang mendalam kepada Panglima TNI.&amp;nbsp;&quot;Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan paket makan bergizi gratis bagi komunitas buruh, masyarakat prasejahtera, dan anak&#45;anak sekolah yang membutuhkan di Kabupaten Dairi,&quot; kata J Maibang.&amp;nbsp;Sementara Eddy Kelleng Ate Berutu menyebutkan bantuan TNI tersebut merupakan dukungan strategis yang sangat berarti bagi MBG dikelola SPPG di Sidikalang.&amp;nbsp;Program MBG sendiri telah melayani sekitar 2.560 anak dari jenjang PAUD hingga SMK, sekaligus memberdayakan 47 tenaga kerja lokal, terutama perempuan, dalam pengelolaan dapur MBG.&amp;nbsp;Kepala SPPG, Pahlawan Nasution, menyatakan bantuan beras itu sangat bermanfaat dan menjadi sumber kekuatan bagi SPPG untuk terus menjalankan program dapur umum, khususnya dalam menyediakan makanan bergizi gratis bagi buruh, masyarakat prasejahtera, serta anak&#45;anak sekolah yang membutuhkan.&amp;nbsp;Kembali Eddy menyatakan bantuan satu ton beras dari Panglima TNI tidak hanya menjadi stok bahan pangan pokok yang sangat dibutuhkan oleh dapur MBG, tetapi juga menjadi salah satu simbol nyata sinergi antara institusi negara dan masyarakat dalam menghadapi bahaya stunting ditengah masyarakat Dairi.&amp;nbsp;Diketahui, Yayasan Aur Dairi Menenggoi menyelenggarakan dua dapur MBG di Kabupaten Dairi melayani lebih dari 7.000 penerima manfaat.&amp;nbsp;&amp;nbsp;Maria Dimitria Tabitha Berutu, Ketua Yayasan Aur Dairi Menenggoi, juga menyampaikan bahwa program MBG yang dijalankan yayasan tidak hanya fokus pada penyediaan makanan bergizi gratis, tetapi juga berperan dalam membuka peluang usaha UMKM dan pemberdayaan ekonomi lokal dengan melibatkan masyarakat sekitar, khususnya ibu&#45;ibu yang bekerja di dapur.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Pangabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Tentara Nasional Indonesia (TNI), menyerahkan bantuan satu ton beras ke dapur Badan Gizi Nasional (BGN), Yayasan Aur Dairi Menenggoi di, Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Kamis (17/7/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan pers diterima WahanaNews.co, Senin (21/7/2025), penyerahan bantuan dilakukan Pasiter Kodim 0206/Dairi, Lettu Inf J Maibang, dan diterima pengurus Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Aur Dairi Menenggoi.&nbsp;<br><br>Pendiri Yayasan Aur Dairi Menenggoi sekaligus mantan Bupati Dairi, Eddy Kelleng Berutu, apresiasi dan sampaikan&nbsp; rasa terima kasih yang mendalam kepada Panglima TNI.&nbsp;<br><br>"Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan paket makan bergizi gratis bagi komunitas buruh, masyarakat prasejahtera, dan anak-anak sekolah yang membutuhkan di Kabupaten Dairi," kata J Maibang.&nbsp;<br><br>Sementara Eddy Kelleng Ate Berutu menyebutkan bantuan TNI tersebut merupakan dukungan strategis yang sangat berarti bagi MBG dikelola SPPG di Sidikalang.&nbsp;<br><br>Program MBG sendiri telah melayani sekitar 2.560 anak dari jenjang PAUD hingga SMK, sekaligus memberdayakan 47 tenaga kerja lokal, terutama perempuan, dalam pengelolaan dapur MBG.&nbsp;<br><br>Kepala SPPG, Pahlawan Nasution, menyatakan bantuan beras itu sangat bermanfaat dan menjadi sumber kekuatan bagi SPPG untuk terus menjalankan program dapur umum, khususnya dalam menyediakan makanan bergizi gratis bagi buruh, masyarakat prasejahtera, serta anak-anak sekolah yang membutuhkan.&nbsp;<br><br>Kembali Eddy menyatakan bantuan satu ton beras dari Panglima TNI tidak hanya menjadi stok bahan pangan pokok yang sangat dibutuhkan oleh dapur MBG, tetapi juga menjadi salah satu simbol nyata sinergi antara institusi negara dan masyarakat dalam menghadapi bahaya stunting ditengah masyarakat Dairi.&nbsp;<br><br>Diketahui, Yayasan Aur Dairi Menenggoi menyelenggarakan dua dapur MBG di Kabupaten Dairi melayani lebih dari 7.000 penerima manfaat.&nbsp;&nbsp;<br><br>Maria Dimitria Tabitha Berutu, Ketua Yayasan Aur Dairi Menenggoi, juga menyampaikan bahwa program MBG yang dijalankan yayasan tidak hanya fokus pada penyediaan makanan bergizi gratis, tetapi juga berperan dalam membuka peluang usaha UMKM dan pemberdayaan ekonomi lokal dengan melibatkan masyarakat sekitar, khususnya ibu-ibu yang bekerja di dapur.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Pangabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072025/tni-serahkan-satu-ton-beras-ke-dapur-bgn-di-sidikalang_yk6zoSYPae.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wabup Dairi Tinjau Gotong Royong Persiapan Revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/wabup&#45;dairi&#45;tinjau&#45;gotong&#45;royong&#45;persiapan&#45;revalidasi&#45;toba&#45;caldera&#45;unesco&#45;global&#45;geopark&#45;g97e8RRgkx/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/wabup&#45;dairi&#45;tinjau&#45;gotong&#45;royong&#45;persiapan&#45;revalidasi&#45;toba&#45;caldera&#45;unesco&#45;global&#45;geopark&#45;g97e8RRgkx/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 19 Jul 2025 10:16:05 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala didampingi Sekretaris Daerah Surung Charles Lamhot Bantjin, meninjau kegiatan gotong royong bersama masyarakat dalam rangka persiapan revalidasi Toba Caldera sebagai UNESCO Global Geopark, di kawasan Geosite Silalahi, Kecamatan Silahisabungan, Jumat (18/7/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, dalam peninjauan tersebut, wabup turut bergabung bersama para perangkat desa, komunitas masyarakat, pelajar, serta berbagai elemen pemerintahan yang melakukan pembersihan lingkungan, perapian lokasi geosite, dan perbaikan fasilitas pendukung kawasan wisata.&amp;nbsp;&quot;Kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian kita bersama dalam menjaga dan merawat kekayaan alam serta warisan geologi yang ada di Kabupaten Dairi. Persiapan yang matang sangat penting untuk menyambut tim revalidasi dari UNESCO yang akan menilai keberlanjutan status Toba Caldera sebagai Global Geopark,&quot; ujar Wahyu.&amp;nbsp;Wahyu juga mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat Silahisabungan yang secara konsisten menjaga lingkungan dan mendukung pengembangan kawasan geopark.&amp;nbsp;&quot;Kecamatan Silahisabungan memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keindahan ini, karena kita tidak hanya menjual pemandangan, tetapi juga nilai, kearifan lokal dan keberlanjutan,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;Revalidasi UNESCO Global Geopark Toba Caldera tahun 2025 menjadi momentum penting untuk membuktikan bahwa Kabupaten Dairi, khususnya Silahisabungan, siap menjadi bagian dari kawasan geowisata kelas dunia yang berkelanjutan.&amp;nbsp;Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Rahmat Syah Munthe, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Saut Maruli Tua Sinaga, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Dedy Situmorang.&amp;nbsp;Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Simon Tony Malau, Camat Silahisabungan Iwan Simarmata, Kepala Desa se&#45;Kecamatan Silahisabungan, serta perwakilan pemuda dan pelajar.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala didampingi Sekretaris Daerah Surung Charles Lamhot Bantjin, meninjau kegiatan gotong royong bersama masyarakat dalam rangka persiapan revalidasi Toba Caldera sebagai UNESCO Global Geopark, di kawasan Geosite Silalahi, Kecamatan Silahisabungan, Jumat (18/7/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, dalam peninjauan tersebut, wabup turut bergabung bersama para perangkat desa, komunitas masyarakat, pelajar, serta berbagai elemen pemerintahan yang melakukan pembersihan lingkungan, perapian lokasi geosite, dan perbaikan fasilitas pendukung kawasan wisata.&nbsp;<br><br>"Kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian kita bersama dalam menjaga dan merawat kekayaan alam serta warisan geologi yang ada di Kabupaten Dairi. Persiapan yang matang sangat penting untuk menyambut tim revalidasi dari UNESCO yang akan menilai keberlanjutan status Toba Caldera sebagai Global Geopark," ujar Wahyu.&nbsp;<br><br>Wahyu juga mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat Silahisabungan yang secara konsisten menjaga lingkungan dan mendukung pengembangan kawasan geopark.&nbsp;<br><br>"Kecamatan Silahisabungan memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keindahan ini, karena kita tidak hanya menjual pemandangan, tetapi juga nilai, kearifan lokal dan keberlanjutan," tambahnya.&nbsp;<br><br>Revalidasi UNESCO Global Geopark Toba Caldera tahun 2025 menjadi momentum penting untuk membuktikan bahwa Kabupaten Dairi, khususnya Silahisabungan, siap menjadi bagian dari kawasan geowisata kelas dunia yang berkelanjutan.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Rahmat Syah Munthe, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Saut Maruli Tua Sinaga, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Dedy Situmorang.&nbsp;<br><br>Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Simon Tony Malau, Camat Silahisabungan Iwan Simarmata, Kepala Desa se-Kecamatan Silahisabungan, serta perwakilan pemuda dan pelajar.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072025/wabup-dairi-tinjau-gotong-royong-persiapan-revalidasi-toba-caldera-unesco-global-geopark_MIiOoLsPUR.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemkab Dairi Sambut Kapolres Baru</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/pemkab&#45;dairi&#45;sambut&#45;kapolres&#45;baru&#45;6Rs68U9xZ6/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/pemkab&#45;dairi&#45;sambut&#45;kapolres&#45;baru&#45;6Rs68U9xZ6/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 10 Jul 2025 13:59:06 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi Vickner Sinaga diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Surung Charles Lamhot Bantjin, menghadiri pisah sambut Kapolres Dairi, di halaman Mapolres Dairi, Jalan SM Raja Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Kamis (10/7/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, Kapolres Dairi yang baru AKBP Otniel Siahaan disambut oleh tokoh masyarakat Pakpak dan juga tarian era&#45;era. Tak lupa, Ketua PB&#45;LKP Zuhri Bintang beserta tokoh adat dan masyarakat memberikan oles sebagai tanda penghormatan dan penyambutan kepada Kapolres yang baru.&amp;nbsp;Selain itu, pedang pora di depan pintu gerbang Mapolres Dairi juga dilakukan sebagai tanda ucapan selamat datang kepada AKBP Otniel Siahaan didampingi istri Ny Natasya Otniel dan di sambut oleh unsur forkopimda dan tokoh adat dan masyarakat.&amp;nbsp;Selanjutnya, kedua perwira itu melakukan apel ferewell kepada personil termasuk para PJU dan para Kapolsek yang ada di Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Dalam kesempatan itu, AKBP Otniel Siahaan memperkenalkan dirinya dan mengharapkan dukungan dari setiap personil dan seluruh forkopimda.&amp;nbsp;&quot;Kepada rekan&#45;rekan personil Polres Dairi, mohon dukungannya dalam pelaksanaan tugas yang kita emban setiap harinya agar terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan Kondusif di Wilkum Polres Dairi, dan kepada unsur forkopimda kiranya kedepan dapat bersinergi dan berkolaborasi bersama,&quot; kata Otniel.&amp;nbsp;Sementara mantan Kapolres Dairi AKBP Faisal Andri Pratomo yang turut hadir dalam apel tersebut mengucapkan terimakasih kepada personil atas kerjasama yang selama ini terjalin.&amp;nbsp;Selanjutnya Forkopimda bersama Kapolres Dairi yang baru AKBP Otniel Siahaan di dampingi AKBP Faisal Andri Pratomo bersama Forkopimda bersilaturahmi di ruang perjamuan Mapolres Dairi.&amp;nbsp;Turut hadir dalam acara tersebut, Kajari Dairi Cahyadi Sabri, Kasdim 0206/Dairi Mayor Inf Jimmy Barus, Wakil Ketua DPRD Dairi Wanseptember Situmorang.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi Vickner Sinaga diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Surung Charles Lamhot Bantjin, menghadiri pisah sambut Kapolres Dairi, di halaman Mapolres Dairi, Jalan SM Raja Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Kamis (10/7/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, Kapolres Dairi yang baru AKBP Otniel Siahaan disambut oleh tokoh masyarakat Pakpak dan juga tarian era-era. Tak lupa, Ketua PB-LKP Zuhri Bintang beserta tokoh adat dan masyarakat memberikan oles sebagai tanda penghormatan dan penyambutan kepada Kapolres yang baru.&nbsp;<br><br>Selain itu, pedang pora di depan pintu gerbang Mapolres Dairi juga dilakukan sebagai tanda ucapan selamat datang kepada AKBP Otniel Siahaan didampingi istri Ny Natasya Otniel dan di sambut oleh unsur forkopimda dan tokoh adat dan masyarakat.&nbsp;<br><br>Selanjutnya, kedua perwira itu melakukan apel ferewell kepada personil termasuk para PJU dan para Kapolsek yang ada di Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Dalam kesempatan itu, AKBP Otniel Siahaan memperkenalkan dirinya dan mengharapkan dukungan dari setiap personil dan seluruh forkopimda.&nbsp;<br><br>"Kepada rekan-rekan personil Polres Dairi, mohon dukungannya dalam pelaksanaan tugas yang kita emban setiap harinya agar terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan Kondusif di Wilkum Polres Dairi, dan kepada unsur forkopimda kiranya kedepan dapat bersinergi dan berkolaborasi bersama," kata Otniel.&nbsp;<br><br>Sementara mantan Kapolres Dairi AKBP Faisal Andri Pratomo yang turut hadir dalam apel tersebut mengucapkan terimakasih kepada personil atas kerjasama yang selama ini terjalin.&nbsp;<br><br>Selanjutnya Forkopimda bersama Kapolres Dairi yang baru AKBP Otniel Siahaan di dampingi AKBP Faisal Andri Pratomo bersama Forkopimda bersilaturahmi di ruang perjamuan Mapolres Dairi.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam acara tersebut, Kajari Dairi Cahyadi Sabri, Kasdim 0206/Dairi Mayor Inf Jimmy Barus, Wakil Ketua DPRD Dairi Wanseptember Situmorang.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072025/pemkab-dairi-sambut-kapolres-baru_mvz7g7nxt0.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Musrenbang RPJMD Kabupaten Dairi 2025&#45;2029, Bahas 6 Isu Strategis</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/musrenbang&#45;rpjmd&#45;kabupaten&#45;dairi&#45;2025&#45;2029&#45;bahas&#45;6&#45;isu&#45;strategis&#45;99aO97sPud/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/musrenbang&#45;rpjmd&#45;kabupaten&#45;dairi&#45;2025&#45;2029&#45;bahas&#45;6&#45;isu&#45;strategis&#45;99aO97sPud/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 08 Jul 2025 10:33:32 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga melalui Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Wahyu Daniel Sagala membuka Musrenbang RPJMD Kabupaten Dairi tahun 2025&#45;2029, di Balai Budaya Sidikalang, Senin (7/7/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, dalam sambutannya, Wahyu menyampaikan salah satu tahapan sebagaimana diamanatkan ketentuan Pasal 64 ayat (3)&amp;nbsp; Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, menyatakan bahwa Musrenbang RPJMD bertujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, dan program pembangunan Daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD.&amp;nbsp;Dikatakan, pada hakikatnya, musrenbang ini adalah musyawarah para pemangku kepentingan (stakeholder) kabupaten untuk mematangkan rancangan RPJMD Kabupaten Dairi Tahun 2025&#45;2029.&amp;nbsp;“Beranjak dari pengamatan dan analisis kami terhadap kondisi daerah Kabupaten Dairi, perkembangannya, dan berbagai permasalahan yang dihadapi baik oleh Pemerintah Kabupaten Dairi maupun yang dirasakan oleh masyarakat secara umum, kami memahami bahwa masih banyak persoalan yang harus dihadapi dan diselesaikan ke depan. Permasalahan terjadi karena adanya gap atau celah kekosongan, jarak ketimpangan, antara tujuan yang diinginkan, harapan dan ekspektasi masyarakat dengan realita yang dicapai dan dirasakan,” ujarnya.&amp;nbsp;Wahyu pun menjelaskan isu strategis pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Dairi dalam pencapaian TPB hingga tahun 2029 yang akan menjadi pertimbangan dan dasar dalam penyusunan RPJMD Kabupaten Dairi 2025&#45;2029.&amp;nbsp;Yaitu, pertama, peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kedua, peningkatan akses pelayanan kesehatan dan pendidikan. Ketiga, peningkatan kapasitas dan kapabilitas penanggulangan bencana.&amp;nbsp;Selanjutnya, peningkatan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Kelima, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (GoodGovernance). Terakhir, peningkatan pemenuhan infrastruktur dasar daerah.&amp;nbsp;Selanjutnya, Gubsu Bobby Afif Nasution diwakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Sumatera Utara, Salman, dalam sambutannya mengatakan, melalui pelaksanaan Musrenbang RPJMD Kabupaten Dairi diharapkan mampu melahirkan arah pembangunan Kabupaten Dairi 5 tahun kedepan.&amp;nbsp;Kemudian, benar&#45;benar disusun secara partisipasif, berorientasi pada kebutuhan masyarakat, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan yang ada serta bersinergi terhadap arah pembangunan yang termuat dalam rancangan RPJMD Provinsi Sumut dan RPJM Nasional Tahun 2025&#45;2029.&amp;nbsp;“Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan baik dari unsur pemerintah, DPRD, dunia usaha, akademisi, tokoh masyarakat maupun organisasi kemasyarakatan dapat berpartisipasi aktif memberikan masukan, saran dan pandangan yang konstruktif dalam mewujudkan Indonesia pembangunan dan harapan serta cita&#45;cita kita bersama di wilayah Kabupaten Dairi khususnya Sumatera Utara,” katanya.&amp;nbsp;Musrenbang RPJMD Kabupaten Dairi turut dihadiri Forkopimda Kabupaten Dairi, Staf Ahli Bupati Pakpak Bharat Manihar Tumanggor, Kepala Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara diwakili Rahmad Ziady, Sekda Dairi Surung Charles Lamhot Bantjin, staf ahli Bupati Dairi, dan pimpinan OPD Pemkab Dairi.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga melalui Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Wahyu Daniel Sagala membuka Musrenbang RPJMD Kabupaten Dairi tahun 2025-2029, di Balai Budaya Sidikalang, Senin (7/7/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, dalam sambutannya, Wahyu menyampaikan salah satu tahapan sebagaimana diamanatkan ketentuan Pasal 64 ayat (3)&nbsp; Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, menyatakan bahwa Musrenbang RPJMD bertujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, dan program pembangunan Daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD.&nbsp;<br><br>Dikatakan, pada hakikatnya, musrenbang ini adalah musyawarah para pemangku kepentingan (stakeholder) kabupaten untuk mematangkan rancangan RPJMD Kabupaten Dairi Tahun 2025-2029.&nbsp;<br><br>“Beranjak dari pengamatan dan analisis kami terhadap kondisi daerah Kabupaten Dairi, perkembangannya, dan berbagai permasalahan yang dihadapi baik oleh Pemerintah Kabupaten Dairi maupun yang dirasakan oleh masyarakat secara umum, kami memahami bahwa masih banyak persoalan yang harus dihadapi dan diselesaikan ke depan. Permasalahan terjadi karena adanya gap atau celah kekosongan, jarak ketimpangan, antara tujuan yang diinginkan, harapan dan ekspektasi masyarakat dengan realita yang dicapai dan dirasakan,” ujarnya.&nbsp;<br><br>Wahyu pun menjelaskan isu strategis pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Dairi dalam pencapaian TPB hingga tahun 2029 yang akan menjadi pertimbangan dan dasar dalam penyusunan RPJMD Kabupaten Dairi 2025-2029.&nbsp;<br><br>Yaitu, pertama, peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kedua, peningkatan akses pelayanan kesehatan dan pendidikan. Ketiga, peningkatan kapasitas dan kapabilitas penanggulangan bencana.&nbsp;<br><br>Selanjutnya, peningkatan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Kelima, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (GoodGovernance). Terakhir, peningkatan pemenuhan infrastruktur dasar daerah.&nbsp;<br><br>Selanjutnya, Gubsu Bobby Afif Nasution diwakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Sumatera Utara, Salman, dalam sambutannya mengatakan, melalui pelaksanaan Musrenbang RPJMD Kabupaten Dairi diharapkan mampu melahirkan arah pembangunan Kabupaten Dairi 5 tahun kedepan.&nbsp;<br><br>Kemudian, benar-benar disusun secara partisipasif, berorientasi pada kebutuhan masyarakat, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan yang ada serta bersinergi terhadap arah pembangunan yang termuat dalam rancangan RPJMD Provinsi Sumut dan RPJM Nasional Tahun 2025-2029.&nbsp;<br><br>“Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan baik dari unsur pemerintah, DPRD, dunia usaha, akademisi, tokoh masyarakat maupun organisasi kemasyarakatan dapat berpartisipasi aktif memberikan masukan, saran dan pandangan yang konstruktif dalam mewujudkan Indonesia pembangunan dan harapan serta cita-cita kita bersama di wilayah Kabupaten Dairi khususnya Sumatera Utara,” katanya.&nbsp;<br><br>Musrenbang RPJMD Kabupaten Dairi turut dihadiri Forkopimda Kabupaten Dairi, Staf Ahli Bupati Pakpak Bharat Manihar Tumanggor, Kepala Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara diwakili Rahmad Ziady, Sekda Dairi Surung Charles Lamhot Bantjin, staf ahli Bupati Dairi, dan pimpinan OPD Pemkab Dairi.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072025/musrenbang-rpjmd-kabupaten-dairi-2025-2029-bahas-6-isu-strategis_0LlRz2eR2L.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Dairi Hadiri Rapat Penyiapan Laporan Revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark Tahun 2025</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;hadiri&#45;rapat&#45;penyiapan&#45;laporan&#45;revalidasi&#45;toba&#45;caldera&#45;unesco&#45;global&#45;geopark&#45;tahun&#45;2025&#45;KuA0y7HjO4/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;hadiri&#45;rapat&#45;penyiapan&#45;laporan&#45;revalidasi&#45;toba&#45;caldera&#45;unesco&#45;global&#45;geopark&#45;tahun&#45;2025&#45;KuA0y7HjO4/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 02 Jul 2025 12:50:59 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi Vickner Sinaga didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Rahmat Syah Munthe dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Romedi Bangun, menghadiri rapat penyiapan laporan tentang Revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark Tahun 2025, di aula Raja Inal Siregar, Senin (30/6/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama tujuh kepala daerah se&#45;kawasan Danau Toba menyiapkan laporan revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark Tahun 2025.&amp;nbsp;Persiapan dilakukan untuk menyambut kedatangan para asesor UNESCO ke sejumlah geosite yang ada di Kawasan Danau Toba.&amp;nbsp;Tujuh kepala daerah itu yakni Bupati Dairi, Tapanuli Utara (Taput), Toba, Simalungun, Samosir, Karo dan Humbanghasundutan (Humbahas), serta pimpinan OPD Pemprov Sumut, serta instansi vertikal lainnya.&amp;nbsp;Bobby berharap pada pertemuan ini seluruh daerah yang ada di Kawasan Danau Toba bisa memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah kabupaten, untuk mendukung seluruh tahapan proses revalidasi secara terpadu.&amp;nbsp;“Tahun ini kita berupaya untuk bisa meraih kembali Green Card. Kalau boleh tadi ada empat rekomendasi yang kita ketahui bersama tadi untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.&amp;nbsp;Sementara itu, Direktur Sumber Daya Energi, Mineral, dan Pertambangan Kementerian PPN/Bappenas, Mineral, Togu Santoso Pardede mengatakan geopark merupakan program resmi UNESCO yang dibentuk pada 2015.&amp;nbsp;Geopark memiliki potensi warisan geologi (geosite) yang bernilai yakni geoheritage, geodiversity, biodiversity, dan culture diversity. Karena itu perlu memahami, menjaga, dan mencintai warisan yang ada di tujuh kabupaten se&#45;kawasan Danau Toba.&amp;nbsp;&quot;Saat ini terdapat 229 UNESCO Global Geopark (UGGp) di 50 negara di dunia. Jumlah UGGP terbanyak ada di Tiongkok 49 UGGp, Spanyol 18 UGGp, Indonesia 12 UGGp, Italia 12 UGGp, dan Jepang 10 UGGp,&quot; sebutnya.&amp;nbsp;Dalam laporannya Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan Pemerintah Kabupaten Dairi menyadari bahwa status sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark adalah tanggung jawab sekaligus peluang.&amp;nbsp;&quot;Melalui laporan ini, kami tegaskan komitmen penuh dalam mendukung proses revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark 2025, sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,&quot; katanya.&amp;nbsp;Disebut, Kabupaten Dairi sebagai salah satu wilayah dalam kawasan Toba Caldera memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan geopark, khususnya melalui pengelolaan geo&#45;site Silahisabungan yang memiliki nilai geologi, budaya, dan pariwisata yang tinggi.&amp;nbsp;&quot;Mari kita jadikan revalidasi ini bukan sekadar proses administratif, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun kawasan Danau Toba sebagai ruang hidup yang lestari, berdaya saing, dan mendunia,&quot; katanya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi Vickner Sinaga didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Rahmat Syah Munthe dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Romedi Bangun, menghadiri rapat penyiapan laporan tentang Revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark Tahun 2025, di aula Raja Inal Siregar, Senin (30/6/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama tujuh kepala daerah se-kawasan Danau Toba menyiapkan laporan revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark Tahun 2025.&nbsp;<br><br>Persiapan dilakukan untuk menyambut kedatangan para asesor UNESCO ke sejumlah geosite yang ada di Kawasan Danau Toba.&nbsp;<br><br>Tujuh kepala daerah itu yakni Bupati Dairi, Tapanuli Utara (Taput), Toba, Simalungun, Samosir, Karo dan Humbanghasundutan (Humbahas), serta pimpinan OPD Pemprov Sumut, serta instansi vertikal lainnya.&nbsp;<br><br>Bobby berharap pada pertemuan ini seluruh daerah yang ada di Kawasan Danau Toba bisa memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah kabupaten, untuk mendukung seluruh tahapan proses revalidasi secara terpadu.&nbsp;<br><br>“Tahun ini kita berupaya untuk bisa meraih kembali Green Card. Kalau boleh tadi ada empat rekomendasi yang kita ketahui bersama tadi untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.&nbsp;<br><br>Sementara itu, Direktur Sumber Daya Energi, Mineral, dan Pertambangan Kementerian PPN/Bappenas, Mineral, Togu Santoso Pardede mengatakan geopark merupakan program resmi UNESCO yang dibentuk pada 2015.&nbsp;<br><br>Geopark memiliki potensi warisan geologi (geosite) yang bernilai yakni geoheritage, geodiversity, biodiversity, dan culture diversity. Karena itu perlu memahami, menjaga, dan mencintai warisan yang ada di tujuh kabupaten se-kawasan Danau Toba.&nbsp;<br><br>"Saat ini terdapat 229 UNESCO Global Geopark (UGGp) di 50 negara di dunia. Jumlah UGGP terbanyak ada di Tiongkok 49 UGGp, Spanyol 18 UGGp, Indonesia 12 UGGp, Italia 12 UGGp, dan Jepang 10 UGGp," sebutnya.&nbsp;<br><br>Dalam laporannya Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan Pemerintah Kabupaten Dairi menyadari bahwa status sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark adalah tanggung jawab sekaligus peluang.&nbsp;<br><br>"Melalui laporan ini, kami tegaskan komitmen penuh dalam mendukung proses revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark 2025, sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.&nbsp;<br><br>Disebut, Kabupaten Dairi sebagai salah satu wilayah dalam kawasan Toba Caldera memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan geopark, khususnya melalui pengelolaan geo-site Silahisabungan yang memiliki nilai geologi, budaya, dan pariwisata yang tinggi.&nbsp;<br><br>"Mari kita jadikan revalidasi ini bukan sekadar proses administratif, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun kawasan Danau Toba sebagai ruang hidup yang lestari, berdaya saing, dan mendunia," katanya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072025/bupati-dairi-hadiri-rapat-penyiapan-laporan-revalidasi-toba-caldera-unesco-global-geopark-tahun-2025_mv2mlbx4h1.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Dairi Beri Kuliah Umum di STIKes Mitra Husada Medan</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;beri&#45;kuliah&#45;umum&#45;di&#45;stikes&#45;mitra&#45;husada&#45;medan&#45;0B5vdum0jg/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;beri&#45;kuliah&#45;umum&#45;di&#45;stikes&#45;mitra&#45;husada&#45;medan&#45;0B5vdum0jg/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 29 Jun 2025 10:15:35 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga memberikan kuliah umum Out of The Box &apos;Berkeadilan Bagi yang Berketerbatasan&apos; di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Mitra Husada, Medan, Sabtu (28/6/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, dalam acara bertempat di aula STIKes Mitra Husada Medan itu, mengawali kuliah, Vickner menyampaikan banyak hal, termasuk motivasi dirinya masuk kedalam dunia pemerintahan ini.&amp;nbsp;Berbagai pengalaman hidup ia sampaikan hingga menjadi pemimpin Kabupaten Dairi seperti saat ini.&amp;nbsp;&quot;Tentu bila melihat tunjangan atau honor secara ekonomi, menjadi bupati bukanlah pilihan terbaik, akan tetapi ingin memberikan sesuatu bagi kampung halaman menjadikan saya semangat memimpin Dairi,&quot; katanya.&amp;nbsp;Vickner juga memberi motivasi bagi civitas akademika kampus ini untuk terus mengembangkan diri melihat persaingan yang makin ketat terutama dalam dunia kerja.&amp;nbsp;&quot;Yang membedakan perguruan hebat atau tidak adalah persepsi pasar. Masyarakat menjadi penentu. Nah, persaingan antara perguruan tinggi dengan yang lain adalah persepsi pasar. Jadi tetaplah bersemangat diri mengembangkan diri. Akreditas kampus sudah baik, tapi harus makin unggul, bertumbuh dan berbuat bagi masyarakat,&quot; katanya.&amp;nbsp;Kepada dosen dan pengajar Mitra Husada, Vickner juga menjelaskan, kepemimpinannya sebagai bupati di kampung halaman adalah mencari solusi &apos;out of the box&apos; untuk Dairi yang termasuk kabupaten senior di seputaran Danau Toba.&amp;nbsp;&quot;Itulah yang saya perjuangkan, sehingga saat ini, masyarakat Kabupaten Dairi sudah tercover UHC.100 hari kerja kami ditengah tsunami anggaran adalah menyelesaikan berbagai masalah dengan gotong royong. Apa masalahnya selesai? Tentulah tidak, butuh usaha yang konsisten dan kolaborasi seluruh pihak. Saya kira profesi bidang kesehatan ini pun masih sangat diperlukan terutama keperawatan,&quot; katanya.&amp;nbsp;&quot;Di California, tepatnya Kota Loma Linda,&amp;nbsp; banyak penduduknya adalah orang Indonesia dan itu adalah perawat. Terobosan, solusi menyelesaikan masalah itu menurut saya adalah Threat, Opportunity, Weakness, dan Strenght (TOWS) lakukanlah itu, agar kita bisa jadi Role Model bagi anak mahasiswa kita,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;Kuliah umum ini juga dirangkai dengan penandatangan kerjasama antar Pemkab Dairi dengan STIkes Mitra Husada, Medan.&amp;nbsp;Turut hadir dalam kuliah umum ini, Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Ny Rita Puspita Vickner Sinaga, Asisten Bagian Umum Oloan Hasugian, Kadis Kesehatan Henry Manik.&amp;nbsp;Dirut RSUD Mey Sitanggang, mewakili Dinas BKPSDM, Camat Sumbul Jaspin Sihombing, Camat Tanah Pinem Sion Sembiring, Ketua Yayasan Mitra Husada, Drs Imran Saputra Surbakti, Ketua STIKes Siti Nurmawan Sinaga, para dosen dan mahasiswa STIKes.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga memberikan kuliah umum Out of The Box 'Berkeadilan Bagi yang Berketerbatasan' di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Mitra Husada, Medan, Sabtu (28/6/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, dalam acara bertempat di aula STIKes Mitra Husada Medan itu, mengawali kuliah, Vickner menyampaikan banyak hal, termasuk motivasi dirinya masuk kedalam dunia pemerintahan ini.&nbsp;<br><br>Berbagai pengalaman hidup ia sampaikan hingga menjadi pemimpin Kabupaten Dairi seperti saat ini.&nbsp;<br><br>"Tentu bila melihat tunjangan atau honor secara ekonomi, menjadi bupati bukanlah pilihan terbaik, akan tetapi ingin memberikan sesuatu bagi kampung halaman menjadikan saya semangat memimpin Dairi," katanya.&nbsp;<br><br>Vickner juga memberi motivasi bagi civitas akademika kampus ini untuk terus mengembangkan diri melihat persaingan yang makin ketat terutama dalam dunia kerja.&nbsp;<br><br>"Yang membedakan perguruan hebat atau tidak adalah persepsi pasar. Masyarakat menjadi penentu. Nah, persaingan antara perguruan tinggi dengan yang lain adalah persepsi pasar. Jadi tetaplah bersemangat diri mengembangkan diri. Akreditas kampus sudah baik, tapi harus makin unggul, bertumbuh dan berbuat bagi masyarakat," katanya.&nbsp;<br><br>Kepada dosen dan pengajar Mitra Husada, Vickner juga menjelaskan, kepemimpinannya sebagai bupati di kampung halaman adalah mencari solusi 'out of the box' untuk Dairi yang termasuk kabupaten senior di seputaran Danau Toba.&nbsp;<br><br>"Itulah yang saya perjuangkan, sehingga saat ini, masyarakat Kabupaten Dairi sudah tercover UHC.100 hari kerja kami ditengah tsunami anggaran adalah menyelesaikan berbagai masalah dengan gotong royong. Apa masalahnya selesai? Tentulah tidak, butuh usaha yang konsisten dan kolaborasi seluruh pihak. Saya kira profesi bidang kesehatan ini pun masih sangat diperlukan terutama keperawatan," katanya.&nbsp;<br><br>"Di California, tepatnya Kota Loma Linda,&nbsp; banyak penduduknya adalah orang Indonesia dan itu adalah perawat. Terobosan, solusi menyelesaikan masalah itu menurut saya adalah Threat, Opportunity, Weakness, dan Strenght (TOWS) lakukanlah itu, agar kita bisa jadi Role Model bagi anak mahasiswa kita," tambahnya.&nbsp;<br><br>Kuliah umum ini juga dirangkai dengan penandatangan kerjasama antar Pemkab Dairi dengan STIkes Mitra Husada, Medan.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam kuliah umum ini, Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Ny Rita Puspita Vickner Sinaga, Asisten Bagian Umum Oloan Hasugian, Kadis Kesehatan Henry Manik.&nbsp;<br><br>Dirut RSUD Mey Sitanggang, mewakili Dinas BKPSDM, Camat Sumbul Jaspin Sihombing, Camat Tanah Pinem Sion Sembiring, Ketua Yayasan Mitra Husada, Drs Imran Saputra Surbakti, Ketua STIKes Siti Nurmawan Sinaga, para dosen dan mahasiswa STIKes.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062025/bupati-dairi-beri-kuliah-umum-di-stikes-mitra-husada-medan_W90vfvoJ2l.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Lepas Kirab Kenderaan Peringatan Harganas ke&#45;32, Ini Kata Wabup Dairi</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/lepas&#45;kirab&#45;kenderaan&#45;peringatan&#45;harganas&#45;ke&#45;32&#45;ini&#45;kata&#45;wabup&#45;dairi&#45;qSmWftE0aD/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/lepas&#45;kirab&#45;kenderaan&#45;peringatan&#45;harganas&#45;ke&#45;32&#45;ini&#45;kata&#45;wabup&#45;dairi&#45;qSmWftE0aD/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 26 Jun 2025 15:47:21 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Setiap 29 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) sebagai pengingat bahwa keluarga adalah fondasi utama dalam membangun bangsa.&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, tahun 2025 ini, Harganas ke&#45;32 mengangkat tema “Dari Keluarga Menuju Indonesia Maju”, yang menekankan bahwa kemajuan sebuah negara dimulai dari ketahanan, kesehatan dan keharmonisan di tingkat keluarga.&amp;nbsp;Dalam rangka memperingatinya, Pemkab Dairi dalam hal ini, Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala melepas lebih dari 100 peserta, dengan 15 mobil dan 30 kenderaan roda dua yang mengikuti Kirab Bangga Kencana Harganas ke 32 di Kabupaten Dairi, Kamis (26/6/2025).&amp;nbsp;Kirab diawali dari halaman Kantor Bupati Dairi, mengelilingi kota Sidikalang dan berakhir di Gedung Puspaga, Jalan KB, Sidikalang.&amp;nbsp;Sebelum melepas kirab, Wakil Bupati Dairi Wahui Daniel Sagala dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Harganas yang diperingati setiap 29 Juni ini menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi masyarakat yang berkualitas baik.&amp;nbsp;Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan rumah/keluarga sebagai tempat penuh kasih sayang, tempat anak&#45;anak tumbuh dengan nilai luhur untuk masa depan Indonesia.&amp;nbsp;&quot;Ini jadi momen refleksi penting dalam menciptakan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing,&quot; kata Wahyu.&amp;nbsp;Sebelumnya, dalam laporannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) dr. Ruspal Simarmata menyampaikan bahwa kirab kencana merupakan rangkaian peringatan Harganas sebagaimana arahan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Berencana/BKKBN.&amp;nbsp;Sejarah HarganasPerlu diinformasikan, setiap 29 Juni, masyarakat memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas). Tujuannya untuk merenungkan kembali arti penting keluarga sebagai fondasi kokoh dalam membangun bangsa yang sejahtera dan tangguh.&amp;nbsp;Menurut BKKBN, sejarah peringatan Hari Keluarga Nasional berkaitan dengan perjuangan para pahlawan setelah kemerdekaan Indonesia. Meskipun telah merdeka, kondisi negara saat itu masih belum stabil.&amp;nbsp;Untuk menjaga keamanan, wajib militer diberlakukan. Mereka yang berjuang di medan perang harus rela mengorbankan nyawa dan berpisah dari keluarga.&amp;nbsp;Berkat upaya yang telah dilakukan, Indonesia akhirnya memperoleh pengakuan kedaulatan dari Belanda pada 22 Juni 1949.&amp;nbsp;Seminggu kemudian, pada 29 Juni 1949, para pejuang yang selamat kembali berkumpul dengan keluarga.&amp;nbsp;Momen ini menjadi dasar pencetusan Hari Keluarga Nasional. Hari Keluarga Nasional diinisiasi Prof Dr Haryono Suyono, Ketua BKKBN pada era kepemimpinan Presiden Soeharto.&amp;nbsp;Hari Keluarga Nasional sebenarnya sudah ditetapkan sejak 29 Juni 1992. Namun, peringatan baru mendapatkan legalitas pada 15 September 2014 melalui Keppres RI Nomor 39 Tahun 2014.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Setiap 29 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) sebagai pengingat bahwa keluarga adalah fondasi utama dalam membangun bangsa.&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, tahun 2025 ini, Harganas ke-32 mengangkat tema “Dari Keluarga Menuju Indonesia Maju”, yang menekankan bahwa kemajuan sebuah negara dimulai dari ketahanan, kesehatan dan keharmonisan di tingkat keluarga.&nbsp;<br><br>Dalam rangka memperingatinya, Pemkab Dairi dalam hal ini, Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala melepas lebih dari 100 peserta, dengan 15 mobil dan 30 kenderaan roda dua yang mengikuti Kirab Bangga Kencana Harganas ke 32 di Kabupaten Dairi, Kamis (26/6/2025).&nbsp;<br><br>Kirab diawali dari halaman Kantor Bupati Dairi, mengelilingi kota Sidikalang dan berakhir di Gedung Puspaga, Jalan KB, Sidikalang.&nbsp;<br><br>Sebelum melepas kirab, Wakil Bupati Dairi Wahui Daniel Sagala dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Harganas yang diperingati setiap 29 Juni ini menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi masyarakat yang berkualitas baik.&nbsp;<br><br>Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan rumah/keluarga sebagai tempat penuh kasih sayang, tempat anak-anak tumbuh dengan nilai luhur untuk masa depan Indonesia.&nbsp;<br><br>"Ini jadi momen refleksi penting dalam menciptakan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing," kata Wahyu.&nbsp;<br><br>Sebelumnya, dalam laporannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) dr. Ruspal Simarmata menyampaikan bahwa kirab kencana merupakan rangkaian peringatan Harganas sebagaimana arahan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Berencana/BKKBN.&nbsp;<br><br><strong>Sejarah Harganas</strong><br>Perlu diinformasikan, setiap 29 Juni, masyarakat memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas). Tujuannya untuk merenungkan kembali arti penting keluarga sebagai fondasi kokoh dalam membangun bangsa yang sejahtera dan tangguh.&nbsp;<br><br>Menurut BKKBN, sejarah peringatan Hari Keluarga Nasional berkaitan dengan perjuangan para pahlawan setelah kemerdekaan Indonesia. Meskipun telah merdeka, kondisi negara saat itu masih belum stabil.&nbsp;<br><br>Untuk menjaga keamanan, wajib militer diberlakukan. Mereka yang berjuang di medan perang harus rela mengorbankan nyawa dan berpisah dari keluarga.&nbsp;<br><br>Berkat upaya yang telah dilakukan, Indonesia akhirnya memperoleh pengakuan kedaulatan dari Belanda pada 22 Juni 1949.&nbsp;<br><br>Seminggu kemudian, pada 29 Juni 1949, para pejuang yang selamat kembali berkumpul dengan keluarga.&nbsp;<br><br>Momen ini menjadi dasar pencetusan Hari Keluarga Nasional. Hari Keluarga Nasional diinisiasi Prof Dr Haryono Suyono, Ketua BKKBN pada era kepemimpinan Presiden Soeharto.&nbsp;<br><br>Hari Keluarga Nasional sebenarnya sudah ditetapkan sejak 29 Juni 1992. Namun, peringatan baru mendapatkan legalitas pada 15 September 2014 melalui Keppres RI Nomor 39 Tahun 2014.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062025/lepas-kirab-kenderaan-peringatan-harganas-ke-32-ini-kata-wabup-dairi_gxQ3km7Vc5.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wakil Bupati Dairi Terima Kunker Kepala KPP Pratama Kabanjahe, Ini Tujuannya</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/wakil&#45;bupati&#45;dairi&#45;terima&#45;kunker&#45;kepala&#45;kpp&#45;pratama&#45;kabanjahe&#45;ini&#45;tujuannya&#45;9N42o69A77/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/wakil&#45;bupati&#45;dairi&#45;terima&#45;kunker&#45;kepala&#45;kpp&#45;pratama&#45;kabanjahe&#45;ini&#45;tujuannya&#45;9N42o69A77/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 25 Jun 2025 15:15:46 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kabanjahe, di ruang rapat bupati, Rabu (25/6/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, pada kunjungan itu, Kepala KPP Pratama Kabanjahe Raden Rara Endah Padminingrum bersama dengan Kepala KP2KP Sidikalang beserta jajaran&amp;nbsp; menyampaikan maksud utama kunjungan adalah untuk menjalin silaturahmi antara KPP Kabanjahe dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi.&amp;nbsp;Endah menyampaikan bahwa kunjungan ini dilaksanakan untuk melakukan koordinasi dan sinergi antara KPP Pratama Kabanjahe dengan Pemkab Dairi dalam rangka pelaksanaan tugas pelayanan, pemberian edukasi perpajakan, pengawasan perpajakan, dan pertukaran data serta informasi. Dimana sejauh ini Pemerintah Kabupaten/kota merupakan kontributor penerimaan pajak terbesar.&amp;nbsp;Dalam kesempatan itu juga ia mensosialisasikan program SIGAP 128, sebuah inovasi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kabanjahe dalam upaya memberikan layanan prima kepada wajib pajak dan mewujudkan kegiatan layanan penyuluhan dan lainnya untuk lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan wajib pajak.&amp;nbsp;“Adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Dairi dapat mempermudah kinerja KPP dalam melakukan tugas di wilayah Kabupaten Dairi,” ujar Endah.&amp;nbsp;Wabup Dairi Wahyu Daniel Sagala menyatakan dukungan penuh kepada KPP Pratama Kabanjahe atas kinerja dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Juga akan mengimbau seluruh masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi untuk melakukan pemadanan data dalam hal penyetoran dan pemungutan pajak.&amp;nbsp;Wahyu menekankan pentingnya kolaborasi yang efektif untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih optimal.&amp;nbsp;Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi sinergi yang berkelanjutan antara KPP Pratama Kabanjahe, KP2KP Sidikalang dan Pemerintah Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Turut hadir dalam acara tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Suasta Ginting, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Dekman Sitopu.&amp;nbsp;Kemudian, Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Fatimah Boangmanalu dan Kabag Perekonomian Setda Lupinus Sembiring.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kabanjahe, di ruang rapat bupati, Rabu (25/6/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, pada kunjungan itu, Kepala KPP Pratama Kabanjahe Raden Rara Endah Padminingrum bersama dengan Kepala KP2KP Sidikalang beserta jajaran&nbsp; menyampaikan maksud utama kunjungan adalah untuk menjalin silaturahmi antara KPP Kabanjahe dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi.&nbsp;<br><br>Endah menyampaikan bahwa kunjungan ini dilaksanakan untuk melakukan koordinasi dan sinergi antara KPP Pratama Kabanjahe dengan Pemkab Dairi dalam rangka pelaksanaan tugas pelayanan, pemberian edukasi perpajakan, pengawasan perpajakan, dan pertukaran data serta informasi. Dimana sejauh ini Pemerintah Kabupaten/kota merupakan kontributor penerimaan pajak terbesar.&nbsp;<br><br>Dalam kesempatan itu juga ia mensosialisasikan program SIGAP 128, sebuah inovasi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kabanjahe dalam upaya memberikan layanan prima kepada wajib pajak dan mewujudkan kegiatan layanan penyuluhan dan lainnya untuk lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan wajib pajak.&nbsp;<br><br>“Adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Dairi dapat mempermudah kinerja KPP dalam melakukan tugas di wilayah Kabupaten Dairi,” ujar Endah.&nbsp;<br><br>Wabup Dairi Wahyu Daniel Sagala menyatakan dukungan penuh kepada KPP Pratama Kabanjahe atas kinerja dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Juga akan mengimbau seluruh masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi untuk melakukan pemadanan data dalam hal penyetoran dan pemungutan pajak.&nbsp;<br><br>Wahyu menekankan pentingnya kolaborasi yang efektif untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih optimal.&nbsp;<br><br>Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi sinergi yang berkelanjutan antara KPP Pratama Kabanjahe, KP2KP Sidikalang dan Pemerintah Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam acara tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Suasta Ginting, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Dekman Sitopu.&nbsp;<br><br>Kemudian, Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Fatimah Boangmanalu dan Kabag Perekonomian Setda Lupinus Sembiring.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062025/wakil-bupati-dairi-terima-kunker-kepala-kpp-pratama-kabanjahe-ini-tujuannya_PG5mc8YxTs.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Dairi: Media Memiliki Peran Penting Mendukung Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;media&#45;memiliki&#45;peran&#45;penting&#45;mendukung&#45;pemerintahan&#45;yang&#45;transparan&#45;dan&#45;akuntabel&#45;wKuVsiuqc8/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;media&#45;memiliki&#45;peran&#45;penting&#45;mendukung&#45;pemerintahan&#45;yang&#45;transparan&#45;dan&#45;akuntabel&#45;wKuVsiuqc8/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 24 Jun 2025 19:10:33 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga, mengatakan bahwa media memiliki peran penting untuk mendukung pemerintahan yang transparan dan akuntabel.&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, hal itu dikatakan Vickner dalam sambutannya saat menerima kunjungan silaturahmi Pimpinan Redaksi dan Pimpinan Perusahaan Tribunnews Medan, di ruang kerja bupati, Selasa (24/6/2025).&amp;nbsp;&quot;Media memiliki peran penting dalam mendukung pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Kami menyambut baik sinergi positif ini demi kemajuan Kabupaten Dairi,&quot; ujar Vickner.&amp;nbsp;Vickner menyebut menyambut baik kehadiran tim Tribunnews Medan dan menyampaikan apresiasi atas peran media massa dalam membangun opini publik yang konstruktif dan mendorong keterbukaan informasi kepada masyarakat.&amp;nbsp;Sementara Iin Sholihin Pemred Tribunnews Medan, menyampaikan komitmen untuk terus memberikan ruang pemberitaan yang berimbang, sekaligus memperkenalkan berbagai program media, baik digital maupun cetak, yang bisa mendukung promosi potensi daerah seperti UMKM, pariwisata, dan program prioritas pemerintah kabupaten.&amp;nbsp;Pertemuan diisi dengan diskusi ringan seputar tantangan media di era digital serta potensi kerja sama dalam hal pemberitaan program&#45;program pembangunan Pemerintah Kabupaten Dairi ke depan.&amp;nbsp;Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi Surung Charles Bantjin, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dairi Anggara Sinurat, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Judith Napitu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Iswan Togatorop.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga, mengatakan bahwa media memiliki peran penting untuk mendukung pemerintahan yang transparan dan akuntabel.&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, hal itu dikatakan Vickner dalam sambutannya saat menerima kunjungan silaturahmi Pimpinan Redaksi dan Pimpinan Perusahaan Tribunnews Medan, di ruang kerja bupati, Selasa (24/6/2025).&nbsp;<br><br>"Media memiliki peran penting dalam mendukung pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Kami menyambut baik sinergi positif ini demi kemajuan Kabupaten Dairi," ujar Vickner.&nbsp;<br><br>Vickner menyebut menyambut baik kehadiran tim Tribunnews Medan dan menyampaikan apresiasi atas peran media massa dalam membangun opini publik yang konstruktif dan mendorong keterbukaan informasi kepada masyarakat.&nbsp;<br><br>Sementara Iin Sholihin Pemred Tribunnews Medan, menyampaikan komitmen untuk terus memberikan ruang pemberitaan yang berimbang, sekaligus memperkenalkan berbagai program media, baik digital maupun cetak, yang bisa mendukung promosi potensi daerah seperti UMKM, pariwisata, dan program prioritas pemerintah kabupaten.&nbsp;<br><br>Pertemuan diisi dengan diskusi ringan seputar tantangan media di era digital serta potensi kerja sama dalam hal pemberitaan program-program pembangunan Pemerintah Kabupaten Dairi ke depan.&nbsp;<br><br>Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi Surung Charles Bantjin, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dairi Anggara Sinurat, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Judith Napitu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Iswan Togatorop.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062025/bupati-dairi-media-memiliki-peran-penting-mendukung-pemerintahan-yang-transparan-dan-akuntabel_h8sHikbaPx.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Dairi Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Pekan Ketiga Juni 2025</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;ikuti&#45;rakor&#45;pengendalian&#45;inflasi&#45;daerah&#45;pekan&#45;ketiga&#45;juni&#45;2025&#45;qU85Qrj663/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;ikuti&#45;rakor&#45;pengendalian&#45;inflasi&#45;daerah&#45;pekan&#45;ketiga&#45;juni&#45;2025&#45;qU85Qrj663/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 23 Jun 2025 16:17:37 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga, mengikuti Rapat Koorfinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Pekan Ketiga Bulan Juni 2025, di ruang rapat bupati, Senin (23/6/2015).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, rakor dipimpin Sekjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir dan diikuti secara luring oleh perwakilan kementerian, lembaga, dan badan terkait, serta secara daring oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dari seluruh pemerintah daerah (Pemda) se&#45;Indonesia.&amp;nbsp;Dalam arahannya, Tomsi menyampaikan bahwa nilai inflasi nasional hingga pekan ketiga 2025 masih dalam kondisi aman dan terkendali, yakni berada di angka 1,19 persen.&amp;nbsp;Secara khusus, harga berbagai komoditas bahan pangan menunjukkan tren penurunan. Komoditas yang sebelumnya berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) atau Harga Acuan Pemerintah (HAP), kini mulai mendekati batas harga normal.&amp;nbsp;&quot;Terjadinya penurunan harga&#45;harga komoditas pokok mendekati ambang batas harga normal sangat berdampak positif terhadap daya beli masyarakat,&quot; ujar Tomsi Tohir.&amp;nbsp;Dari tinjauan inflasi dan Indek Perkembangan harga memasuki pekan ketiga juni 2025 (pertengahan tahun), bahwa Inflasi Year to Date dari Juni 2020 = 1,09 %, Juni 2021 =0.74 %, Juni 2022 = 3.19%, Juni 2024= 1.24%, Juni 2024 = 1.07 %.&amp;nbsp;Sedangkan untuk tahun 2025 per bulan&amp;nbsp; Mei 2025 adalah sebesar 1.19 %. Inflasi Year to Date (pertengahan tahun 2025) dominan di sumbangkan makanan, minuman dan tembakau.&amp;nbsp;Sedang Komoditas yang memiliki andil dominan menyumbang inflasi, 5 tahun terakhir adalah beras. Dan untuk 5 bulan terakhir dan cabe merah, emas, dan juga kopi bubuk memberikan andil inflasi tertinggi.&amp;nbsp;Untuk Indeks Perkembangan Harga (IPH)&amp;nbsp; memasuki Pekan ketiga Bulan Juni 2025 menurut data SP2KP IPH tertinggi meliputi Kabupaten/Kota di Pulau Sumatera, Kalimantan, Papua, Papua pegunungan.&amp;nbsp;IPH tertinggi berada di Ogan ilir, Aceh utara, Aceh barat daya. Komoditi yang memegang andil menaikkan IPH di wilayah Sumatera, Kalimantan, Papua, dan Papua Pegunungan meliputi daging ayam ras, cabe rawit, daging sapi.&amp;nbsp;Sedang di pulau Jawa IPH tertinggi dipegang oleh Kabupaten Kota Wilayah Timur Pulau Jawa meliputi Lamongan dan lain sebagainya dipengaruhi komoditi beras, cabe rawit, bawang, merah, cabe merah.&amp;nbsp;Untuk penurunan IPH yang memegang andil adalah komoditi beras yang meliputi Kota Kupang, Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Sumba Tengah.&amp;nbsp;Mengingat dampak inflasi yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat, maka diperlukan strategi&amp;nbsp; menjaga stabilitas harga dan inflasi sesuai target nasional.&amp;nbsp;Tomsi kembali mengingatkan semua pihak untuk terus aktif dalam upaya pengendalian inflasi, jangan pernah lengah dalam pengawasan atau terlena bagi daerah yang nilai inflasinya baik.&amp;nbsp;Sebab kelalaian dapat mengakibatkan harga&#45;harga naik signifikan. Apalagi untuk Kabupaten/Kota yang nilai inflasinya masih tinggi.&amp;nbsp;Turut hadir dalam rakor tersebut Asisten Perekonomian Suasta Ginting, Kepala Bappeda Noventa Bangun, Kepala Dinas Perindagkop Iwan Taruna Berutu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Tetty Situmorang.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga, mengikuti Rapat Koorfinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Pekan Ketiga Bulan Juni 2025, di ruang rapat bupati, Senin (23/6/2015).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, rakor dipimpin Sekjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir dan diikuti secara luring oleh perwakilan kementerian, lembaga, dan badan terkait, serta secara daring oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dari seluruh pemerintah daerah (Pemda) se-Indonesia.&nbsp;<br><br>Dalam arahannya, Tomsi menyampaikan bahwa nilai inflasi nasional hingga pekan ketiga 2025 masih dalam kondisi aman dan terkendali, yakni berada di angka 1,19 persen.&nbsp;<br><br>Secara khusus, harga berbagai komoditas bahan pangan menunjukkan tren penurunan. Komoditas yang sebelumnya berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) atau Harga Acuan Pemerintah (HAP), kini mulai mendekati batas harga normal.&nbsp;<br><br>"Terjadinya penurunan harga-harga komoditas pokok mendekati ambang batas harga normal sangat berdampak positif terhadap daya beli masyarakat," ujar Tomsi Tohir.&nbsp;<br><br>Dari tinjauan inflasi dan Indek Perkembangan harga memasuki pekan ketiga juni 2025 (pertengahan tahun), bahwa Inflasi Year to Date dari Juni 2020 = 1,09 %, Juni 2021 =0.74 %, Juni 2022 = 3.19%, Juni 2024= 1.24%, Juni 2024 = 1.07 %.&nbsp;<br><br>Sedangkan untuk tahun 2025 per bulan&nbsp; Mei 2025 adalah sebesar 1.19 %. Inflasi Year to Date (pertengahan tahun 2025) dominan di sumbangkan makanan, minuman dan tembakau.&nbsp;<br><br>Sedang Komoditas yang memiliki andil dominan menyumbang inflasi, 5 tahun terakhir adalah beras. Dan untuk 5 bulan terakhir dan cabe merah, emas, dan juga kopi bubuk memberikan andil inflasi tertinggi.&nbsp;<br><br>Untuk Indeks Perkembangan Harga (IPH)&nbsp; memasuki Pekan ketiga Bulan Juni 2025 menurut data SP2KP IPH tertinggi meliputi Kabupaten/Kota di Pulau Sumatera, Kalimantan, Papua, Papua pegunungan.&nbsp;<br><br>IPH tertinggi berada di Ogan ilir, Aceh utara, Aceh barat daya. Komoditi yang memegang andil menaikkan IPH di wilayah Sumatera, Kalimantan, Papua, dan Papua Pegunungan meliputi daging ayam ras, cabe rawit, daging sapi.&nbsp;<br><br>Sedang di pulau Jawa IPH tertinggi dipegang oleh Kabupaten Kota Wilayah Timur Pulau Jawa meliputi Lamongan dan lain sebagainya dipengaruhi komoditi beras, cabe rawit, bawang, merah, cabe merah.&nbsp;<br><br>Untuk penurunan IPH yang memegang andil adalah komoditi beras yang meliputi Kota Kupang, Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Sumba Tengah.&nbsp;<br><br>Mengingat dampak inflasi yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat, maka diperlukan strategi&nbsp; menjaga stabilitas harga dan inflasi sesuai target nasional.&nbsp;<br><br>Tomsi kembali mengingatkan semua pihak untuk terus aktif dalam upaya pengendalian inflasi, jangan pernah lengah dalam pengawasan atau terlena bagi daerah yang nilai inflasinya baik.&nbsp;<br><br>Sebab kelalaian dapat mengakibatkan harga-harga naik signifikan. Apalagi untuk Kabupaten/Kota yang nilai inflasinya masih tinggi.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam rakor tersebut Asisten Perekonomian Suasta Ginting, Kepala Bappeda Noventa Bangun, Kepala Dinas Perindagkop Iwan Taruna Berutu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Tetty Situmorang.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062025/bupati-dairi-ikuti-rakor-pengendalian-inflasi-daerah-pekan-ketiga-juni-2025_gIiCJ62Xdd.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Dairi Serahkan SK CPNS 5 Lulusan STTD</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;serahkan&#45;sk&#45;cpns&#45;5&#45;lulusan&#45;sttd&#45;2c5Th10BHo/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;serahkan&#45;sk&#45;cpns&#45;5&#45;lulusan&#45;sttd&#45;2c5Th10BHo/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 21 Jun 2025 16:09:37 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga menyerahkan SK CPNS kepada 5 orang lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) di Dairi 2025, di ruang rapat pendopo bupati, Sabtu (21/6/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, 5 orang lulusan STTD dimaksud telah ditunjuk langsung penugasannya ke instansi terkait sesuai dengan surat dari Menpan RB.&amp;nbsp;Kelimanya, Fransiska Sirait S.Tr.Tra, Anugerah Sihombing S.Tr.Tra, Binsar Tua Sihombing A.Md.Tra, Mitra Angkat A.Md.Tra dan Petrus Nainggolan A.Md.Tra.&amp;nbsp;Dalam sambutannya Bupati Dairi menyampaikan selamat kepada 5 orang lulusan STTD serta meminta agar menjaga nama baik sekolah dimanapun berada.&amp;nbsp;&quot;Kita harus jaga nama baik, serta belajar untuk sabar, modal kerja mengawali anda bertugas, tinggalkanlah dedikasi baik dimanapun, berinteraksi kepada senior, loyal kepada atasan dan membimbing junior,&quot; kata Vickner.&amp;nbsp;Ditambahkan, CPNS atau PNS dengan segala jabatan seluruhnya adalah pejabat, sehingga jangan mudah terkontaminasi dengan hal yang dapat membuat kesalahan.&amp;nbsp;Vickner berharap agar para CPNS itu dapat membuktikan bahwa mereka lulusan STTD yang memiliki kompetensi dengan kemampuan yang dimiliki.&amp;nbsp;&quot;Dairi ini penuh dinamika, kita adalah birokrat yang tegak lurus dengan aturan. Mari semangat serta jangan sia&#45;siakan, negara berkorban buat dirimu, anda akan belajar tentang kesabaran, dilatih dan diuji. Kita sebagai aparatur harus dapat memberi kesejukan di tengah&#45;tengah masyarakat,&quot; kata Vickner.&amp;nbsp;&quot;Kita harapkan semua akan berjalan dengan normal sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan. Kembangkan kompetensi, kembangkan dirimu, jangan sampai membuat kesalahan dalam menjalankan tugas serta jaga nama baik almamatermu. Selamat bergabung di Pemkab Dairi,” tutup Vickner.&amp;nbsp;Turut hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Surung Charles Lamhot Bantjin, Inspektorat Dairi Eddy Banurea, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Dekman Sitopu, Kadis Perhubungan Hasudungan Leo Sianturi dan Kepala BKPSDM Junihardi Siregar.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga menyerahkan SK CPNS kepada 5 orang lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) di Dairi 2025, di ruang rapat pendopo bupati, Sabtu (21/6/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, 5 orang lulusan STTD dimaksud telah ditunjuk langsung penugasannya ke instansi terkait sesuai dengan surat dari Menpan RB.&nbsp;<br><br>Kelimanya, Fransiska Sirait S.Tr.Tra, Anugerah Sihombing S.Tr.Tra, Binsar Tua Sihombing A.Md.Tra, Mitra Angkat A.Md.Tra dan Petrus Nainggolan A.Md.Tra.&nbsp;<br><br>Dalam sambutannya Bupati Dairi menyampaikan selamat kepada 5 orang lulusan STTD serta meminta agar menjaga nama baik sekolah dimanapun berada.&nbsp;<br><br>"Kita harus jaga nama baik, serta belajar untuk sabar, modal kerja mengawali anda bertugas, tinggalkanlah dedikasi baik dimanapun, berinteraksi kepada senior, loyal kepada atasan dan membimbing junior," kata Vickner.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, CPNS atau PNS dengan segala jabatan seluruhnya adalah pejabat, sehingga jangan mudah terkontaminasi dengan hal yang dapat membuat kesalahan.&nbsp;<br><br>Vickner berharap agar para CPNS itu dapat membuktikan bahwa mereka lulusan STTD yang memiliki kompetensi dengan kemampuan yang dimiliki.&nbsp;<br><br>"Dairi ini penuh dinamika, kita adalah birokrat yang tegak lurus dengan aturan. Mari semangat serta jangan sia-siakan, negara berkorban buat dirimu, anda akan belajar tentang kesabaran, dilatih dan diuji. Kita sebagai aparatur harus dapat memberi kesejukan di tengah-tengah masyarakat," kata Vickner.&nbsp;<br><br>"Kita harapkan semua akan berjalan dengan normal sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan. Kembangkan kompetensi, kembangkan dirimu, jangan sampai membuat kesalahan dalam menjalankan tugas serta jaga nama baik almamatermu. Selamat bergabung di Pemkab Dairi,” tutup Vickner.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Surung Charles Lamhot Bantjin, Inspektorat Dairi Eddy Banurea, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Dekman Sitopu, Kadis Perhubungan Hasudungan Leo Sianturi dan Kepala BKPSDM Junihardi Siregar.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062025/bupati-dairi-serahkan-sk-cpns-5-lulusan-sttd_8WgJf3tFl9.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Program MBG, Wabup Dairi Hadiri Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan BGN</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/program&#45;mbg&#45;wabup&#45;dairi&#45;hadiri&#45;penandatanganan&#45;nota&#45;kesepahaman&#45;dengan&#45;bgn&#45;L2AkBzAVvT/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/program&#45;mbg&#45;wabup&#45;dairi&#45;hadiri&#45;penandatanganan&#45;nota&#45;kesepahaman&#45;dengan&#45;bgn&#45;L2AkBzAVvT/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 20 Jun 2025 14:39:41 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Wakil Bupati (Wabup) Dairi Wahyu Daniel Sagala menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman bersama Badan Gizi Nasional (BGN) yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) bersama BGN, di aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) di Medan, Kamis (19/6/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, hadir dalam penandatanganan ini, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Kepala BGN Dadan Hindayana, Wagubsu H.Surya, Ketua DPRD Provsu Erni Ariyanti, dan 33 kepala daerah se&#45;Sumatera Utara.&amp;nbsp;&quot;Ini hal baik bagi kami. Program bapak presiden manfaatnya luar biasa di daerah. Dalam kesempatan ini kami ingin memastikan komitmen kami bersama menyukseskan program makan bergizi gratis dengan rencana penyediaan 1200 SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di Sumatera Utara,&quot; kata Gubsu dalam sambutannya.&amp;nbsp;&quot;Kami sudah mengingatkan kabupaten kota untuk menyiapkan lahan kurang lebih 800m2. Sebab, program ini adalah salah satu program utama yang akan selalu diingat masyarakat. Saya meminta seluruh kabupaten kota turut membantu, sebab hingga saat ini baru terbentuk 65 SPPG di Sumatera Utara. Ini guna mensejahterakan masyarakat kita,&quot; katanya lagi.&amp;nbsp;Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana menyampaikan keberhasilan program ini tidak terlepas dari komitmen bersama. Disebut, komitmen dari berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program tersebut di lapangan.&amp;nbsp;BGN menilai program MBG menjadi titik awal pembentukan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.&amp;nbsp;&quot;Makan Bergizi Gratis adalah langkah strategis pemerintahan Presiden Prabowo dalam mencapai Indonesia Emas 2045,&quot; katanya.&amp;nbsp;Turut mendampingi wakil bupati, hadir Kadis Kesehatan Henry Manik, Plt.Kadis Pendidikan Maryadi Simanjorang, Kabid Kesmas Imelda Purba dan undangan lain.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Wakil Bupati (Wabup) Dairi Wahyu Daniel Sagala menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman bersama Badan Gizi Nasional (BGN) yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) bersama BGN, di aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) di Medan, Kamis (19/6/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, hadir dalam penandatanganan ini, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Kepala BGN Dadan Hindayana, Wagubsu H.Surya, Ketua DPRD Provsu Erni Ariyanti, dan 33 kepala daerah se-Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>"Ini hal baik bagi kami. Program bapak presiden manfaatnya luar biasa di daerah. Dalam kesempatan ini kami ingin memastikan komitmen kami bersama menyukseskan program makan bergizi gratis dengan rencana penyediaan 1200 SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di Sumatera Utara," kata Gubsu dalam sambutannya.&nbsp;<br><br>"Kami sudah mengingatkan kabupaten kota untuk menyiapkan lahan kurang lebih 800m2. Sebab, program ini adalah salah satu program utama yang akan selalu diingat masyarakat. Saya meminta seluruh kabupaten kota turut membantu, sebab hingga saat ini baru terbentuk 65 SPPG di Sumatera Utara. Ini guna mensejahterakan masyarakat kita," katanya lagi.&nbsp;<br><br>Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana menyampaikan keberhasilan program ini tidak terlepas dari komitmen bersama. Disebut, komitmen dari berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program tersebut di lapangan.&nbsp;<br><br>BGN menilai program MBG menjadi titik awal pembentukan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.&nbsp;<br><br>"Makan Bergizi Gratis adalah langkah strategis pemerintahan Presiden Prabowo dalam mencapai Indonesia Emas 2045," katanya.&nbsp;<br><br>Turut mendampingi wakil bupati, hadir Kadis Kesehatan Henry Manik, Plt.Kadis Pendidikan Maryadi Simanjorang, Kabid Kesmas Imelda Purba dan undangan lain.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062025/program-mbg-wabup-dairi-hadiri-penandatanganan-nota-kesepahaman-dengan-bgn_560k2DUPWE.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dairi Hijau, Pemkab Tanam Pohon di Rest Area Lae Pondom Silalahi I</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/dairi&#45;hijau&#45;pemkab&#45;tanam&#45;pohon&#45;di&#45;rest&#45;area&#45;lae&#45;pondom&#45;silalahi&#45;i&#45;EGjrSWXaj5/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/dairi&#45;hijau&#45;pemkab&#45;tanam&#45;pohon&#45;di&#45;rest&#45;area&#45;lae&#45;pondom&#45;silalahi&#45;i&#45;EGjrSWXaj5/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 12 Jun 2025 17:32:56 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Surung Charles L. Bantjin beserta OPD terkait, melakukan penanam pohon di lokasi rest area Lae Pondom di Kawasan Hutan Lindung (HL) Kabupaten Dairi, yang berada di Desa Silalahi I, Kecamatan Silahisabungan, Kamis (12/06/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, adapun jenis pohon yang ditanam dilokasi tersebut adalah jenis pohon Tabebuya 75 batang,&amp;nbsp; Ketapang Kencana 75 batang, Pucuk Merah 50 batang.&amp;nbsp;Sekda Surung Charles L. Bantjin mengatakan bahwa rest area perlu menjadi contoh dalam pelestarian lingkungan.&amp;nbsp;&quot;Mengingat fungsi rest area sebagai tempat istirahat yang ramai, dan nyaman yang menawarkan keindahan alam yang pelestarian lingkungannya harus dilakukan dengan serius,&quot; katanya.&amp;nbsp;Charles menambahkan, penanaman pohon tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam upaya penanggulangan longsor,&amp;nbsp; mengurangi polusi udara di sekitar kawasan rest area.&amp;nbsp;Dimana diketahui kawasan hutan lindung Lae Pondom sudah menjadi lahan sentral yang harus dijaga kelestariannya dalam mengantisipasi longsor dan banjir dikawasan Kecamatan Silahisabungan.&amp;nbsp;Hal tersebut sejalan dengan program merawat bumi yang menjadi program unggulan Pemkab Dairi.&amp;nbsp;&quot;Mari bersama&#45;sama merawat bumi dengan penanaman pohon yang dapat mengendalikan keseimbangan ekosistem dan pelestarian alam,&quot; kata Charles.&amp;nbsp;Selesai melakukan penanaman pohon, Sekda Dairi beserta rombongan langsung meninjau jalan longsor di Lae Pondom dan disambut langsung Sundarin, Supervisor PT. CIKALIM, dan Ronaldo Sianturi (konsultan) yang sedang berada dilokasi untuk memantau perkembangan perbaikan jalan longsor.&amp;nbsp;Turut mendampingi, Asisten Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Jonny Hutasoit, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Suasta Ginting, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sahat Maruli Sinaga, Kasatpol PP Horas Pardede, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Leo Sianturi, Camat Silahisabungan Iwan Simarmata.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Surung Charles L. Bantjin beserta OPD terkait, melakukan penanam pohon di lokasi rest area Lae Pondom di Kawasan Hutan Lindung (HL) Kabupaten Dairi, yang berada di Desa Silalahi I, Kecamatan Silahisabungan, Kamis (12/06/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, adapun jenis pohon yang ditanam dilokasi tersebut adalah jenis pohon Tabebuya 75 batang,&nbsp; Ketapang Kencana 75 batang, Pucuk Merah 50 batang.&nbsp;<br><br>Sekda Surung Charles L. Bantjin mengatakan bahwa rest area perlu menjadi contoh dalam pelestarian lingkungan.&nbsp;<br><br>"Mengingat fungsi rest area sebagai tempat istirahat yang ramai, dan nyaman yang menawarkan keindahan alam yang pelestarian lingkungannya harus dilakukan dengan serius," katanya.&nbsp;<br><br>Charles menambahkan, penanaman pohon tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam upaya penanggulangan longsor,&nbsp; mengurangi polusi udara di sekitar kawasan rest area.&nbsp;<br><br>Dimana diketahui kawasan hutan lindung Lae Pondom sudah menjadi lahan sentral yang harus dijaga kelestariannya dalam mengantisipasi longsor dan banjir dikawasan Kecamatan Silahisabungan.&nbsp;<br><br>Hal tersebut sejalan dengan program merawat bumi yang menjadi program unggulan Pemkab Dairi.&nbsp;<br><br>"Mari bersama-sama merawat bumi dengan penanaman pohon yang dapat mengendalikan keseimbangan ekosistem dan pelestarian alam," kata Charles.&nbsp;<br><br>Selesai melakukan penanaman pohon, Sekda Dairi beserta rombongan langsung meninjau jalan longsor di Lae Pondom dan disambut langsung Sundarin, Supervisor PT. CIKALIM, dan Ronaldo Sianturi (konsultan) yang sedang berada dilokasi untuk memantau perkembangan perbaikan jalan longsor.&nbsp;<br><br>Turut mendampingi, Asisten Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Jonny Hutasoit, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Suasta Ginting, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sahat Maruli Sinaga, Kasatpol PP Horas Pardede, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Leo Sianturi, Camat Silahisabungan Iwan Simarmata.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062025/dairi-hijau-pemkab-tanam-pohon-di-rest-area-lae-pondom-silalahi-i_43n74jDmU9.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dukung Swasembada Pangan, Dinas PKPP Dairi Tanam Padi di DI Sikaleut</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/dukung&#45;swasembada&#45;pangan&#45;dinas&#45;pkpp&#45;dairi&#45;tanam&#45;padi&#45;di&#45;di&#45;sikaleut&#45;n6Ff6RHBze/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/dukung&#45;swasembada&#45;pangan&#45;dinas&#45;pkpp&#45;dairi&#45;tanam&#45;padi&#45;di&#45;di&#45;sikaleut&#45;n6Ff6RHBze/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 11 Jun 2025 19:31:23 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Dalam berbagai kesempatan, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, seringkali menegaskan bahwa Indonesia harus mampu memenuhi kebutuhan pangan dari produksi dalam negeri tanpa ketergantungan impor.&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, sejalan dengan arahan itu, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Dairi melakukan tanam bersama tanaman padi dihamparan kurang lebih 55 hektar yang berada di Desa Hutarakyat, Kecamatan Sidikalang tepatnya di Daerah Irigasi (DI) Sikaleut.&amp;nbsp;Ditemui disela tanam bersama, Kepala Dinas PKPP Dairi Robot Simanullang menyampaikan kegiatan hari ini merupakan rangkaian kegiatan &apos;mendoakan benih&apos; yang sudah dilakukan pada 15 Mei lalu di Gereja HKBP Hutarakyat.&amp;nbsp;&quot;Padi yang kita tanam hari ini merupakan padi yang berasal dari benih yang sudah kita doakan bersama beberapa waktu lalu sebagai bentuk komitmen kita mendukung penuh program pemerintah yaitu swasembada pangan. Persoalan ketahanan pangan bukan hanya percepatan tanam yang lebih cepat, tetapi juga tentang inovasi, kolaborasi, dan optimalisasi semua potensi pertanian lokal,&quot; kata Robot.&amp;nbsp;Dijelaskan, Dinas PKPP, sebagaimana instruksi Bupati Dairi Vickner Sinaga bahwa sebagai kabupaten dengan mayoritas penduduknya bertani, Dairi harus mampu mencukupi kebutuhan pangan terutama padi secara mandiri, tentu dengan berbagai dukungan dari pemerintah.&amp;nbsp;Ia juga berharap tanam padi&amp;nbsp; bersama yang dilaksanakan hari ini akan diikuti oleh petani lain dihamparan yang sama sehingga akan mempermudah Dinas Pertanian melalui para PPL melakukan tugasnya.&amp;nbsp;&quot;Kita berharap yang kita tanam ini akan diikuti oleh para petani lain terutama yang berada di hamparan ini. sehingga kita dari Dinas Pertanian lewat para PPL kita akan lebih mudah untuk melakukan penyuluhan bila para petani melakukan tanam padi secara serentak, atau dalam waktu yang tidak terlalu berjarak,&quot; katanya.&amp;nbsp;&quot;Dengan demikian kita harap areal ini mampu menghasilkan panen padi sesuai harapan kita. Harapan lain, walau saat ini produksi panen padi kita memang surplus&amp;nbsp; namun kita tidak boleh berdiam diri harus tetap memberdayakan hamparan sawah untuk tidak mengalami peralihan komoditi selain padi sehingga program pemerintah dengan swasembadi bisa kita pertahankan. kita mulai dulu dari kabupaten kita,&apos;&apos; tambahnya.&amp;nbsp;Direncanakan, dalam waktu dekat, yakni setelah seluruh hamparan selesai ditanami, Dinas PKPP bersama petani yang tergabung dalam kelompok tani bersepakat akan bergotong&#45;royong melakukan perbaikan saluran irigasi persawahan tersier yang memang butuh penanganan.&amp;nbsp;Kegiatan tanam padi bersama ini juga diisi dengan kegiatan penyuluhan pada para petani oleh Huntal Ambarita dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Tanaman Pangan, Hortikultura dan Pengawasan Mutu Keamanan Pangan (PTPH dan PMKP) Sumut.&amp;nbsp;Huntal menyampaikan berbagai metode pertanian seperti padi yang selama ini keliru penanganannya, termasuk metode pencegahan dan pengendalian hama tanaman.&amp;nbsp;Berbagai langkah dan prosedur yang seharusnya dilakukan oleh petani guna mendongkrak hasil panen yang maksimal juga turut ia paparkan.&amp;nbsp;Petani berharap, penyuluhan serupa terus giat dilakukan bukan hanya untuk mendongkrak hasil panen namun perlu untuk menambah pengetahuan dunia pertanian.&amp;nbsp;Turut serta dalam kegiatan ini, Kabid Penyuluhan Sukaedah Angkat, Kabid Tanaman Pangan dan HortikulturaSorta Dewi Panggabean, Babinkamtibmas, Adi S, para penyuluh, petani dan ketua kelompok tani.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Dalam berbagai kesempatan, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, seringkali menegaskan bahwa Indonesia harus mampu memenuhi kebutuhan pangan dari produksi dalam negeri tanpa ketergantungan impor.&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, sejalan dengan arahan itu, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Dairi melakukan tanam bersama tanaman padi dihamparan kurang lebih 55 hektar yang berada di Desa Hutarakyat, Kecamatan Sidikalang tepatnya di Daerah Irigasi (DI) Sikaleut.&nbsp;<br><br>Ditemui disela tanam bersama, Kepala Dinas PKPP Dairi Robot Simanullang menyampaikan kegiatan hari ini merupakan rangkaian kegiatan 'mendoakan benih' yang sudah dilakukan pada 15 Mei lalu di Gereja HKBP Hutarakyat.&nbsp;<br><br>"Padi yang kita tanam hari ini merupakan padi yang berasal dari benih yang sudah kita doakan bersama beberapa waktu lalu sebagai bentuk komitmen kita mendukung penuh program pemerintah yaitu swasembada pangan. Persoalan ketahanan pangan bukan hanya percepatan tanam yang lebih cepat, tetapi juga tentang inovasi, kolaborasi, dan optimalisasi semua potensi pertanian lokal," kata Robot.&nbsp;<br><br>Dijelaskan, Dinas PKPP, sebagaimana instruksi Bupati Dairi Vickner Sinaga bahwa sebagai kabupaten dengan mayoritas penduduknya bertani, Dairi harus mampu mencukupi kebutuhan pangan terutama padi secara mandiri, tentu dengan berbagai dukungan dari pemerintah.&nbsp;<br><br>Ia juga berharap tanam padi&nbsp; bersama yang dilaksanakan hari ini akan diikuti oleh petani lain dihamparan yang sama sehingga akan mempermudah Dinas Pertanian melalui para PPL melakukan tugasnya.&nbsp;<br><br>"Kita berharap yang kita tanam ini akan diikuti oleh para petani lain terutama yang berada di hamparan ini. sehingga kita dari Dinas Pertanian lewat para PPL kita akan lebih mudah untuk melakukan penyuluhan bila para petani melakukan tanam padi secara serentak, atau dalam waktu yang tidak terlalu berjarak," katanya.&nbsp;<br><br>"Dengan demikian kita harap areal ini mampu menghasilkan panen padi sesuai harapan kita. Harapan lain, walau saat ini produksi panen padi kita memang surplus&nbsp; namun kita tidak boleh berdiam diri harus tetap memberdayakan hamparan sawah untuk tidak mengalami peralihan komoditi selain padi sehingga program pemerintah dengan swasembadi bisa kita pertahankan. kita mulai dulu dari kabupaten kita,'' tambahnya.&nbsp;<br><br>Direncanakan, dalam waktu dekat, yakni setelah seluruh hamparan selesai ditanami, Dinas PKPP bersama petani yang tergabung dalam kelompok tani bersepakat akan bergotong-royong melakukan perbaikan saluran irigasi persawahan tersier yang memang butuh penanganan.&nbsp;<br><br>Kegiatan tanam padi bersama ini juga diisi dengan kegiatan penyuluhan pada para petani oleh Huntal Ambarita dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Tanaman Pangan, Hortikultura dan Pengawasan Mutu Keamanan Pangan (PTPH dan PMKP) Sumut.&nbsp;<br><br>Huntal menyampaikan berbagai metode pertanian seperti padi yang selama ini keliru penanganannya, termasuk metode pencegahan dan pengendalian hama tanaman.&nbsp;<br><br>Berbagai langkah dan prosedur yang seharusnya dilakukan oleh petani guna mendongkrak hasil panen yang maksimal juga turut ia paparkan.&nbsp;<br><br>Petani berharap, penyuluhan serupa terus giat dilakukan bukan hanya untuk mendongkrak hasil panen namun perlu untuk menambah pengetahuan dunia pertanian.&nbsp;<br><br>Turut serta dalam kegiatan ini, Kabid Penyuluhan Sukaedah Angkat, Kabid Tanaman Pangan dan HortikulturaSorta Dewi Panggabean, Babinkamtibmas, Adi S, para penyuluh, petani dan ketua kelompok tani.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062025/dukung-swasembada-pangan-dinas-pkpp-dairi-tanam-padi-di-di-sikaleut_EoVY1wICPp.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wabup Dairi Salat Idul Adha di Masjid Agung Sidikalang</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/wabup&#45;dairi&#45;salat&#45;idul&#45;adha&#45;di&#45;masjid&#45;agung&#45;sidikalang&#45;19f9N3CU0S/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/wabup&#45;dairi&#45;salat&#45;idul&#45;adha&#45;di&#45;masjid&#45;agung&#45;sidikalang&#45;19f9N3CU0S/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 06 Jun 2025 13:44:39 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utata, Wahyu Daniel Sagala melaksanakan salat Idul Adha 1446 H/2025, di Masjid Agung Sidikalang, Jumat (6/6/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, tema Idul Adha 1446 H/2025 adalah &quot;Idul Adha membentuk Karakter berkepedulian Sosial&quot;.&amp;nbsp;Imam Muhammad Sanif dalam khotbahnya menyampaikan bahwa&amp;nbsp;sebaiknya berkah di Hari Raya Idul Adha adalah berkurban kepada sesama.&amp;nbsp;Itulah bentuk kepedulian sosial sebagai umat yang diberkahi. Dalam kepedulian sosial ada pengorbanan kepada sesama.&amp;nbsp;&quot;Sebaiknya kurban yang kita berikan, sebagai wujud menunjukkan sikap kesabaran dan ketegasan untuk berbagi kebaikan kepada sesama. Barang siapa punya kemampuan menyembelih kurban, jangan pernah menahan kebaikan kepada sesama. Dengan demikian kepedulian dan kesetiakawanan sosial tercipta di tengah masyarakat dan Kabupaten Dairi,&quot; katanya.&amp;nbsp;Selesai melaksanakan salat Idul Adha, Wakil Bupati bersilaturahmi dengan Pengurus BKM Masjid dan seluruh jamaah yang hadir.&amp;nbsp;Dalam wawancara ia mengharapkan momentum Idul Adha juga benar&#45;benar mampu mengantarkan tatanan kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia yang berlandaskan nilai&#45;nilai agama, akhlak mulia, kebersamaan dan kasih sayang dan terus saling peduli demi terciptanya tatanan masyarakat yang berharkat dan bermartabat, sejahtera dan berkeadaban.&amp;nbsp;Makna ini mengisyaratkan bahwa setiap muslim yang merayakan Idul Adha atau yang kita sebut juga dengan Hari Raya Qurban sebenarnya dia sedang merayakan kesucian rohaninya dan menikmati sikap keberagamaan yang benar dan tetap terpelihara serta terus bersemi.&amp;nbsp;&quot;Hendaknya kita mengacu pada pola kehidupan yang Islami. Yaitu, pola kehidupan yang bernafaskan nilai&#45;nilai spiritualitas dan akhlak mulia, tingkatkan ukhuwah islamiyah agar diri menjadi bersih,&quot; katanya.&amp;nbsp;Sehabis bersilaturahmi, Wakil Bupati Dairi meninjau proses pemotongan kurban lembu yang merupakan sumbangan dari Presiden RI Prabowo Subianto, dan Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution di Masjid Al&#45;Kautsar Desa Silumboyah dan Desa Pangaribuan Kecamatan Siempat Nempu Hulu.&amp;nbsp;Ketua BKM Masjid Agung Sidikalang, Dunggar Angkat menjelaskan jumlah kurban pada Idul Adha 1446H/2025&amp;nbsp; adalah lembu 3 ekor dan kambing 14 ekor.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utata, Wahyu Daniel Sagala melaksanakan salat Idul Adha 1446 H/2025, di Masjid Agung Sidikalang, Jumat (6/6/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, tema Idul Adha 1446 H/2025 adalah "Idul Adha membentuk Karakter berkepedulian Sosial".&nbsp;<br><br>Imam Muhammad Sanif dalam khotbahnya menyampaikan bahwa&nbsp;<br>sebaiknya berkah di Hari Raya Idul Adha adalah berkurban kepada sesama.&nbsp;<br><br>Itulah bentuk kepedulian sosial sebagai umat yang diberkahi. Dalam kepedulian sosial ada pengorbanan kepada sesama.&nbsp;<br><br>"Sebaiknya kurban yang kita berikan, sebagai wujud menunjukkan sikap kesabaran dan ketegasan untuk berbagi kebaikan kepada sesama. Barang siapa punya kemampuan menyembelih kurban, jangan pernah menahan kebaikan kepada sesama. Dengan demikian kepedulian dan kesetiakawanan sosial tercipta di tengah masyarakat dan Kabupaten Dairi," katanya.&nbsp;<br><br>Selesai melaksanakan salat Idul Adha, Wakil Bupati bersilaturahmi dengan Pengurus BKM Masjid dan seluruh jamaah yang hadir.&nbsp;<br><br>Dalam wawancara ia mengharapkan momentum Idul Adha juga benar-benar mampu mengantarkan tatanan kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia yang berlandaskan nilai-nilai agama, akhlak mulia, kebersamaan dan kasih sayang dan terus saling peduli demi terciptanya tatanan masyarakat yang berharkat dan bermartabat, sejahtera dan berkeadaban.&nbsp;<br><br>Makna ini mengisyaratkan bahwa setiap muslim yang merayakan Idul Adha atau yang kita sebut juga dengan Hari Raya Qurban sebenarnya dia sedang merayakan kesucian rohaninya dan menikmati sikap keberagamaan yang benar dan tetap terpelihara serta terus bersemi.&nbsp;<br><br>"Hendaknya kita mengacu pada pola kehidupan yang Islami. Yaitu, pola kehidupan yang bernafaskan nilai-nilai spiritualitas dan akhlak mulia, tingkatkan ukhuwah islamiyah agar diri menjadi bersih," katanya.&nbsp;<br><br>Sehabis bersilaturahmi, Wakil Bupati Dairi meninjau proses pemotongan kurban lembu yang merupakan sumbangan dari Presiden RI Prabowo Subianto, dan Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution di Masjid Al-Kautsar Desa Silumboyah dan Desa Pangaribuan Kecamatan Siempat Nempu Hulu.&nbsp;<br><br>Ketua BKM Masjid Agung Sidikalang, Dunggar Angkat menjelaskan jumlah kurban pada Idul Adha 1446H/2025&nbsp; adalah lembu 3 ekor dan kambing 14 ekor.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062025/wabup-dairi-salat-idul-adha-di-masjid-agung-sidikalang_3PwBtQTqj3.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Dairi Tinjau Hewan Kurban Bantuan Presiden dan Gubsu</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;tinjau&#45;hewan&#45;kurban&#45;bantuan&#45;presiden&#45;dan&#45;gubsu&#45;og0p4ZG69v/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/bupati&#45;dairi&#45;tinjau&#45;hewan&#45;kurban&#45;bantuan&#45;presiden&#45;dan&#45;gubsu&#45;og0p4ZG69v/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 05 Jun 2025 11:12:26 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Jelang Hari Raya Idul Adha, Bupati Dairi Vickner Sinaga didampingi Wakil Bupati (Wabup) Wahyu Daniel Sagala meninjau hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Afif Nasution, untuk masyarakat Kabupaten Dairi, di Desa Pangaribuan dan Desa Silumboyah Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Rabu (4/6/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, pemeriksaan terhadap hewan kurban dilakukan oleh tim medis untuk memastikan kondisi hewan dalam keadaan sehat dan memenuhi syarat sah secara syariat.&amp;nbsp;&quot;Pemeriksaan ini penting untuk menjamin keamanan dan kelayakan hewan kurban sebelum disalurkan kepada masyarakat,” jelas Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan, Robot Simanullang, yang turut dalam pengecekan tersebut.&amp;nbsp;Adapun Bupati Dairi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian dari Presiden dan Gubernur Sumut terhadap masyarakat khususnya dalam menyambut Hari Raya Idul Adha.&amp;nbsp;&quot;Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga hewan kurban ini membawa keberkahan, mempererat silaturahmi, dan semakin memperkuat rasa kebersamaan ditengah masyarakat,” katanya.&amp;nbsp;Setelah menyerahkan sapi kurban kepada pengurus masjid, Vickner berpesan untuk tetap menjaga sapi kurban dengan baik sampai harinya tiba dan mengajak masyarakat untuk terus bersyukur, sehingga nikmat Allah akan bertambah.&amp;nbsp;Di akhir sambutannya, Vickner Sinaga kembali mengkampanyekan gotong royong sebagai identitas leluhur kita dalam setiap lini pembangunan di Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Ia optimis dengan semangat gotong royong, kesetiakawanan sosial dan upaya merawat bumi sebagai program utama Pemerintah Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Hal ini sangat potensial menjadi solusi dalam masalah peningkatan kualitas hidup dan ekonomi masyarakat di pedesaan.&amp;nbsp;Turut hadir dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Ny. Rita Puspita Vikcner Sinaga dan Camat Siempat Nempu Hulu Koko M. Angkat.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Jelang Hari Raya Idul Adha, Bupati Dairi Vickner Sinaga didampingi Wakil Bupati (Wabup) Wahyu Daniel Sagala meninjau hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Afif Nasution, untuk masyarakat Kabupaten Dairi, di Desa Pangaribuan dan Desa Silumboyah Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Rabu (4/6/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, pemeriksaan terhadap hewan kurban dilakukan oleh tim medis untuk memastikan kondisi hewan dalam keadaan sehat dan memenuhi syarat sah secara syariat.&nbsp;<br><br>"Pemeriksaan ini penting untuk menjamin keamanan dan kelayakan hewan kurban sebelum disalurkan kepada masyarakat,” jelas Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan, Robot Simanullang, yang turut dalam pengecekan tersebut.&nbsp;<br><br>Adapun Bupati Dairi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian dari Presiden dan Gubernur Sumut terhadap masyarakat khususnya dalam menyambut Hari Raya Idul Adha.&nbsp;<br><br>"Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga hewan kurban ini membawa keberkahan, mempererat silaturahmi, dan semakin memperkuat rasa kebersamaan ditengah masyarakat,” katanya.&nbsp;<br><br>Setelah menyerahkan sapi kurban kepada pengurus masjid, Vickner berpesan untuk tetap menjaga sapi kurban dengan baik sampai harinya tiba dan mengajak masyarakat untuk terus bersyukur, sehingga nikmat Allah akan bertambah.&nbsp;<br><br>Di akhir sambutannya, Vickner Sinaga kembali mengkampanyekan gotong royong sebagai identitas leluhur kita dalam setiap lini pembangunan di Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Ia optimis dengan semangat gotong royong, kesetiakawanan sosial dan upaya merawat bumi sebagai program utama Pemerintah Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Hal ini sangat potensial menjadi solusi dalam masalah peningkatan kualitas hidup dan ekonomi masyarakat di pedesaan.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Ny. Rita Puspita Vikcner Sinaga dan Camat Siempat Nempu Hulu Koko M. Angkat.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062025/bupati-dairi-tinjau-hewan-kurban-bantuan-presiden-dan-gubsu_v0HiaGp2fy.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Rakor Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih, Ini Kata Bupati Dairi</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/rakor&#45;percepatan&#45;pembentukan&#45;koperasi&#45;merah&#45;putih&#45;ini&#45;kata&#45;bupati&#45;dairi&#45;0Ey6LwxK27/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/rakor&#45;percepatan&#45;pembentukan&#45;koperasi&#45;merah&#45;putih&#45;ini&#45;kata&#45;bupati&#45;dairi&#45;0Ey6LwxK27/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 04 Jun 2025 16:50:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, Sumatera Utara, terus mendorong percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, hal itu disampaikan Bupati Dairi Vickner Sinaga didampingi Wakil Bupati (Wabup) Wahyu Daniel Sagala, saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) percepatan pembentukan Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Dairi, di Balai Budaya, Sidikalang, Rabu (4/6/2025).&amp;nbsp;Rakorda itu dihadiri tim dari Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan yang dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, Dandy Satria Iswara.&amp;nbsp;Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan program prioritas yang harus dituntaskan paling lambat 20 Juni 2025.&amp;nbsp;Langkah ini sesuai dengan arahan Presiden melalui Kementerian Koperasi dan UKM yang tertuang dalam Peraturan Menteri Koperasi Nomor 1 Tahun 2025.&amp;nbsp;Ia mengatakan, hingga saat ini 169 desa dan kelurahan&amp;nbsp; sudah membentuk Koperasi Merah Putih setelah melalui musyawarah desa.&amp;nbsp;”Kami berterima kasih telah dipercaya menjadi tuan rumah diskusi ini. Pertemuan ini awal yang baik. Saya paham sekali terkait koperasi ini, jika tidak dikelola dengan baik sangat rawan. Untuk itu saya siap memimpin koperasi ini kedepan di Kabupten Dairi. Kami akan maksimalkan dengan cluster dengan praktek &#45;praktek&amp;nbsp; bersama pengurus yang benar&#45;benar riil,&quot; katanya.&amp;nbsp;Vickner menegaskan, pembentukan koperasi yang bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat desa selaras dengan slogan yang diangkat kembali yakni gotong royong.&amp;nbsp;Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau progres pembentukan koperasi di lapangan.&amp;nbsp;&quot;Kami siap mendukung penuh program ini, semoga seluruh proses rampung sesuai target. Setidaknya untuk Dairi kami akan membangun kapasita dan komunikasi untuk mengetahui secara legalnya. Harapan kami jika ada modul terkait koperasi sebagai referensi mari kita coba bahas bersama,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;Sementara Dandy Satria Iswara, menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Dairi telah menjadi tuan rumah rakor ini bersama 4 kabupaten lain, yakni, Pakpak Bharat, Samosir, Humbang Hasundutan, dan Tanah Karo.&amp;nbsp;Ia menyebut, berdasarkan data yang masuk, Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Dairi sudah 100 persen.&amp;nbsp;&quot;Kami berharap ini dapat membangun desa di setiap kabupaten yang hadir saat ini. Jadikan Koperasi sebagai wadah pengembangan desa. Ini kesempatan ditengah efisiensi anggaran pemerintah,&quot; katanya.&amp;nbsp;Acara juga diisi dengan penyerahan Akta Notaris Pembentukan Koperasi Desa, dan diakhiri dengan tanya jawab seputar pembentukan koperasi.&amp;nbsp;Hadir juga, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, mewakili Bupati Humbang Hasundutan, mewakili bupati Pakpak Bharat.&amp;nbsp;Kemudian, mewakili Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provsu, Kepala Dinas Pertanian Dairi Robot Simanullang, Kadis Perindagkop Iwan Taruna Berutu, Kadis PMD Simon Tonny Malau, para camat, kepala desa dan pengurus koperasi serta notaris.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, Sumatera Utara, terus mendorong percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, hal itu disampaikan Bupati Dairi Vickner Sinaga didampingi Wakil Bupati (Wabup) Wahyu Daniel Sagala, saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) percepatan pembentukan Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Dairi, di Balai Budaya, Sidikalang, Rabu (4/6/2025).&nbsp;<br><br>Rakorda itu dihadiri tim dari Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan yang dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, Dandy Satria Iswara.&nbsp;<br><br>Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan program prioritas yang harus dituntaskan paling lambat 20 Juni 2025.&nbsp;<br><br>Langkah ini sesuai dengan arahan Presiden melalui Kementerian Koperasi dan UKM yang tertuang dalam Peraturan Menteri Koperasi Nomor 1 Tahun 2025.&nbsp;<br><br>Ia mengatakan, hingga saat ini 169 desa dan kelurahan&nbsp; sudah membentuk Koperasi Merah Putih setelah melalui musyawarah desa.&nbsp;<br><br>”Kami berterima kasih telah dipercaya menjadi tuan rumah diskusi ini. Pertemuan ini awal yang baik. Saya paham sekali terkait koperasi ini, jika tidak dikelola dengan baik sangat rawan. Untuk itu saya siap memimpin koperasi ini kedepan di Kabupten Dairi. Kami akan maksimalkan dengan cluster dengan praktek -praktek&nbsp; bersama pengurus yang benar-benar riil," katanya.&nbsp;<br><br>Vickner menegaskan, pembentukan koperasi yang bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat desa selaras dengan slogan yang diangkat kembali yakni gotong royong.&nbsp;<br><br>Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau progres pembentukan koperasi di lapangan.&nbsp;<br><br>"Kami siap mendukung penuh program ini, semoga seluruh proses rampung sesuai target. Setidaknya untuk Dairi kami akan membangun kapasita dan komunikasi untuk mengetahui secara legalnya. Harapan kami jika ada modul terkait koperasi sebagai referensi mari kita coba bahas bersama," ujarnya.&nbsp;<br><br>Sementara Dandy Satria Iswara, menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Dairi telah menjadi tuan rumah rakor ini bersama 4 kabupaten lain, yakni, Pakpak Bharat, Samosir, Humbang Hasundutan, dan Tanah Karo.&nbsp;<br><br>Ia menyebut, berdasarkan data yang masuk, Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Dairi sudah 100 persen.&nbsp;<br><br>"Kami berharap ini dapat membangun desa di setiap kabupaten yang hadir saat ini. Jadikan Koperasi sebagai wadah pengembangan desa. Ini kesempatan ditengah efisiensi anggaran pemerintah," katanya.&nbsp;<br><br>Acara juga diisi dengan penyerahan Akta Notaris Pembentukan Koperasi Desa, dan diakhiri dengan tanya jawab seputar pembentukan koperasi.&nbsp;<br><br>Hadir juga, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, mewakili Bupati Humbang Hasundutan, mewakili bupati Pakpak Bharat.&nbsp;<br><br>Kemudian, mewakili Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provsu, Kepala Dinas Pertanian Dairi Robot Simanullang, Kadis Perindagkop Iwan Taruna Berutu, Kadis PMD Simon Tonny Malau, para camat, kepala desa dan pengurus koperasi serta notaris.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062025/rakor-percepatan-pembentukan-koperasi-merah-putih-ini-kata-bupati-dairi_NukL1yaV1t.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Ketua TP PKK Provsu Beserta Tim Supervisi PKK berkunjung ke Dairi</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/ketua&#45;tp&#45;pkk&#45;provsu&#45;beserta&#45;tim&#45;supervisi&#45;pkk&#45;berkunjung&#45;ke&#45;dairi&#45;U52Wb1b1bV/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/ketua&#45;tp&#45;pkk&#45;provsu&#45;beserta&#45;tim&#45;supervisi&#45;pkk&#45;berkunjung&#45;ke&#45;dairi&#45;U52Wb1b1bV/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 03 Jun 2025 16:09:25 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Ketua TP PKK Provinsi Sumut (Provsu) Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution beserta tim supervisi PKK, berkunjung ke Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Selasa (3/6/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, Bupati Dairi Vickner Sinaga menyambut baik kehadiran tim Supervisi TP PKK Provsu tersebut.&amp;nbsp;&quot;Kami merasa sangat terhormat atas kehadiran bapak dan ibu dalam rangka memberikan pembinaan atas pelaksanaan program&#45;program PKK di Kabupaten Dairi,&quot; sebut Vickner.&amp;nbsp;Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaaan kepada seluruh kader PKK dari tingkat Kabupaten Dairi hingga kelurahan/desa yang telah mengabdikan tenaga, waktu dan pikirannya demi kemajuan masyarakat.&amp;nbsp;&quot;Kami juga berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi antara TP PKK Provinsi Sumut dan TP PKK Kabupaten Dairi. Serta mendorong terciptanya inovasi dan kolaborasi yang lebih luas antar daerah dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat, walaupun ditengah tsunami anggaran yang melanda,&quot; katanya.&amp;nbsp;Sementara Ketua TP PKK Provinsi Sumut Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution dalam sambutannya menyampaikan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari program kerja PKK.&amp;nbsp;Demi menghadirkan gerakan PKK di tengah&#45;tengah keluarga serta segenap masyarakat, guna mewujudkan peran PKK sebagai pendukung program pemerintah.&amp;nbsp;Walaupun dalam kondisi tsunami anggaran yang sama di tingkat Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang menyebut, optimis melihat peluang dan semangat gotong royong program PKK dapat terealisasi dengan optimal.&amp;nbsp;Dikatakan, secara umum, pembinaan supervisi meliputi bidang kelembagaan, bidang administrasi, dan bidang kelompok kerja yang membahas 10 Pokok Program PKK. Ia menilai peran ibu sangat penting karena ibu merupakan pendidik yang pertama dan utama.&amp;nbsp;&quot;Penting untuk diperhatikan, pelaksanaan pembinaan ini merupakan upaya pengembangan dan pembangunan maksimal, aktif, dan bangga dengan PKK. Untuk itu, marilah kita tanamkan tekad untuk berperan serta dalam&amp;nbsp; pembangunan masyarakat, melalui kolaborasi menuju Sumut berkah,&quot; ajaknya.&amp;nbsp;Usai acara, Tim Supervisi langsung berdiskusi dan melakukan supervisi para anggota PKK Kabupaten Dairi yang meliputi Pokja I Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, Gotong Royong.&amp;nbsp;Pokja II Pendidikan dan Ketrampilan, Pengembangan Kehidupan Berkoperasi, Pokja III Pangan, Sandang, Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga dan Pokja IV Kesehatan, Kelestarian Lingkungan Hidup, dan Perencanaan Sehat.&amp;nbsp;Tidak lupa Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution beserta tim supervisi PKK mengunjungi stand pameran kerajinan dan produk unggulan daerah yang diinisiasi oleh PKK Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Turut serta dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi Surung Charles L. Bantjin, Staf Ahli TP. PKK Sri Dewi Wahyu Sagala, Ketua Dharma Wanita Ermawati Charles Bantjin, para kepala OPD dan Camat.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Ketua TP PKK Provinsi Sumut (Provsu) Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution beserta tim supervisi PKK, berkunjung ke Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Selasa (3/6/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, Bupati Dairi Vickner Sinaga menyambut baik kehadiran tim Supervisi TP PKK Provsu tersebut.&nbsp;<br><br>"Kami merasa sangat terhormat atas kehadiran bapak dan ibu dalam rangka memberikan pembinaan atas pelaksanaan program-program PKK di Kabupaten Dairi," sebut Vickner.&nbsp;<br><br>Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaaan kepada seluruh kader PKK dari tingkat Kabupaten Dairi hingga kelurahan/desa yang telah mengabdikan tenaga, waktu dan pikirannya demi kemajuan masyarakat.&nbsp;<br><br>"Kami juga berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi antara TP PKK Provinsi Sumut dan TP PKK Kabupaten Dairi. Serta mendorong terciptanya inovasi dan kolaborasi yang lebih luas antar daerah dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat, walaupun ditengah tsunami anggaran yang melanda," katanya.&nbsp;<br><br>Sementara Ketua TP PKK Provinsi Sumut Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution dalam sambutannya menyampaikan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari program kerja PKK.&nbsp;<br><br>Demi menghadirkan gerakan PKK di tengah-tengah keluarga serta segenap masyarakat, guna mewujudkan peran PKK sebagai pendukung program pemerintah.&nbsp;<br><br>Walaupun dalam kondisi tsunami anggaran yang sama di tingkat Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang menyebut, optimis melihat peluang dan semangat gotong royong program PKK dapat terealisasi dengan optimal.&nbsp;<br><br>Dikatakan, secara umum, pembinaan supervisi meliputi bidang kelembagaan, bidang administrasi, dan bidang kelompok kerja yang membahas 10 Pokok Program PKK. Ia menilai peran ibu sangat penting karena ibu merupakan pendidik yang pertama dan utama.&nbsp;<br><br>"Penting untuk diperhatikan, pelaksanaan pembinaan ini merupakan upaya pengembangan dan pembangunan maksimal, aktif, dan bangga dengan PKK. Untuk itu, marilah kita tanamkan tekad untuk berperan serta dalam&nbsp; pembangunan masyarakat, melalui kolaborasi menuju Sumut berkah," ajaknya.&nbsp;<br><br>Usai acara, Tim Supervisi langsung berdiskusi dan melakukan supervisi para anggota PKK Kabupaten Dairi yang meliputi Pokja I Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, Gotong Royong.&nbsp;<br><br>Pokja II Pendidikan dan Ketrampilan, Pengembangan Kehidupan Berkoperasi, Pokja III Pangan, Sandang, Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga dan Pokja IV Kesehatan, Kelestarian Lingkungan Hidup, dan Perencanaan Sehat.&nbsp;<br><br>Tidak lupa Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution beserta tim supervisi PKK mengunjungi stand pameran kerajinan dan produk unggulan daerah yang diinisiasi oleh PKK Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Turut serta dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi Surung Charles L. Bantjin, Staf Ahli TP. PKK Sri Dewi Wahyu Sagala, Ketua Dharma Wanita Ermawati Charles Bantjin, para kepala OPD dan Camat.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062025/ketua-tp-pkk-provsu-beserta-tim-supervisi-pkk-berkunjung-ke-dairi_pa3wffbJ42.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wabup Dairi Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Sosor Lontung</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/wabup&#45;dairi&#45;tinjau&#45;perbaikan&#45;jalan&#45;longsor&#45;di&#45;sosor&#45;lontung&#45;U38aj5iV6i/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/wabup&#45;dairi&#45;tinjau&#45;perbaikan&#45;jalan&#45;longsor&#45;di&#45;sosor&#45;lontung&#45;U38aj5iV6i/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 30 May 2025 14:37:29 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Hotmaida Butar&#45;Butar dan Camat Siempat Nempu Binuar Malau, meninjau perbaikan jalan longsor di Desa Sosor Lontung, Kecamatan Siempat Nempu, Selasa (27/5/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, diketahui, longsor terjadi pada April 2025. Jalan yang longsor itu merupakan akses penghubung antar desa dan kecamatan, yang vital bagi mobilitas warga serta perputaran perekonomian.&amp;nbsp;Dalam kunjungannya, Wakil Bupati Dairi mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi akan berupaya untuk segera melakukan perbaikan.&amp;nbsp;”Menghadapi situasi bencana ini, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi akibat bencana ini,&quot; katanya.&amp;nbsp;Disebut, meski anggaran daerah terbatas, namun tetap mencari solusi terbaik melalui dana Belanja Tidak Terduga (BTT), mengingat kondisi ini bersifat darurat.&amp;nbsp;Pemerintah berharap masyarakat bersabar dan mendukung proses perbaikan jalan, dikarenakan infrastruktur yang baik sangat penting untuk kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Hotmaida Butar-Butar dan Camat Siempat Nempu Binuar Malau, meninjau perbaikan jalan longsor di Desa Sosor Lontung, Kecamatan Siempat Nempu, Selasa (27/5/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, diketahui, longsor terjadi pada April 2025. Jalan yang longsor itu merupakan akses penghubung antar desa dan kecamatan, yang vital bagi mobilitas warga serta perputaran perekonomian.&nbsp;<br><br>Dalam kunjungannya, Wakil Bupati Dairi mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi akan berupaya untuk segera melakukan perbaikan.&nbsp;<br><br>”Menghadapi situasi bencana ini, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi akibat bencana ini," katanya.&nbsp;<br><br>Disebut, meski anggaran daerah terbatas, namun tetap mencari solusi terbaik melalui dana Belanja Tidak Terduga (BTT), mengingat kondisi ini bersifat darurat.&nbsp;<br><br>Pemerintah berharap masyarakat bersabar dan mendukung proses perbaikan jalan, dikarenakan infrastruktur yang baik sangat penting untuk kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052025/wabup-dairi-tinjau-perbaikan-jalan-longsor-di-sosor-lontung_ZmC9R84Adk.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Banyak Gapoktan di Dairi Tidak Menebus Pupuk Bersubsidi</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/banyak&#45;gapoktan&#45;di&#45;dairi&#45;tidak&#45;menebus&#45;pupuk&#45;bersubsidi&#45;2E4JN94moq/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/banyak&#45;gapoktan&#45;di&#45;dairi&#45;tidak&#45;menebus&#45;pupuk&#45;bersubsidi&#45;2E4JN94moq/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 29 May 2025 11:51:54 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Banyak Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, dikabarkan tidak menebus pupuk bersubsidi dari kios pengecer.&amp;nbsp;Beberapa pengusaha kios pengecer di Kecamatan Sumbul dan Parbuluan dikonfirmasi wartawan, membenarkan hal itu, Rabu (28/5/2025).&amp;nbsp;Salah satu pemilik kios, marga Sigalingging, mengakui sejak bulan Januari 2025 penebusan pupuk bersubsidi sangat rendah dibanding tahun sebelumnya. Pemilik kios pun merasa rugi.&amp;nbsp;&quot;Kalau alasan petani, mereka tidak menebus pupuk akibat harga hasil pertanian mereka sangat redah dan murah. Petani tidak seberapa produktif dalam bertani tanaman yang butuh pupuk banyak. Contohnya cabai, tomat. Sekarang mereka petani banyak beralih tanaman,&quot; kata Sigalingging, ditanya penyebab minimnya penebusan pupuk itu.&amp;nbsp;Diakui, walau demikian, saat ini para kios tetap menebus pupuk dari distributor dan dibuat digudang, karena diprediksi pada bulan Juni ini, pupuk bersubsidi akan ditebus masing&#45;masing gapoktan.&amp;nbsp;Terpisah, Kabag Perekonomian Setdakab Dairi Lipinus Sembiring dikonfirmasi membenarkan kondisi dimaksud.&amp;nbsp;&quot;Melihat dari empat jenis pupuk bersubsidi, Urea, NPK, NPK&#45;FK dan organik, sisa penyaluran dalam laporan dari masing&#45;masing kecamatan berada dikategori 30 persen dari rencana penyaluran sebelumnya. Artinya penebusan pupuk oleh poktan minim, mungkin harga&#45;harga produk pertanian sekarang murah,&quot; kata Lipinus.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Banyak Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, dikabarkan tidak menebus pupuk bersubsidi dari kios pengecer.&nbsp;<br><br>Beberapa pengusaha kios pengecer di Kecamatan Sumbul dan Parbuluan dikonfirmasi wartawan, membenarkan hal itu, Rabu (28/5/2025).&nbsp;<br><br>Salah satu pemilik kios, marga Sigalingging, mengakui sejak bulan Januari 2025 penebusan pupuk bersubsidi sangat rendah dibanding tahun sebelumnya. Pemilik kios pun merasa rugi.&nbsp;<br><br>"Kalau alasan petani, mereka tidak menebus pupuk akibat harga hasil pertanian mereka sangat redah dan murah. Petani tidak seberapa produktif dalam bertani tanaman yang butuh pupuk banyak. Contohnya cabai, tomat. Sekarang mereka petani banyak beralih tanaman," kata Sigalingging, ditanya penyebab minimnya penebusan pupuk itu.&nbsp;<br><br>Diakui, walau demikian, saat ini para kios tetap menebus pupuk dari distributor dan dibuat digudang, karena diprediksi pada bulan Juni ini, pupuk bersubsidi akan ditebus masing-masing gapoktan.&nbsp;<br><br>Terpisah, Kabag Perekonomian Setdakab Dairi Lipinus Sembiring dikonfirmasi membenarkan kondisi dimaksud.&nbsp;<br><br>"Melihat dari empat jenis pupuk bersubsidi, Urea, NPK, NPK-FK dan organik, sisa penyaluran dalam laporan dari masing-masing kecamatan berada dikategori 30 persen dari rencana penyaluran sebelumnya. Artinya penebusan pupuk oleh poktan minim, mungkin harga-harga produk pertanian sekarang murah," kata Lipinus.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052025/banyak-gapoktan-di-dairi-tidak-menebus-pupuk-bersubsidi_9tahIF8pdO.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wabup Dairi Pantau Gotong Royong di Panji Dabutar</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/wabup&#45;dairi&#45;pantau&#45;gotong&#45;royong&#45;di&#45;panji&#45;dabutar&#45;pMOqmiQ316/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/wabup&#45;dairi&#45;pantau&#45;gotong&#45;royong&#45;di&#45;panji&#45;dabutar&#45;pMOqmiQ316/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 27 May 2025 17:06:25 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala bersama Camat Sitinjo Untung Nahampun memantau kegiatan gotong royong perbaikan jalan di Kelurahan Panji Dabutar, Kecamatan Sitinjo, Selasa (27/5/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, dengan program Jalan Tanpa Genangan Air (JATAGENA) Bupati Dairi Vickner Sinaga telah memerintahkan seluruh jajaran terkait untuk menindaklanjuti berita yang beredar di sosial media.&amp;nbsp;Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Segala menyampaikan, ditengah kondisi efisiensi, semua dilakukan secara gotong&#45;royong, dan swadaya.&amp;nbsp;&quot;Perbaikan jalan melibatkan gotong royong antara pemerintah dan masyarakat, khususnya di beberapa titik jalan yang tergenang air. Camat, bersama kepala desa dan jajaran secara bersama&#45; sama lakukan perbaikan jalan,&quot; katanya.&amp;nbsp;&quot;Gotong royong ini dengan merabat jalan karena ketidaktersediaan anggaran. Tetapi justru hal seperti ini membuat kita menjadi lebih akrab silaturahmi terjaga dengan bagus,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;Kepada masyarakat, Wakil Bupati Dairi berpesan untuk senantiasa bersabar. Ditengah efisiensi anggaran, pemerintah akan terus melakukan upaya mewujudkan Jatagena yang ditargetkan rampung akhir Mei ini.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala bersama Camat Sitinjo Untung Nahampun memantau kegiatan gotong royong perbaikan jalan di Kelurahan Panji Dabutar, Kecamatan Sitinjo, Selasa (27/5/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, dengan program Jalan Tanpa Genangan Air (JATAGENA) Bupati Dairi Vickner Sinaga telah memerintahkan seluruh jajaran terkait untuk menindaklanjuti berita yang beredar di sosial media.&nbsp;<br><br>Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Segala menyampaikan, ditengah kondisi efisiensi, semua dilakukan secara gotong-royong, dan swadaya.&nbsp;<br><br>"Perbaikan jalan melibatkan gotong royong antara pemerintah dan masyarakat, khususnya di beberapa titik jalan yang tergenang air. Camat, bersama kepala desa dan jajaran secara bersama- sama lakukan perbaikan jalan," katanya.&nbsp;<br><br>"Gotong royong ini dengan merabat jalan karena ketidaktersediaan anggaran. Tetapi justru hal seperti ini membuat kita menjadi lebih akrab silaturahmi terjaga dengan bagus," tambahnya.&nbsp;<br><br>Kepada masyarakat, Wakil Bupati Dairi berpesan untuk senantiasa bersabar. Ditengah efisiensi anggaran, pemerintah akan terus melakukan upaya mewujudkan Jatagena yang ditargetkan rampung akhir Mei ini.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052025/wabup-dairi-pantau-gotong-royong-di-panji-dabutar_9B7uvKqJ5x.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemkab Dairi Salurkan Bantuan Kemensos RI Kepada 41 PPKS</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/pemkab&#45;dairi&#45;salurkan&#45;bantuan&#45;kemensos&#45;ri&#45;kepada&#45;41&#45;ppks&#45;tr28Qb7Jrz/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/pemkab&#45;dairi&#45;salurkan&#45;bantuan&#45;kemensos&#45;ri&#45;kepada&#45;41&#45;ppks&#45;tr28Qb7Jrz/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 26 May 2025 14:23:09 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, Sumatera Utara, menyalurkan bantuan atensi dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI kepada 41 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dari lima kecamatan, di pendopo Bupati Dairi, Minggu (25/5/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan PPKS oleh Bupati Dairi Vickner Sinaga bersama Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala.&amp;nbsp;Dalam sambutannya, Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan apresiasi kepada Kemensos RI atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat di wilayahnya.&amp;nbsp;&quot;Saya berharap, program atensi dari Kemensos RI tersebut dapat menjangkau lebih banyak masyarakat Kabupaten Dairi yang benar&#45;benar memerlukan bantuan,&quot; katanya.&amp;nbsp;Vickner juga mengapresiasi langkah Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Dairi yang aktif melakukan pendekatan, termasuk juga mendata dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.&amp;nbsp;Bupati Dairi berpesan kepada masyarakat penerima manfaat, supaya senantiasa bersyukur kepada Tuhan, dan bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan dengan sebaik&#45;baiknya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, Sumatera Utara, menyalurkan bantuan atensi dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI kepada 41 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dari lima kecamatan, di pendopo Bupati Dairi, Minggu (25/5/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan PPKS oleh Bupati Dairi Vickner Sinaga bersama Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala.&nbsp;<br><br>Dalam sambutannya, Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan apresiasi kepada Kemensos RI atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat di wilayahnya.&nbsp;<br><br>"Saya berharap, program atensi dari Kemensos RI tersebut dapat menjangkau lebih banyak masyarakat Kabupaten Dairi yang benar-benar memerlukan bantuan," katanya.&nbsp;<br><br>Vickner juga mengapresiasi langkah Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Dairi yang aktif melakukan pendekatan, termasuk juga mendata dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.&nbsp;<br><br>Bupati Dairi berpesan kepada masyarakat penerima manfaat, supaya senantiasa bersyukur kepada Tuhan, dan bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052025/pemkab-dairi-salurkan-bantuan-kemensos-ri-kepada-41-ppks_2txYsqx5FY.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Program 1 Juta Pohon, Bupati Dairi Tanam Pohon Kemiri di Lau Molgap</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/program&#45;1&#45;juta&#45;pohon&#45;bupati&#45;dairi&#45;tanam&#45;pohon&#45;kemiri&#45;di&#45;lau&#45;molgap&#45;cx6q6d0RDT/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/program&#45;1&#45;juta&#45;pohon&#45;bupati&#45;dairi&#45;tanam&#45;pohon&#45;kemiri&#45;di&#45;lau&#45;molgap&#45;cx6q6d0RDT/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 23 May 2025 14:33:08 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi Vickner Sinaga bersama Ketua TP PKK Ny. Vickner Rita Lintong Puspita melakukan kunjungan kerja ke Desa Lau Molgap, Kecamatan Tigalingga, dalam rangka pencanangan program penanaman 1 juta pohon untuk wilayah Dairi, Kamis (22/5/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, kegiatan ditandai dengan penanaman secara simbolis bibit kemiri dan pembagian bibit kepada masyarakat kecamatan Tigalingga khusus nya Desa Lau Molgap.&amp;nbsp;Bupati Dairi Vickner Sinaga dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan dimulai dari desa.&amp;nbsp;&quot;Mulak tondi tu rumah. Kita bangun dari desa. Gotong royong adalah warisan nenek moyang yang harus kita pelihara. Bumi ini kita yang merusak, maka kita pula yang wajib memperbaiki,&quot; katanya.&amp;nbsp;Ia menambahkan bahwa Dairi pernah dikenal luas karena komoditas nilam, kopi, kemiri, dan tembakau. Kini, semangat itu kembali dihidupkan melalui program pertanian lestari.&amp;nbsp;Pemerintah Kabupaten Dairi juga telah menanggung iuran BPJS senilai Rp1,7 miliar untuk 9.000 warga yang akan efektif berlaku mulai 1 Juni, sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.&amp;nbsp;Di bidang infrastruktur, bupati menyampaikan bahwa jaringan listrik untuk Desa Juma Gerat saat ini tengah dalam daftar tunggu dan segera akan disambungkan.&amp;nbsp;Ia juga menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, sopan, dan nyaman karena pelayanan yang baik bisa turut meringankan rasa sakit pasien.&amp;nbsp;&quot;Mari kita tinggalkan peringkat 28 dan melompat menuju 5 besar. Semua dimulai dari kepala desa sebagai ujung tombak pembangunan,&quot; katanya.&amp;nbsp;Terkait persoalan sampah, bupati menegaskan akan dilakukan penertiban dan meminta tidak ada lagi sampah berserakan di lingkungan masyarakat.&amp;nbsp;Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Dairi mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan. Dia menekankan pentingnya menanami wilayah kritis dengan kemiri sebagai upaya mencegah bencana longsor.&amp;nbsp;Kepala Desa Lau Molgap menyampaikan apresiasi atas kunjungan bupati dan menegaskan bahwa melalui semangat gotong royong, desa mereka kini terbebas dari genangan air. Ia juga menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung program unggulan Pemkab Dairi, Jatagena.&amp;nbsp;&quot;Sebanyak 2 ribu bibit kemiri telah disalurkan ke seluruh desa di Kecamatan Tigalingga. Bibit tersebut ditanam di lahan miring yang rawan longsor, mengingat kemiri merupakan tanaman yang memiliki akar kuat dan dapat berfungsi sebagai penahan tanah. Selain nilai ekologis, kemiri juga memiliki nilai historis sebagai tanaman warisan leluhur,&quot; katanya.&amp;nbsp;Kegiatan diakhiri dengan penyerahan simbolis bibit kemiri kepada warga dan tokoh masyarakat serta penanaman bersama sebagai simbol komitmen kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat untuk membangun Dairi yang hijau dan tangguh.&amp;nbsp;Turut hadir di kegiatan itu, Kepala Dinas Pertanian Robot Simanullang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup beserta staf, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, babinsa, serta organisasi kepemudaan AMPI, Camat Tigalingga, seluruh kepala desa di Kecamatan Tigalingga.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi Vickner Sinaga bersama Ketua TP PKK Ny. Vickner Rita Lintong Puspita melakukan kunjungan kerja ke Desa Lau Molgap, Kecamatan Tigalingga, dalam rangka pencanangan program penanaman 1 juta pohon untuk wilayah Dairi, Kamis (22/5/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, kegiatan ditandai dengan penanaman secara simbolis bibit kemiri dan pembagian bibit kepada masyarakat kecamatan Tigalingga khusus nya Desa Lau Molgap.&nbsp;<br><br>Bupati Dairi Vickner Sinaga dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan dimulai dari desa.&nbsp;<br><br>"Mulak tondi tu rumah. Kita bangun dari desa. Gotong royong adalah warisan nenek moyang yang harus kita pelihara. Bumi ini kita yang merusak, maka kita pula yang wajib memperbaiki," katanya.&nbsp;<br><br>Ia menambahkan bahwa Dairi pernah dikenal luas karena komoditas nilam, kopi, kemiri, dan tembakau. Kini, semangat itu kembali dihidupkan melalui program pertanian lestari.&nbsp;<br><br>Pemerintah Kabupaten Dairi juga telah menanggung iuran BPJS senilai Rp1,7 miliar untuk 9.000 warga yang akan efektif berlaku mulai 1 Juni, sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.&nbsp;<br><br>Di bidang infrastruktur, bupati menyampaikan bahwa jaringan listrik untuk Desa Juma Gerat saat ini tengah dalam daftar tunggu dan segera akan disambungkan.&nbsp;<br><br>Ia juga menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, sopan, dan nyaman karena pelayanan yang baik bisa turut meringankan rasa sakit pasien.&nbsp;<br><br>"Mari kita tinggalkan peringkat 28 dan melompat menuju 5 besar. Semua dimulai dari kepala desa sebagai ujung tombak pembangunan," katanya.&nbsp;<br><br>Terkait persoalan sampah, bupati menegaskan akan dilakukan penertiban dan meminta tidak ada lagi sampah berserakan di lingkungan masyarakat.&nbsp;<br><br>Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Dairi mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan. Dia menekankan pentingnya menanami wilayah kritis dengan kemiri sebagai upaya mencegah bencana longsor.&nbsp;<br><br>Kepala Desa Lau Molgap menyampaikan apresiasi atas kunjungan bupati dan menegaskan bahwa melalui semangat gotong royong, desa mereka kini terbebas dari genangan air. Ia juga menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung program unggulan Pemkab Dairi, Jatagena.&nbsp;<br><br>"Sebanyak 2 ribu bibit kemiri telah disalurkan ke seluruh desa di Kecamatan Tigalingga. Bibit tersebut ditanam di lahan miring yang rawan longsor, mengingat kemiri merupakan tanaman yang memiliki akar kuat dan dapat berfungsi sebagai penahan tanah. Selain nilai ekologis, kemiri juga memiliki nilai historis sebagai tanaman warisan leluhur," katanya.&nbsp;<br><br>Kegiatan diakhiri dengan penyerahan simbolis bibit kemiri kepada warga dan tokoh masyarakat serta penanaman bersama sebagai simbol komitmen kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat untuk membangun Dairi yang hijau dan tangguh.&nbsp;<br><br>Turut hadir di kegiatan itu, Kepala Dinas Pertanian Robot Simanullang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup beserta staf, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, babinsa, serta organisasi kepemudaan AMPI, Camat Tigalingga, seluruh kepala desa di Kecamatan Tigalingga.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052025/program-1-juta-pohon-bupati-dairi-tanam-pohon-kemiri-di-lau-molgap_268ZkhVrc0.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bimtek Etos Kerja Profesional ASN dan Desiminasi Peraturan Program UHC, Ini Kata Bupati Dairi</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/bimtek&#45;etos&#45;kerja&#45;profesional&#45;asn&#45;dan&#45;desiminasi&#45;peraturan&#45;program&#45;uhc&#45;ini&#45;kata&#45;bupati&#45;dairi&#45;7hGNg7psvt/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/bimtek&#45;etos&#45;kerja&#45;profesional&#45;asn&#45;dan&#45;desiminasi&#45;peraturan&#45;program&#45;uhc&#45;ini&#45;kata&#45;bupati&#45;dairi&#45;7hGNg7psvt/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 22 May 2025 14:55:36 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga didampingi Sekretaris Daerah Surung Charles L. Bantjin dan Kadis Kesehatan Henry Manik, membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Etos Kerja Profesional ASN dan Desiminasi Peraturan Program UHC, ASN Dinas Kesehatan se&#45;Kabupaten Dairi, Hari Ke&#45;1, di pendopo Bupati Dairi, Rabu (21/5/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, bimtek itu membahas etos kerja bagi para Tenaga Kesehatan (Nakes), menyamakan persepsi membangun Dairi dengan pelayanan kesehatan yang prima dan berdampak positif bagi masyarakat.&amp;nbsp;Dalam sambutannya Bupati Dairi menekankan kepada para nakes untuk bersama membangun Dairi dengan mengembangkan kembali 3 hal penting yakni adat, budaya, kebiasaan (gotong&#45;royong) dan potensi yang sudah dikembangkan leluhur.&amp;nbsp;&quot;Mari kembangkan nilai&#45;nilai gotong&#45;royong yang sudah ditanam oleh leluhur kita terdahulu,&quot; katanya.&amp;nbsp;Selanjutnya, kata Vickner, adalah membangkitkan kembali rasa kesetiakawanan sosial.&amp;nbsp;Vickner mencontohkan penerima kesehatan ataupun peserta layanan kesehatan dari pemerintah hendaklah diterima oleh yang benar&#45;benar membutuhkan.&amp;nbsp;&quot;Bagi yang sudah mampu secara ekonomi alangkah lebih baik memberikan atau mengalihkan bantuan tersebut pada yang lebih membutuhkan. Menumbuhkan kembali empati kepada sesama itu penting,&quot; katanya.&amp;nbsp;Vickner juga menekankan poin pelayanan masyarakat yang didasarkan pada melayani dengan tulus. Seluruh nakes diharapkan bekerja dengan hati yang tulus untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Sementara itu, Jansen Sinamo secara spesifik menegaskan perlunya 8 etos kerja dalam sebuah organisasi pemerintahan agar organisasi kita semakin mampu berkiprah positif dalam peradaban.&amp;nbsp;Delapan Etos Kerja Profesional ini, kata Jansen, akan semakin mendesak untuk dikembangkan.&amp;nbsp;Delapan etos dimaksud adalah, Kerja adalah Rahmat, Kerja adalah Amanah Kerja adalah Aktualisasi, Kerja adalah Ibadah,Kerja adalah Seni, Kerja adalah Kehormatan dan Kerja adalah Pelayanan.&amp;nbsp;Bimtek diharapkan meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas kerja, serta membangun budaya kerja positif dan profesional di lingkungan kerja.&amp;nbsp;Pelatihan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan semangat kerja, tanggung jawab, dan disiplin dalam menjalankan tugas, sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan mendukung pencapaian tujuan organisasi.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga didampingi Sekretaris Daerah Surung Charles L. Bantjin dan Kadis Kesehatan Henry Manik, membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Etos Kerja Profesional ASN dan Desiminasi Peraturan Program UHC, ASN Dinas Kesehatan se-Kabupaten Dairi, Hari Ke-1, di pendopo Bupati Dairi, Rabu (21/5/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, bimtek itu membahas etos kerja bagi para Tenaga Kesehatan (Nakes), menyamakan persepsi membangun Dairi dengan pelayanan kesehatan yang prima dan berdampak positif bagi masyarakat.&nbsp;<br><br>Dalam sambutannya Bupati Dairi menekankan kepada para nakes untuk bersama membangun Dairi dengan mengembangkan kembali 3 hal penting yakni adat, budaya, kebiasaan (gotong-royong) dan potensi yang sudah dikembangkan leluhur.&nbsp;<br><br>"Mari kembangkan nilai-nilai gotong-royong yang sudah ditanam oleh leluhur kita terdahulu," katanya.&nbsp;<br><br>Selanjutnya, kata Vickner, adalah membangkitkan kembali rasa kesetiakawanan sosial.&nbsp;<br><br>Vickner mencontohkan penerima kesehatan ataupun peserta layanan kesehatan dari pemerintah hendaklah diterima oleh yang benar-benar membutuhkan.&nbsp;<br><br>"Bagi yang sudah mampu secara ekonomi alangkah lebih baik memberikan atau mengalihkan bantuan tersebut pada yang lebih membutuhkan. Menumbuhkan kembali empati kepada sesama itu penting," katanya.&nbsp;<br><br>Vickner juga menekankan poin pelayanan masyarakat yang didasarkan pada melayani dengan tulus. Seluruh nakes diharapkan bekerja dengan hati yang tulus untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Sementara itu, Jansen Sinamo secara spesifik menegaskan perlunya 8 etos kerja dalam sebuah organisasi pemerintahan agar organisasi kita semakin mampu berkiprah positif dalam peradaban.&nbsp;<br><br>Delapan Etos Kerja Profesional ini, kata Jansen, akan semakin mendesak untuk dikembangkan.&nbsp;<br><br>Delapan etos dimaksud adalah, Kerja adalah Rahmat, Kerja adalah Amanah Kerja adalah Aktualisasi, Kerja adalah Ibadah,Kerja adalah Seni, Kerja adalah Kehormatan dan Kerja adalah Pelayanan.&nbsp;<br><br>Bimtek diharapkan meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas kerja, serta membangun budaya kerja positif dan profesional di lingkungan kerja.&nbsp;<br><br>Pelatihan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan semangat kerja, tanggung jawab, dan disiplin dalam menjalankan tugas, sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan mendukung pencapaian tujuan organisasi.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052025/bimtek-etos-kerja-profesional-asn-dan-desiminasi-peraturan-program-uhc-ini-kata-bupati-dairi_73FRoUdHwn.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Harkamtibmas, Bhabinkamtibmas Polsek Parongil Dairi Laksanakan Collyng System</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/harkamtibmas&#45;bhabinkamtibmas&#45;polsek&#45;parongil&#45;dairi&#45;laksanakan&#45;collyng&#45;system&#45;MTxeot191v/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/harkamtibmas&#45;bhabinkamtibmas&#45;polsek&#45;parongil&#45;dairi&#45;laksanakan&#45;collyng&#45;system&#45;MTxeot191v/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 21 May 2025 17:03:00 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Parongil melaksanakan kegiatan Collyng System Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukum Polsek Parongil, tepatnya di Desa Lumbantoruan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Rabu (21/5/2025).&amp;nbsp;Keterangan pers Humas Polres Dairi, kegiatan ini dilaksanakan Aiptu Juspen Simbolon dan Brigpol Irjon Sihombing dengan metode Door to Door System (DDS) dan sambang desa, sebagai bentuk kedekatan Polri dengan masyarakat dalam upaya pemeliharaan kamtibmas.&amp;nbsp;Dalam kegiatan tersebut, bhabinkamtibmas menyampaikan sejumlah imbauan penting, antara lain:&amp;nbsp;Mengantisipasi terjadinya pencurian kendaraan bermotor dengan menempatkan kendaraan di lokasi aman dan mudah diawasi.&amp;nbsp;Waspada terhadap potensi bencana alam, serta mendorong masyarakat untuk saling berbagi informasi guna mempercepat penanganan jika terjadi situasi darurat.&amp;nbsp;Mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan, lahan, dan semak belukar, mengingat dampak negatif yang ditimbulkan terhadap lingkungan.&amp;nbsp;Mengajak para pemilik kedai dan warung agar membatasi waktu operasional, tidak membuka usaha hingga larut malam, guna menjaga kondusifitas lingkungan.&amp;nbsp;Masyarakat menerima dengan baik arahan dan imbauan yang diberikan, serta menyatakan kesiapan untuk mendukung terciptanya lingkungan yang tertib dan aman.&amp;nbsp;Kegiatan ini mencerminkan kehadiran aktif Polri, khususnya Bhabinkamtibmas, dalam memberikan rasa aman dan mengajak masyarakat menjadi bagian dari pemelihara keamanan di wilayahnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Parongil melaksanakan kegiatan Collyng System Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukum Polsek Parongil, tepatnya di Desa Lumbantoruan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Rabu (21/5/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan pers Humas Polres Dairi, kegiatan ini dilaksanakan Aiptu Juspen Simbolon dan Brigpol Irjon Sihombing dengan metode <i>Door to Door System </i>(DDS) dan sambang desa, sebagai bentuk kedekatan Polri dengan masyarakat dalam upaya pemeliharaan kamtibmas.&nbsp;<br><br>Dalam kegiatan tersebut, bhabinkamtibmas menyampaikan sejumlah imbauan penting, antara lain:&nbsp;<br><br>Mengantisipasi terjadinya pencurian kendaraan bermotor dengan menempatkan kendaraan di lokasi aman dan mudah diawasi.&nbsp;<br><br>Waspada terhadap potensi bencana alam, serta mendorong masyarakat untuk saling berbagi informasi guna mempercepat penanganan jika terjadi situasi darurat.&nbsp;<br><br>Mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan, lahan, dan semak belukar, mengingat dampak negatif yang ditimbulkan terhadap lingkungan.&nbsp;<br><br>Mengajak para pemilik kedai dan warung agar membatasi waktu operasional, tidak membuka usaha hingga larut malam, guna menjaga kondusifitas lingkungan.&nbsp;<br><br>Masyarakat menerima dengan baik arahan dan imbauan yang diberikan, serta menyatakan kesiapan untuk mendukung terciptanya lingkungan yang tertib dan aman.&nbsp;<br><br>Kegiatan ini mencerminkan kehadiran aktif Polri, khususnya Bhabinkamtibmas, dalam memberikan rasa aman dan mengajak masyarakat menjadi bagian dari pemelihara keamanan di wilayahnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052025/harkamtibmas-bhabinkamtibmas-polsek-parongil-dairi-laksanakan-collyng-system_A9DqPeLpmE.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Razia Gabungan Pemeriksaan Kepatuhan PKB Tahun 2025, Ini Kata Wabup Dairi</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/razia&#45;gabungan&#45;pemeriksaan&#45;kepatuhan&#45;pkb&#45;tahun&#45;2025&#45;ini&#45;kata&#45;wabup&#45;dairi&#45;83C4WhpgzH/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/razia&#45;gabungan&#45;pemeriksaan&#45;kepatuhan&#45;pkb&#45;tahun&#45;2025&#45;ini&#45;kata&#45;wabup&#45;dairi&#45;83C4WhpgzH/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 20 May 2025 20:08:28 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Henry Nadeak]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala, memimpin rajia gabungan bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) sebagai penyelenggara kegiatan, Kepolisian Resort (Polres) Dairi, TNI, UPTD Samsat Sidikalang, Dinas Perhubungan dan Satpol PP dalam rangka pemeriksaan Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor (KPKB) Tahun 2025 di jalan protokol depan Kantor Bupati Dairi, Selasa (20/5/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, sebelum gelaran razia, kegiatan diawali dengan apel gabungan bersama seluruh personil terkait.&amp;nbsp;Dalam sambutannya, Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala menyampaikan dalam&amp;nbsp; Undang&#45;undang Nomor.1 tahun 2022 Tentang Hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah (HKPD), Opsen PKB dan Opsen BBNKB merupakan peralihan dari Dana Bagi Hasil.&amp;nbsp;Dijelaskan, jika dulu, provinsi yang akan membagikannya ke seluruh daerah di Sumatera Utara, namun sejak 5 januari 2025 ini akan&amp;nbsp; langsung masuk kedalam tarif Opsen PKB dan BBNKB SEBESAR 66 persen untuk daerah sesuai dengan wilayah daerah tempat kendaraan bermotor terdaftar yang pemungutannya bersamaan dengan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).&amp;nbsp;Wahyu juga menyampaikan harapan razia atau operasi gabungan ini dapat berjalan dengan sukses dan lancar tentunya dengan saling mendukung dalam menjalankan tugas sesuai&amp;nbsp; tanggung jawab masing&#45;masing.&amp;nbsp;&quot;Pajak daerah adalah kontribusi wajib kepada daerah, baik oleh orang pribadi atau badan yang memerlukan koordinasi antar Bapenda, Kepolisian, TNI dan Dinas lainnya. Ingat, pajak anda Untuk pembangunan kita juga,&quot; katanya.&amp;nbsp;Dengan adanya keterbatasan tugas dan wewenang Badan Pendapatan Daerah, tegas Wahyu, kolaborasi pemungutan PKB ini menjadi sangat penting. Dengan kolaborasi ini maka optimalisasi penerimaan pajak daerah bisa semakin maksimal.&amp;nbsp;Hadir dalam Apel dan razia ini, Kepala Bapenda Fatimah Boangmanalu, Plt.Kepala Dinas Perhubungan Leo Sianturi, Kasatpol PP Horas Pardede,&amp;nbsp; Kepala UPT. Jasaraharja Samsat Sidikalang, Adriansyah P Siregar, serta personil dari TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP.&amp;nbsp;Diinformasikan, razia ini akan digelar mulai 20 Mei hingga 3 Juni 2025 mendatang di beberapa titik lokasi yang sudah ditentukan.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala, memimpin rajia gabungan bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) sebagai penyelenggara kegiatan, Kepolisian Resort (Polres) Dairi, TNI, UPTD Samsat Sidikalang, Dinas Perhubungan dan Satpol PP dalam rangka pemeriksaan Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor (KPKB) Tahun 2025 di jalan protokol depan Kantor Bupati Dairi, Selasa (20/5/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, sebelum gelaran razia, kegiatan diawali dengan apel gabungan bersama seluruh personil terkait.&nbsp;<br><br>Dalam sambutannya, Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala menyampaikan dalam&nbsp; Undang-undang Nomor.1 tahun 2022 Tentang Hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah (HKPD), Opsen PKB dan Opsen BBNKB merupakan peralihan dari Dana Bagi Hasil.&nbsp;<br><br>Dijelaskan, jika dulu, provinsi yang akan membagikannya ke seluruh daerah di Sumatera Utara, namun sejak 5 januari 2025 ini akan&nbsp; langsung masuk kedalam tarif Opsen PKB dan BBNKB SEBESAR 66 persen untuk daerah sesuai dengan wilayah daerah tempat kendaraan bermotor terdaftar yang pemungutannya bersamaan dengan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).&nbsp;<br><br>Wahyu juga menyampaikan harapan razia atau operasi gabungan ini dapat berjalan dengan sukses dan lancar tentunya dengan saling mendukung dalam menjalankan tugas sesuai&nbsp; tanggung jawab masing-masing.&nbsp;<br><br>"Pajak daerah adalah kontribusi wajib kepada daerah, baik oleh orang pribadi atau badan yang memerlukan koordinasi antar Bapenda, Kepolisian, TNI dan Dinas lainnya. Ingat, pajak anda Untuk pembangunan kita juga," katanya.&nbsp;<br><br>Dengan adanya keterbatasan tugas dan wewenang Badan Pendapatan Daerah, tegas Wahyu, kolaborasi pemungutan PKB ini menjadi sangat penting. Dengan kolaborasi ini maka optimalisasi penerimaan pajak daerah bisa semakin maksimal.&nbsp;<br><br>Hadir dalam Apel dan razia ini, Kepala Bapenda Fatimah Boangmanalu, Plt.Kepala Dinas Perhubungan Leo Sianturi, Kasatpol PP Horas Pardede,&nbsp; Kepala UPT. Jasaraharja Samsat Sidikalang, Adriansyah P Siregar, serta personil dari TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP.&nbsp;<br><br>Diinformasikan, razia ini akan digelar mulai 20 Mei hingga 3 Juni 2025 mendatang di beberapa titik lokasi yang sudah ditentukan.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052025/razia-gabungan-pemeriksaan-kepatuhan-pkb-tahun-2025-ini-kata-wabup-dairi_0lDuh2p8lj.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tiga Rumah Hangus Terbakar di Berampu Dairi</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/tiga&#45;rumah&#45;hangus&#45;terbakar&#45;di&#45;berampu&#45;dairi&#45;WlFO66qh5B/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/tiga&#45;rumah&#45;hangus&#45;terbakar&#45;di&#45;berampu&#45;dairi&#45;WlFO66qh5B/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 16 May 2025 09:17:01 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Kebakaran menghanguskan tiga rumah semi permanen di Dusun II Desa Berampu, Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Jumat (16/5/2025) pagi.&amp;nbsp;Kepala UPT Damkar pada BPBD Dairi Amudi Situmeang dalam keterangan lewat WhatsApp menyebut, informasi kebakaran diterima sekitar pukul 06.31 Wib.&amp;nbsp;Ketiga rumah masing&#45;masing milik Shaman Lingga/Br. Maha, Maibang/Br. Lingga dan Faisal Saragih/Br. Lingga.&amp;nbsp;Dua rumah, milik Shaman Lingga dan Maibang, merupakan tempat jualan kelontong, minyak pertamini dan gas 3 Kg.&amp;nbsp;Menerima informasi kejadian itu, dikerahkan 2 unit mobil pemadam kebakaran dari pos siaga Sidikalang beserta personil melakukan pemadaman.&amp;nbsp;&quot;Api berhasil dipadamkan sampai dengan proses pendinginan sekitar pukul 08.30 Wib,&quot; kata Amudi.&amp;nbsp;Ditambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan pihak terkait.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Kebakaran menghanguskan tiga rumah semi permanen di Dusun II Desa Berampu, Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Jumat (16/5/2025) pagi.&nbsp;<br><br>Kepala UPT Damkar pada BPBD Dairi Amudi Situmeang dalam keterangan lewat WhatsApp menyebut, informasi kebakaran diterima sekitar pukul 06.31 Wib.&nbsp;<br><br>Ketiga rumah masing-masing milik Shaman Lingga/Br. Maha, Maibang/Br. Lingga dan Faisal Saragih/Br. Lingga.&nbsp;<br><br>Dua rumah, milik Shaman Lingga dan Maibang, merupakan tempat jualan kelontong, minyak pertamini dan gas 3 Kg.&nbsp;<br><br>Menerima informasi kejadian itu, dikerahkan 2 unit mobil pemadam kebakaran dari pos siaga Sidikalang beserta personil melakukan pemadaman.&nbsp;<br><br>"Api berhasil dipadamkan sampai dengan proses pendinginan sekitar pukul 08.30 Wib," kata Amudi.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan pihak terkait.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052025/tiga-rumah-hangus-terbakar-di-berampu-dairi_oR2oHu2roD.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Cerita Rakyat, Asal Mula Bantun Kerbo, Dairi</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/cerita&#45;rakyat&#45;asal&#45;mula&#45;bantun&#45;kerbo&#45;dairi&#45;ktvkLu9hws/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/cerita&#45;rakyat&#45;asal&#45;mula&#45;bantun&#45;kerbo&#45;dairi&#45;ktvkLu9hws/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 22 Apr 2025 16:05:17 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Mengutip id.m.wikipedia.org, Dusun Bantun Kerbo, adalah salah satu dusun di Desa Sumbul, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&amp;nbsp;Sementara mengutip bintangcren.blogspot.com, Selasa (22/4/2025), nama Bantun Kerbo disebut berasal dari Batu Kerbau.&amp;nbsp;&quot;Sebuah desa tidak jauh dari Sidikalang, sekitar 1 jam perjalanan atau sekitar 35 kilometer,&quot; tulis penulis.&amp;nbsp;&quot;Desa Bantun Kerbo, dalam artiannya adalah Batu=Batu dan Kerbo adalah kerbau diambil dari bahasa sastra Pakpak, bahasa asli di Kabupaten Dairi,&quot; lanjutnya.&amp;nbsp;Dijelaskan, nama Batu Kerbau ditujukan terhadap obyek berupa pahatan menyerupai kerbau, dimana pahatan tersebut lengkap dengan badan, kepala, mata, hidung, mulut, dan seperti tanduk. Ukuran Batu Kerbau adalah 172 cm x 142 cm dengan tinggi 97 cm.&amp;nbsp;Penuturan penduduk setempat tentang sejarah, Batu Kerbo terjadi karena adanya ketidak jujuran dan saling menghargai antara sesama manusia.&amp;nbsp;Berawal dari seorang marga Saraan dari lebbuh (kampung) Saraan meminang putri dari pertaki (kerajaan) Angkat yang memiliki paras yang sangat cantik tapi memiliki kekurangan yaitu cacat fisik (tidak bisa berjalan).&amp;nbsp;Walaupun kondisi putri Nantampuk Mas marga Angkat cacat namun pernikahan antara Putri Nantampuk Mas (bunga desa) dengan Saraan tetap berlangsung dengan syarat marga Saraan tidak boleh membiarkan putri Nantampuk Mas berjalan kaki menuju lebbuh Saraan, tetapi Putri Nantampuk Mas harus diangkat sampai ke rumah marga Saraan.&amp;nbsp;Selama berminggu&#45;minggu putri Nantampuk Mas tinggal di rumah Saraan tetapi tidak pernah keluar dari kamar, sehingga pihak marga Saraan curiga terhadap keadaan putri Nantampuk Mas.&amp;nbsp;Akhirnya, pihak keluarga marga Saraan memeriksa keadaan putri Nantampuk Mas dan keluarga Saraam terkejut karena ternyata istri yang disayangi Saraan itu tidak bisa berjalan. Walau demikian, Saraan tetap sayang dan penuh kasih kepada putri Nantampuk Mas.&amp;nbsp;Berbeda dengan adik ipar dan mertuanya yang semula menyanyangi putri Nantampuk Mas, berubah menjadi benci, karena putri Nantampuk Mas hanya menjadi beban bagi keluarga Saraan.&amp;nbsp;Berbagai hinaan sering dilontarkan terhadap putri Nantampuk Mas, sehingga putri Nantampuk Mas tidak sanggup lagi untuk bertahan di rumah Saraan dan memilih untuk kembali ke rumah orang tuanya di lebbuh marga Angkat.&amp;nbsp;Dengan ditemani seekor anjing, putri Nantampuk Mas kembali ke lebbuh marga Angkat. Kejadian ini dianggap penghinaan oleh marga Angkat yang mengakibatkan marga Angkat mergraha (berperang) melawan marga Saraan.&amp;nbsp;Namun setelah marga Saraan mendengarkan berita tersebut marga Saraan takut dan datang untuk minta maaf kepada marga Angkat.&amp;nbsp;Sebagai tanda perdamaian (maaf yang diberikan marga Angkat kepada marga Saraan) maka marga Saraan harus membayar 7 ekor kerbau kepada marga Angkat.&amp;nbsp;Tetapi, kerbau yang yang diberikan marga Saraan hanya 6 ekor, dan 1 ekor lagi sebagai utang dari marga Saraan.&amp;nbsp;Hari berganti hari, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun, namun utang tersebut tidak dibayar oleh marga Saraan.&amp;nbsp;Suatu saat, marga Angkat mengadakan pesta besar yang harus menyembelih 7 ekor kerbau, tapi kerbau yang tersedia hanya 6 ekor.&amp;nbsp;Marga angkat menagih hutang 1 ekor kerbau kepada marga Saraan dan marga Saraan menganggap ini suatu penghinaan karena marga Saraan sudah menerima putri Nantampuk Mas apa adanya.&amp;nbsp;Anggapan marga Saraan, walaupun mereka berhutang kepada marga Angkat, namun tidak pantas untuk ditagih kembali.&amp;nbsp;Dengan terpaksa marga Saraan menyerahkan 1 kerbau yang diminta marga Angkat. Namun walau dengan susah payah kerbau tersebut ditarik ke lebbuh marga Angkat, kerbau tersebut tidak bergerak (melawan).&amp;nbsp;Tiba&#45;tiba alam bergemuruh, petir dan halilintar bersahutan, dan kerbau yang dibawa marga Saraan berubah menjadi batu dan sayup&#45;sayup terdengar suara aneh.&amp;nbsp;&quot;Hai cucuku, karena pertikaian ini maka kerbo ini kujadikan batu sebagai bukti perdamaian diantara kalian. Dibawah batu ini mengalir air jernih yang tak pernah kering walaupun musim kemarau. Kalau ada keturunan kalian yang sakit, minumkanlah air ini dan bersihkanlah diri dengan air ini supaya ada ketenangan dan kedamaian,&quot; kata suara itu.&amp;nbsp;Semenjak kejadian tersebut, dinamakanlah batu itu menjadi Batu Kerbo dan nama daerah itu menjadi Bantun Kerbo.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Mengutip id.m.wikipedia.org, Dusun Bantun Kerbo, adalah salah satu dusun di Desa Sumbul, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Sementara mengutip bintangcren.blogspot.com, Selasa (22/4/2025), nama Bantun Kerbo disebut berasal dari Batu Kerbau.&nbsp;<br><br>"Sebuah desa tidak jauh dari Sidikalang, sekitar 1 jam perjalanan atau sekitar 35 kilometer," tulis penulis.&nbsp;<br><br>"Desa Bantun Kerbo, dalam artiannya adalah Batu=Batu dan Kerbo adalah kerbau diambil dari bahasa sastra Pakpak, bahasa asli di Kabupaten Dairi," lanjutnya.&nbsp;<br><br>Dijelaskan, nama Batu Kerbau ditujukan terhadap obyek berupa pahatan menyerupai kerbau, dimana pahatan tersebut lengkap dengan badan, kepala, mata, hidung, mulut, dan seperti tanduk. Ukuran Batu Kerbau adalah 172 cm x 142 cm dengan tinggi 97 cm.&nbsp;<br><br>Penuturan penduduk setempat tentang sejarah, Batu Kerbo terjadi karena adanya ketidak jujuran dan saling menghargai antara sesama manusia.&nbsp;<br><br>Berawal dari seorang marga Saraan dari lebbuh (kampung) Saraan meminang putri dari pertaki (kerajaan) Angkat yang memiliki paras yang sangat cantik tapi memiliki kekurangan yaitu cacat fisik (tidak bisa berjalan).&nbsp;<br><br>Walaupun kondisi putri Nantampuk Mas marga Angkat cacat namun pernikahan antara Putri Nantampuk Mas (bunga desa) dengan Saraan tetap berlangsung dengan syarat marga Saraan tidak boleh membiarkan putri Nantampuk Mas berjalan kaki menuju lebbuh Saraan, tetapi Putri Nantampuk Mas harus diangkat sampai ke rumah marga Saraan.&nbsp;<br><br>Selama berminggu-minggu putri Nantampuk Mas tinggal di rumah Saraan tetapi tidak pernah keluar dari kamar, sehingga pihak marga Saraan curiga terhadap keadaan putri Nantampuk Mas.&nbsp;<br><br>Akhirnya, pihak keluarga marga Saraan memeriksa keadaan putri Nantampuk Mas dan keluarga Saraam terkejut karena ternyata istri yang disayangi Saraan itu tidak bisa berjalan. Walau demikian, Saraan tetap sayang dan penuh kasih kepada putri Nantampuk Mas.&nbsp;<br><br>Berbeda dengan adik ipar dan mertuanya yang semula menyanyangi putri Nantampuk Mas, berubah menjadi benci, karena putri Nantampuk Mas hanya menjadi beban bagi keluarga Saraan.&nbsp;<br><br>Berbagai hinaan sering dilontarkan terhadap putri Nantampuk Mas, sehingga putri Nantampuk Mas tidak sanggup lagi untuk bertahan di rumah Saraan dan memilih untuk kembali ke rumah orang tuanya di lebbuh marga Angkat.&nbsp;<br><br>Dengan ditemani seekor anjing, putri Nantampuk Mas kembali ke lebbuh marga Angkat. Kejadian ini dianggap penghinaan oleh marga Angkat yang mengakibatkan marga Angkat <i>mergraha</i> (berperang) melawan marga Saraan.&nbsp;<br><br>Namun setelah marga Saraan mendengarkan berita tersebut marga Saraan takut dan datang untuk minta maaf kepada marga Angkat.&nbsp;<br><br>Sebagai tanda perdamaian (maaf yang diberikan marga Angkat kepada marga Saraan) maka marga Saraan harus membayar 7 ekor kerbau kepada marga Angkat.&nbsp;<br><br>Tetapi, kerbau yang yang diberikan marga Saraan hanya 6 ekor, dan 1 ekor lagi sebagai utang dari marga Saraan.&nbsp;<br><br>Hari berganti hari, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun, namun utang tersebut tidak dibayar oleh marga Saraan.&nbsp;<br><br>Suatu saat, marga Angkat mengadakan pesta besar yang harus menyembelih 7 ekor kerbau, tapi kerbau yang tersedia hanya 6 ekor.&nbsp;<br><br>Marga angkat menagih hutang 1 ekor kerbau kepada marga Saraan dan marga Saraan menganggap ini suatu penghinaan karena marga Saraan sudah menerima putri Nantampuk Mas apa adanya.&nbsp;<br><br>Anggapan marga Saraan, walaupun mereka berhutang kepada marga Angkat, namun tidak pantas untuk ditagih kembali.&nbsp;<br><br>Dengan terpaksa marga Saraan menyerahkan 1 kerbau yang diminta marga Angkat. Namun walau dengan susah payah kerbau tersebut ditarik ke lebbuh marga Angkat, kerbau tersebut tidak bergerak (melawan).&nbsp;<br><br>Tiba-tiba alam bergemuruh, petir dan halilintar bersahutan, dan kerbau yang dibawa marga Saraan berubah menjadi batu dan sayup-sayup terdengar suara aneh.&nbsp;<br><br>"Hai cucuku, karena pertikaian ini maka kerbo ini kujadikan batu sebagai bukti perdamaian diantara kalian. Dibawah batu ini mengalir air jernih yang tak pernah kering walaupun musim kemarau. Kalau ada keturunan kalian yang sakit, minumkanlah air ini dan bersihkanlah diri dengan air ini supaya ada ketenangan dan kedamaian," kata suara itu.&nbsp;<br><br>Semenjak kejadian tersebut, dinamakanlah batu itu menjadi Batu Kerbo dan nama daerah itu menjadi Bantun Kerbo.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/cerita-rakyat-asal-mula-bantun-kerbo-dairi_YZPzpKMF3y.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sejak 1970, Cita Rasa Khas di Kedai Kopi dan Masakan Batak Mery Parongil Dairi</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/sejak&#45;1970&#45;cita&#45;rasa&#45;khas&#45;di&#45;kedai&#45;kopi&#45;dan&#45;masakan&#45;batak&#45;mery&#45;parongil&#45;dairi&#45;m1t48F1vr4/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/sejak&#45;1970&#45;cita&#45;rasa&#45;khas&#45;di&#45;kedai&#45;kopi&#45;dan&#45;masakan&#45;batak&#45;mery&#45;parongil&#45;dairi&#45;m1t48F1vr4/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 08 Feb 2025 11:38:58 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Lumban Panjaitan ]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Aroma bumbu masakan khas batak menyeruak, di jalan Sisingamangaraja Parongil, Kecamatan Silima Pungga&#45;pungga, Dairi, Sabtu (8/2/2025) siang.&amp;nbsp;Ternyata, aroma itu berasal dari arah kedai kopi dan masakan khas Batak Mery. Informasi dihimpun WahanaNews.co di lokasi, kedai Mery milik marga Panjaitan itu telah dimulai sejak tahun 1970.&amp;nbsp;&quot;Kedai ini sudah dimulai sejak tahun 1970. Banyak yang mengakui kekhasan masakan di kedai ini, seperti bakmie produk alami. Masakan khas Batak&#45;nya juga diakui rasanya oleh banyak orang,&quot; ujar seorang warga.&amp;nbsp;&quot;Warna kuah mienya menarik dan kekentalannya sungguh berbeda, ditambah rasa yang sepertinya hanya dimiliki kedai Mery ini,&quot; imbuh warga lain.&amp;nbsp;Disebut, setiap orang yang pernah mencicipi mie di kedai Mery, pasti mengakui keunikan rasa masakan yang disuguhkan pengelola yang kini diteruskan anak kedua pemilik usaha itu, Honter Panjaitan.&amp;nbsp;Ditambahkan, tidak kurang dari anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan telah beberapa kali menikmati masakan di kedai Mery. Pengakuan serupa diungkapkan Hinca.&amp;nbsp;&quot;Dang adong imbang ni rasa ni bakmie on dope sejauh naung hu dai akka bakmi na lain di piga&#45;piga kota naung hukunjungi bah among (Belum ada imbang rasa bakmie ini, sejauh yang pernah saya rasakan di beberapa kota yang saya kunjungi),&quot; aku Hinca, dikutip warga.&amp;nbsp;Berniat mencoba? Maka datanglah ke kedai Mery, di Jalan Sisingamangara Parongil, Kecamatan Silima Pungga&#45;pungga.&amp;nbsp;[Redaktur : Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Aroma bumbu masakan khas batak menyeruak, di jalan Sisingamangaraja Parongil, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Dairi, Sabtu (8/2/2025) siang.&nbsp;<br><br>Ternyata, aroma itu berasal dari arah kedai kopi dan masakan khas Batak Mery. Informasi dihimpun WahanaNews.co di lokasi, kedai Mery milik marga Panjaitan itu telah dimulai sejak tahun 1970.&nbsp;<br><br>"Kedai ini sudah dimulai sejak tahun 1970. Banyak yang mengakui kekhasan masakan di kedai ini, seperti bakmie produk alami. Masakan khas Batak-nya juga diakui rasanya oleh banyak orang," ujar seorang warga.&nbsp;<br><br>"Warna kuah mienya menarik dan kekentalannya sungguh berbeda, ditambah rasa yang sepertinya hanya dimiliki kedai Mery ini," imbuh warga lain.&nbsp;<br><br>Disebut, setiap orang yang pernah mencicipi mie di kedai Mery, pasti mengakui keunikan rasa masakan yang disuguhkan pengelola yang kini diteruskan anak kedua pemilik usaha itu, Honter Panjaitan.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, tidak kurang dari anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan telah beberapa kali menikmati masakan di kedai Mery. Pengakuan serupa diungkapkan Hinca.&nbsp;<br><br>"<i>Dang adong imbang ni rasa ni bakmie on dope sejauh naung hu dai akka bakmi na lain di piga-piga kota naung hukunjungi bah among</i> (Belum ada imbang rasa bakmie ini, sejauh yang pernah saya rasakan di beberapa kota yang saya kunjungi)," aku Hinca, dikutip warga.&nbsp;<br><br>Berniat mencoba? Maka datanglah ke kedai Mery, di Jalan Sisingamangara Parongil, Kecamatan Silima Pungga-pungga.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur : Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir022025/sejak-1970-cita-rasa-khas-di-kedai-kopi-dan-masakan-batak-mery-parongil-dairi_sHfzo6xN26.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Eksekusi 9 Rumah di Dairi, Bersujud Minta Tak Dirobohkan, Tolak Ganti Rugi Rp3 Juta</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/eksekusi&#45;9&#45;rumah&#45;di&#45;dairi&#45;bersujud&#45;minta&#45;tak&#45;dirobohkan&#45;tolak&#45;ganti&#45;rugi&#45;rp3&#45;juta&#45;gQsgTajhsw/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/eksekusi&#45;9&#45;rumah&#45;di&#45;dairi&#45;bersujud&#45;minta&#45;tak&#45;dirobohkan&#45;tolak&#45;ganti&#45;rugi&#45;rp3&#45;juta&#45;gQsgTajhsw/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 07 Feb 2025 22:11:54 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Proses rumah dirobohkan di Desa Hutaimbaru, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, Senin (3/2/2025) siang, berlangsung haru.&amp;nbsp;Mengutip VIVA.co.id, tangis para ibu menggema saat mereka memohon agar rumah mereka tidak dirobohkan. Bahkan, beberapa di antaranya bersujud meminta keringanan.&amp;nbsp;Meski mendapat penolakan dari warga, eksekusi tetap berjalan di bawah pengawalan ketat. Polres Dairi mengerahkan 201 personel, dibantu oleh 17 anggota TNI dan 30 personel Satpol PP.&amp;nbsp;Pihak kepolisian juga menurunkan unit dari berbagai satuan, termasuk Samapta, Reskrim, dan Sat Lantas, untuk memastikan kelancaran proses eksekusi.&amp;nbsp;Selain itu, alat berat berupa ekskavator dikerahkan untuk meratakan bangunan yang berdiri di atas lahan sengketa seluas 5 hektare.&amp;nbsp;Eksekusi dilakukan berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Sidikalang yang menyatakan bahwa lahan tersebut secara sah dimiliki oleh Salmon Togatorop.&amp;nbsp;Sebelum eksekusi dilakukan, pengadilan mengaku telah melakukan tiga kali konstatering atau pengecekan terhadap lahan tersebut.&amp;nbsp;Namun, keputusan eksekusi ini menuai kontroversi. Seorang warga menyoroti adanya ketidakadilan dalam proses hukum yang telah berlangsung sejak tahun 1987.&amp;nbsp;Menurutnya, marga Sinaga sebenarnya telah memenangkan gugatan hingga tingkat Mahkamah Agung.&amp;nbsp;&quot;Pada perkara tahun 1987, marga Sinaga telah memenangkan gugatan di Pengadilan Negeri Sidikalang, Pengadilan Tinggi Medan, bahkan hingga Mahkamah Agung. Namun, ketika marga Sinaga mengajukan permohonan eksekusi, Pengadilan Negeri Sidikalang tidak menyetujuinya. Sebaliknya, saat giliran marga Togatorop yang sebelumnya telah kalah, permohonan eksekusi justru disetujui,&quot; ujar seorang warga, dilansir TikTok&amp;nbsp;@bebasskonten.&amp;nbsp;Sambil memegang dokumen bertuliskan putusan Mahkamah Agung, warga tersebut juga meminta untuk warganet memviralkan kasus ini, ia juga meminta bantuan Presiden Prabowo Subianto dan Admin Gerindra.&amp;nbsp;“Bantu viralkan guys, Pak Prabowo, admin Gerindra tolong,” ujarnya.&amp;nbsp;Menurut kuasa hukum Salmon Togatorop, pemilik lahan telah menawarkan ganti rugi sebesar Rp3 juta per rumah tangga untuk biaya pembongkaran rumah. Namun, tawaran tersebut ditolak oleh warga.&amp;nbsp;Selain 9 rumah, eksekusi juga berdampak pada lahan pertanian warga. Tanaman jagung, kopi, dan durian ikut dihancurkan oleh ekskavator.&amp;nbsp;Dalam beberapa unggahan di media sosial, beberapa pemilik rumah dan ladang bahkan sampai pingsan karena tidak kuasa menyaksikan aset mereka dihancurkan.&amp;nbsp;Setelah eksekusi selesai, sejumlah warga kembali ke lokasi untuk mengumpulkan barang&#45;barang yang masih bisa dijual, seperti seng dan kayu bekas bangunan.&amp;nbsp;[Redaktur : Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Proses rumah dirobohkan di Desa Hutaimbaru, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, Senin (3/2/2025) siang, berlangsung haru.&nbsp;<br><br>Mengutip VIVA.co.id, tangis para ibu menggema saat mereka memohon agar rumah mereka tidak dirobohkan. Bahkan, beberapa di antaranya bersujud meminta keringanan.&nbsp;<br><br>Meski mendapat penolakan dari warga, eksekusi tetap berjalan di bawah pengawalan ketat. Polres Dairi mengerahkan 201 personel, dibantu oleh 17 anggota TNI dan 30 personel Satpol PP.&nbsp;<br><br>Pihak kepolisian juga menurunkan unit dari berbagai satuan, termasuk Samapta, Reskrim, dan Sat Lantas, untuk memastikan kelancaran proses eksekusi.&nbsp;<br><br>Selain itu, alat berat berupa ekskavator dikerahkan untuk meratakan bangunan yang berdiri di atas lahan sengketa seluas 5 hektare.&nbsp;<br><br>Eksekusi dilakukan berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Sidikalang yang menyatakan bahwa lahan tersebut secara sah dimiliki oleh Salmon Togatorop.&nbsp;<br><br>Sebelum eksekusi dilakukan, pengadilan mengaku telah melakukan tiga kali konstatering atau pengecekan terhadap lahan tersebut.&nbsp;<br><br>Namun, keputusan eksekusi ini menuai kontroversi. Seorang warga menyoroti adanya ketidakadilan dalam proses hukum yang telah berlangsung sejak tahun 1987.&nbsp;<br><br>Menurutnya, marga Sinaga sebenarnya telah memenangkan gugatan hingga tingkat Mahkamah Agung.&nbsp;<br><br>"Pada perkara tahun 1987, marga Sinaga telah memenangkan gugatan di Pengadilan Negeri Sidikalang, Pengadilan Tinggi Medan, bahkan hingga Mahkamah Agung. Namun, ketika marga Sinaga mengajukan permohonan eksekusi, Pengadilan Negeri Sidikalang tidak menyetujuinya. Sebaliknya, saat giliran marga Togatorop yang sebelumnya telah kalah, permohonan eksekusi justru disetujui," ujar seorang warga, dilansir TikTok&nbsp;@bebasskonten.&nbsp;<br><br>Sambil memegang dokumen bertuliskan putusan Mahkamah Agung, warga tersebut juga meminta untuk warganet memviralkan kasus ini, ia juga meminta bantuan Presiden Prabowo Subianto dan Admin Gerindra.&nbsp;<br><br>“Bantu viralkan guys, Pak Prabowo, admin Gerindra tolong,” ujarnya.&nbsp;<br><br>Menurut kuasa hukum Salmon Togatorop, pemilik lahan telah menawarkan ganti rugi sebesar Rp3 juta per rumah tangga untuk biaya pembongkaran rumah. Namun, tawaran tersebut ditolak oleh warga.&nbsp;<br><br>Selain 9 rumah, eksekusi juga berdampak pada lahan pertanian warga. Tanaman jagung, kopi, dan durian ikut dihancurkan oleh ekskavator.&nbsp;<br><br>Dalam beberapa unggahan di media sosial, beberapa pemilik rumah dan ladang bahkan sampai pingsan karena tidak kuasa menyaksikan aset mereka dihancurkan.&nbsp;<br><br>Setelah eksekusi selesai, sejumlah warga kembali ke lokasi untuk mengumpulkan barang-barang yang masih bisa dijual, seperti seng dan kayu bekas bangunan.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur : Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir022025/eksekusi-9-rumah-di-dairi-bersujud-minta-tak-dirobohkan-tolak-ganti-rugi-rp3-juta_Dqr0ch0vYd.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Perkara 34 Tahun, 9 Rumah Dieksekusi di Siempat Nempu Dairi</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/perkara&#45;34&#45;tahun&#45;9&#45;rumah&#45;dieksekusi&#45;di&#45;siempat&#45;nempu&#45;dairi&#45;578vgtuzpa/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/perkara&#45;34&#45;tahun&#45;9&#45;rumah&#45;dieksekusi&#45;di&#45;siempat&#45;nempu&#45;dairi&#45;578vgtuzpa/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 07 Feb 2025 08:42:34 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Sebanyak 9 unit rumah dan beragam tanaman pertanian di areal seluas 4 hektar, dieksekusi, di Dusun Lumban Simatupang, Desa Huta Imbaru, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Senin (3/2/2025).&amp;nbsp;Pantauan wartawan di lokasi, proses eksekusi, penghancuran rumah dan berbagai tanaman seperti jagung, durian, kopi, jeruk itu, menggunakan alat berat jenis excavator.&amp;nbsp;Informasi dihimpun wartawan di lokasi, penghancuran dimaksud merupakan eksekusi perkara oleh Pengadilan Negeri (PN) Sidikalang atas perkara marga Simatupang dengan enam tergugat, yang telah berproses sekitar 34 tahun.&amp;nbsp;Sebelum eksekusi dilaksanakan, pihak PN Sidikalang membacakan putusan pengadilan Nomor: 19/Pdt.G/1991/PN Sidikalang yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (res judicata/inkracht van gewijsde) yang bersifat penghukuman (condemnatoir), yang dilakukan secara paksa terhadap 6 tergugat.&amp;nbsp;&quot;Kurang lebih 9 unit rumah dan 4 hektar lahan berisi tanaman serta 11&amp;nbsp; kuburan akan dieksekusi,&quot; kata Nelson Saragih Panitera PN Sidikalang, diwawancarai wartawan dilokasi.&amp;nbsp;Sementara Kabag Ops Polres Dairi Kompol Syahrial Sirait, menyebut PN Sidilkang memohon bantuan pengawalan eksekusi kepada Polres Dairi dibantu TNI, POM, Sat Pol PP Dairi dan pihak PLN.&amp;nbsp;Pantauan wartawan, para keluarga tergugat tidak dapat berbuat banyak, hanya terlihat menangis histeris menatapi rumah dan tanaman mereka dieksekusi.&amp;nbsp;Proses eksekusi berjalan aman dan lancar, disaksikan ribuan warga sekitar lokasi.&amp;nbsp;[Redaktur : Andri Festana']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Sebanyak 9 unit rumah dan beragam tanaman pertanian di areal seluas 4 hektar, dieksekusi, di Dusun Lumban Simatupang, Desa Huta Imbaru, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Senin (3/2/2025).&nbsp;<br><br>Pantauan wartawan di lokasi, proses eksekusi, penghancuran rumah dan berbagai tanaman seperti jagung, durian, kopi, jeruk itu, menggunakan alat berat jenis excavator.&nbsp;<br><br>Informasi dihimpun wartawan di lokasi, penghancuran dimaksud merupakan eksekusi perkara oleh Pengadilan Negeri (PN) Sidikalang atas perkara marga Simatupang dengan enam tergugat, yang telah berproses sekitar 34 tahun.&nbsp;<br><br>Sebelum eksekusi dilaksanakan, pihak PN Sidikalang membacakan putusan pengadilan Nomor: 19/Pdt.G/1991/PN Sidikalang yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (<i>res judicata/inkracht van gewijsde</i>) yang bersifat penghukuman (<i>condemnatoir</i>), yang dilakukan secara paksa terhadap 6 tergugat.&nbsp;<br><br>"Kurang lebih 9 unit rumah dan 4 hektar lahan berisi tanaman serta 11&nbsp; kuburan akan dieksekusi," kata Nelson Saragih Panitera PN Sidikalang, diwawancarai wartawan dilokasi.&nbsp;<br><br>Sementara Kabag Ops Polres Dairi Kompol Syahrial Sirait, menyebut PN Sidilkang memohon bantuan pengawalan eksekusi kepada Polres Dairi dibantu TNI, POM, Sat Pol PP Dairi dan pihak PLN.&nbsp;<br><br>Pantauan wartawan, para keluarga tergugat tidak dapat berbuat banyak, hanya terlihat menangis histeris menatapi rumah dan tanaman mereka dieksekusi.&nbsp;<br><br>Proses eksekusi berjalan aman dan lancar, disaksikan ribuan warga sekitar lokasi.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur : Andri Festana]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir022025/perkara-34-tahun-9-rumah-dieksekusi-di-siempat-nempu-dairi_MhoO55WBw6.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Baru Selesai, Proyek Irigasi di Sumbul Berampu Sudah Retak dan Bocor!</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/baru&#45;selesai&#45;proyek&#45;irigasi&#45;di&#45;sumbul&#45;berampu&#45;sudah&#45;retak&#45;dan&#45;bocor&#45;kA1a77f3vg/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/baru&#45;selesai&#45;proyek&#45;irigasi&#45;di&#45;sumbul&#45;berampu&#45;sudah&#45;retak&#45;dan&#45;bocor&#45;kA1a77f3vg/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 26 Jan 2025 13:00:03 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Indra Lesmana Siahaan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BerampuNews.WAHANANEWS.CO &#45; Proyek irigasi yang baru rampung di Sumbul Berampu, Kabupaten Dairi, dilaporkan mengalami kerusakan pada lining dan lantai. Dugaan sementara, pekerjaan dilakukan asal&#45;asalan sehingga tidak bertahan lama.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BerampuNews.WAHANANEWS.CO - </strong>Proyek irigasi yang baru rampung di Sumbul Berampu, Kabupaten Dairi, dilaporkan mengalami kerusakan pada lining dan lantai. Dugaan sementara, pekerjaan dilakukan asal-asalan sehingga tidak bertahan lama.</p><p>Sejumlah warga sekitar menyampaikan informasi ini kepada awak media pada Sabtu (25/1/25).&nbsp;</p><p>Salah satu warga, yang enggan disebutkan namanya, mengaku sudah mencurigai kualitas proyek tersebut sejak awal.&nbsp;</p><p>Menurutnya, campuran semen, pasir, dan batu dalam pengerjaan terlihat kurang memenuhi standar.</p><p>"Kecurigaan saya terbukti. Sejak selesai dikerjakan pada Desember 2024 lalu, sekarang lining irigasi sudah banyak yang retak dan bocor," ujarnya.</p><p>Seorang anggota Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) juga heran dengan kondisi bangunan yang cepat rusak. Ia menilai, dengan pagu anggaran lebih dari Rp1,1 miliar, seharusnya proyek ini memiliki kualitas yang lebih baik.</p><p>"Kami memang tidak terlalu paham soal teknis, tapi setelah proyek ini selesai, kami pernah melihat ada orang dari Kejaksaan Negeri datang ke lokasi," katanya.</p><p>Hasil pantauan di lapangan menunjukkan banyak bagian lining irigasi yang retak, bahkan diduga bocor. Selain itu, kualitas lantai irigasi juga dipertanyakan.</p><p>Sumber proyek ini diketahui berasal dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Dairi. Namun, papan informasi proyek sudah tidak ditemukan di lokasi.</p><p><strong>[Editor: Irvan Rumapea]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012025/baru-selesai-proyek-irigasi-di-sumbul-berampu-sudah-retak-dan-bocor_E3MKkP6Sjn.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Miris! Suami Babak Belur Dikeroyok, Istri Korban Ungkap Kronologi Kejadiannya</title>
                <link>https://danau&#45;toba.wahananews.co/utama/miris&#45;suami&#45;babak&#45;belur&#45;dikeroyok&#45;istri&#45;korban&#45;ungkap&#45;kronologi&#45;kejadiannya&#45;U5NF04PqI3/0</link>
                <comments>https://danau&#45;toba.wahananews.co/utama/miris&#45;suami&#45;babak&#45;belur&#45;dikeroyok&#45;istri&#45;korban&#45;ungkap&#45;kronologi&#45;kejadiannya&#45;U5NF04PqI3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 20 Jan 2025 13:39:53 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO &#45; Aksi brutal menggegerkan, Roy Erwin Sagala, Sabtu (4/1/2025) lalu, menjadi korban penganiayaan sadis yang diduga dilakukan oleh Wahyu Daniel Sagala dan kelompoknya perlahan mulai terungkap. Korban ditemukan babak belur setelah diduga dikeroyok tanpa ampun. Kejadian ini bermula dari dugaan pencurian handphone yang telah diakui korban dan ingin mempertanggungjawabkan perbuatannya sebelum terjadinya penganiayaan yang dialaminya.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO - </strong>Aksi brutal menggegerkan, Roy Erwin Sagala, Sabtu (4/1/2025) lalu, menjadi korban penganiayaan sadis yang diduga dilakukan oleh Wahyu Daniel Sagala dan kelompoknya perlahan mulai terungkap. Korban ditemukan babak belur setelah diduga dikeroyok tanpa ampun. Kejadian ini bermula dari dugaan pencurian handphone yang telah diakui korban dan ingin mempertanggungjawabkan perbuatannya sebelum terjadinya penganiayaan yang dialaminya.</p><p>Menurut keterangan istri korban kepada seorang pria bermarga Sihombing, setelah melihat kondisi mengenaskan suaminya, ia bersama orang tuanya langsung menghampiri Wahyu Daniel Sagala untuk meminta pertanggungjawaban.&nbsp;&nbsp;</p><p>"Ada apa masalah amangboru, kenapa suami saya babak belur?" tanya istri Roy, seperti yang diceritakan Sihombing.</p><p>Jawaban Wahyu sungguh mengejutkan. Ia mengaku Roy mencuri handphone, namun pembelaannya diduga tak masuk akal.&nbsp;</p><p>"Kalau mencuri kan ada hukum di negara kita? Kenapa main keroyok?" sanggah istri korban.&nbsp; Wahyu kemudian memanggil anggotanya yang kehilangan handphone tersebut.&nbsp;</p><p>Anggota tersebut mengatakan handphone jika sudah digadai, mereka akan menebusnya. Wahyu pun hanya menyuruh Roy berobat dan berjanji akan memperbaiki kerusakan steling di rumah korbannya. Benarkah ini hanya soal handphone?.</p><p>Setelah pertemuan tersebut, anggota Wahyu kembali mendatangi istri Roy untuk menanyakan keberadaan handphone yang hilang. Istri Roy menjawab suaminya telah pergi dan ia tak tahu keberadaannya. Bahkan, keesokan harinya, adik dan kakak Roy juga diburu oleh sekelompok orang yang diduga suruhan Wahyu, hingga ke rumah keluarga mereka. Lima orang dengan menggunakan mobil mencari keberadaan Roy.</p><p>Yang lebih mengejutkan lagi, Wahyu Daniel Sagala yang sebelumnya aktif memberikan pernyataan kepada media, kini justru memblokir kontak wartawan setelah dikonfirmasi kembali pada Jumat (17/1/2025) lalu hingga berita ini diterbitkan. Hal ini menimbulkan kecurigaan dan semakin memperkuat dugaan adanya upaya untuk menutupi kasus penganiayaan tersebut.</p><p>Kasus ini kini tengah menjadi sorotan publik dan viral di media sosial. Sudah satu Minggu lebih korban membuat laporan ke Polres Dairi, pihak kepolisian diharapkan segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi korban.</p><p>Sebelumnya diberitakan, Korban kepada WahanaNews.co menceritakan kejadian yang dialaminya.</p><p>"Awalnya tanggal 3 Januari 2025 malam, saya mengambil handphone dua unit milik karyawan si terlapor di gudangnya, jadi saat itu aksi saya terekam cctv bang," ujar Roy Erwin Sagala kepada WahanaNews.co.</p><p>"Setelah itu saya tidur di rumah, keesokan harinya pada paginya sekitar kurang lebih pukul sembilanan, saya bangun dari tidur, istri saya tidak ada di rumah berangkat ke rumah mertua, setelah itu saya pergi menjual handphone itu," tambahnya.</p><p>Setelah menjual handphone tersebut Roy kembali ke rumah sekitar sore hari sekitar kurang lebih pukul 17.00 WIB, (4/1/2025).</p><p>"Sebelum saya sampai di rumah, saya ngisi paket internet dulu di counter handphone, menunggu ngisi paket, datanglah bodyguard nya si terlapor kepada saya dan mengatakan saya ada mengambil handphone, dan saya mengakui perbuatan tersebut, dan saya bilang saya pertanggungjawabkan perbuatan saya sesuai hukum yang berlaku," akunya.</p><p>Ia meminta agar Bodyguard nya kembali dahulu dan ia akan menyusul, dan Roy memastikan tidak akan lari, setelah itu dirinya kembali pulang dan membuka warungnya.</p><p>"Saya menunggu orang rumah saya, namun orang rumah saya tidak kunjung pulang ke rumah, dan saya menghubungi orang rumah saya dan karena dipastikan orang rumah belum pulang, saya tutup lah kedai tadi sekitar pukul 20.00 WIB," ucapnya.</p><p>"Sekiranya jam setengah sembilan atau jam sembilan malam gitu datang lah lagi anggota si terlapor, setelah itu saya diajak menemui ketuanya bernama Wahyu Daniel Sagala, karena niat saya bertanggung jawab, saya datangi dan ikuti ajakannya ke gudang," imbuhnya.</p><p>Dengan rasa bertanggungjawab atas perbuatannya, Roy masuk ke sebuah gudang milik Wahyu Daniel Sagala, ketika dirinya masuk, gudang tersebut langsung ditutup.</p><p>"Kulihat digudang tersebut sudah ada sekitar kurang lebih dua puluhan orang, saya langsung mendatangi Wahyu Daniel Sagala agak kebelakang, aku langsung dipegang orang itu, lalu dilempar handphone milik Wahyu Daniel Sagala ke jidat saya, setelah itu berdiri dia (Wahyu Daniel Sagala) langsung di bogem saya sekeras kerasnya oleh Wahyu Daniel Sagala," ungkapnya.</p><p>"Lalu disambut oleh yang lain&nbsp;membabi buta memukul saya, dan beberapa orang lagi yang tidak saya kenal menghantam saya terus menerus dari sekitar kurang lebih jam Sembilanan hingga kurang lebih pukul dua belas malam, saya minta tolong, minta tolong namun mereka tak menggubris nya," tambahnya.</p><p>Karena sudah tak merasa tahan lagi, Roy akhirnya tergeletak dan pada saat itu pukulan tersebut masih terus bertubi tubi memukulinnya.</p><p>Ternyata aksi pengeroyokan tersebut, terdengar oleh warga sekitar, dan langsung digedor oleh seorang warga sekitar, setelah dilihat seorang warga tersebut ia meminta kepada Wahyu Daniel Sagala untuk menyudahinya.</p><p>"Udahlah udahlah, keluar keluar, itu kata warga itu, dan itulah yang membuat saya bisa keluar dari gudang tersebut," katanya.</p><p>Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar tentang penegakan hukum dan keadilan di Kabupaten Dairi. Apakah seorang Wakil Bupati terpilih memiliki hak untuk melakukan penganiayaan terhadap warga sendiri?.</p><p>Publik menuntut kejelasan dan transparansi dalam penanganan kasus ini. Aparat penegak hukum diharapkan bersikap tegas dan objektif dalam mengusut tuntas kasus penganiayaan ini, tanpa pandang bulu.</p><p><strong>[Redaktur : Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012025/miris-suami-babak-belur-dikeroyok-istri-korban-ungkap-kronologi-kejadiannya_wXoHc8MFGL.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
    </channel>

</rss>
<!-- RSS GENERATOR CREATED BY GHIVARRA SR -->