BerampuNews.id | Untuk mengatasi banjir di Kota Medan perlu dilakukan normalisasi sungai yang sudah mengalami pendangkalan. Diperkirakan butuh anggaran Rp2,5 triliun untuk melakukan normalisasi delapan sungai.
Proyek yang diusulkan yaitu normalisasi dan penanganan Sungai Belawan, Sungai Badera, Sungai Deli, Sungai Babura, Sungai Sikambing, Sungai Selayang, Sungai Sei Putih dan Sungai Sulang Saling.
Baca Juga:
Setelah Menangis di Puncak, Dedi Mulyadi Kini Terjun ke Sungai Penuh Sampah
"Proyek normalisasi delapan sungai di Kota Medan senilai Rp2,5 triliun telah diusulkan kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa," kata Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dalam keterangannya di Medan, Rabu.
Selain itu Edy juga mengusulkan proyek penanganan sampah di wilayah Medan, Binjai, Deli Serdang (Mebidang). Pembangunan TPA sampah regional Mebidang di Kecamatan STM Hilir Deli Serdang. Untuk membangun TPA tersebut membutuhkan biaya sebesar Rp300 miliar.
“Tentang sampah ini, ini merupakan prioritas kami ajukan ke Pak Menteri, penduduk kami sekitar 15 juta, sampah ini jadi persoalan bagi kami, segala macam cara kami lakukan,” katanya.
Baca Juga:
Sudah Dibersihkan, Lagi-lagi Sampah Penuhi Sungai Citarum
Sementara usulan proyek ketiga adalah penyediaan akses air minum perpipaan di kawasan Mebidang.
“Kami ingin mengejar ini, sehingga rakyat kami benar-benar ikut merdeka dapat air bersih,” jelasnya.
Keempat, Edy mengusulkan pembangunan waduk untuk Kepulauan Nias, tepatnya di Kabupaten Nias (Sungai Idano Mola, di Kecamatan Bawolato). Menurutnya Kepulauan Nias memiliki potensi agraris yang besar, namun punya keterbatasan air.